My Perfect Hero

My Perfect Hero
Bab. 131 Penawaran Zack Lee


__ADS_3

"Kenapa Nona? Kenapa anda terlihat ketakutan? Saya bukan pria jahat. Apa pernah saya melukai anda? Bahkan jika di ingat-ingat lagi, sayalah orang yang sudah mengeluarkan anda dan kekasih anda dari pulau. Anda tidak lupa kan?" Perjelas Zack Lee lagi.


"Aku tidak mungkin kabur. Memang sejak pertama kali bertemu dengannya, dia belum ada melakukan kesalahan sedikitpun. Bahkan ketika anak buahnya ingin mencelakai Joa dia juga melarangnya," batin Sherin di dalam hati.


"Nona, apa sekarang anda sedang berpikir kalau saya akan menculik anda? Sampai-sampai anda takut seperti ini," tanya Zack Lee lagi.


"Tidak!" jawab Sherin cepat. "Hanya saja saya merasa sedikit aneh. Bukankah ada banyak tempat di dunia ini yang bisa anda kunjungi. Tetapi kenapa sekarang Anda bisa ada di kota ini. Kota yang menjadi tempat tinggal saya!" Tatapan Sherin memang penuh curiga. Namun wanita itu masih bersikap tenang dan santai.


"Sebenarnya pertanyaan anda itu sangat tidak masuk akal, Nona. Saya memiliki anak perusahaan di kota ini. Memang baru saya bangun sekitar 3 bulan yang lalu dan baru-baru ini saja diresmikan dan akan segera beroperasi. Jika anda ingin tahu, mall yang sekarang anda kunjungi adalah milik saya.


Jadi bisa saya bilang semua ini adalah sebuah kebetulan. Mungkin beberapa kali kita pernah bertemu di jalan namun anda tidak pernah melihat saya dan saya juga tidak pernah memperhatikan Anda. Tetapi sekarang keadaannya berbeda. Karena sebelumnya kita sempat bertemu di Pulau jadi ketika bertemu seperti ini saya langsung mengajak anda mengobrol." Zack Lee bicara dengan sopan. Tidak ada tanda-tanda kalau pria itu akan mencelakai Sherin saat ini. Meskipun begitu, tetap saja Sherin waspada.

__ADS_1


"Benarkah? Tapi saya bukan wanita bodoh. Coba tunjukkan buktinya kalau memang mall ini milik anda!" tantang Sherin tidak mau kalah.


"Itu hal yang mudah, Nona. Tapi saya tidak mau melakukannya jika anda tidak memberi saya sebuah penawaran yang menguntungkan." Kali ini tatapan Zack Lee terlihat mencurigakan. Entah rencana apa yang sudah dia rencanakan.


Sherin mengernyitkan dahinya. "Penawaran yang menguntungkan bagi anda? Apa itu?"


"Makan siang bersama saya misalnya," sahut Zack Lee lagi.


"Baiklah, saya mau menemani anda makan siang jika memang benar mall ini milik anda. Tetapi jika anda membohongi saya maka berjanjilah untuk tidak pernah lagi muncul di hadapan saya. Meskipun tanpa sengaja kita bertemu lebih baik anda berputar balik dan menghindar dari saya," ketus Sherin dengan tegas.


Zack Lee mengangguk setuju mendengar tantangan dari Sherin. Pria itu lalu memandang karyawan yang berdiri tidak jauh dari posisi mereka berada. "Kemarilah!" perintah Zack Lee. Karyawan toko itu segera berjalan menghampiri Zack Lee.

__ADS_1


"Selamat datang kembali Tuan. Apa ada yang bisa saya bantu?" sapa karyawan toko dengan penuh hormat.


"Bukankah kau sudah lama bekerja di mall ini? Katakan kepada Nona di depan saya siapa pemilik mall ini," ucap Zack Lee.


"Tuan Zack Lee, Tuan," jawab Karyawan toko tersebut. Dia memandang ke arah Sherin. "Nona, Tuan inilah yang bernama Zack Lee."


Sherin tersenyum tipis. "Jika kau sudah merencanakan semua pertemuan ini sudah pasti karyawan ini sudah kau bayar sejak awal. Aku yakin kau mata-mataiku dan mencari di mana aku tinggal lalu mengatur semua rencana besar ini dan membuat agar aku percaya," ucap Sherin tanpa sedikitpun percaya dengan apa yang dikatakan oleh Zack Lee dan karyawan toko tersebut.


Tapi Zack Lee seperti tidak mau menyerah. Pria itu segera mengambil ponselnya untuk menghubungi seseorang. "Bawa semua berkas, foto ataupun video yang menunjukkan kalau akulah pemilik mall ini." Setelah memberi perintah Zack Lee segera menyimpan ponselnya ke dalam saku lalu menatap Sherin dengan serius. Hal itu membuat Sherin semakin tidak nyaman. Wanita itu mulai ragu dengan keputusannya sendiri.


"Bagaimana kalau memang benar mall ini adalah miliknya. Apa aku harus makan siang dengannya setelah ini?" batin Sherin yang terlihat mulai gelisah.

__ADS_1


__ADS_2