SIAPA KAMU

SIAPA KAMU
Romantis


__ADS_3

"Ayolah, jangan memikirkan masa lalu ibunya Leo dan ibumu. Kita fokus dengan masalah JJ Abrams,kau secepatnya bertindak Camelia. Setelah beres semuanya,baru menyelesaikan masalahmu. Takutnya rencana kita gagal, amburadul semuanya. Tenang saja,aku akan membantu mu dan mencari informasi tentang masa lalu mereka. Jangan meminta bantuan kepada Jhonny,karena dia sudah merencanakan sesuatu untuk memanfaatkan dirimu". Kata Li Yun, tersenyum kecil.


Camelia, memang bertemu dengan Li Yun dan menceritakan tentang masalahnya. "Hmmm...Oke,hari ini aku pergi kediaman JJ Abrams. Kalau berhasil mendapatkannya,aku akan menghubungimu. Doakan saja, semoga aman dan berjalan dengan lancar".


"Camelia, aku tau apa yang kamu pikirkan. Janji aku akan membantu mu, sampai masalah mu beres. Meskipun kita sama-sama tidak percaya, kamu santai saja". Li Yun, memegang pundak Camelia.


"Oke, aku tau harus apa yang aku lakukan". Kata Camelia,mengulum senyumnya.


"Aku pergi dulu,jika ada informasi penting akan aku hubungi kamu. Semoga berhasil Camelia,kau akan bebas dari jeratan JJ Abrams". Li Yun, memasang helmnya.


"Li Yun,aku mendengar Olivia berbicara melalui telpon dengan seseorang. Dia marah-marah tidak jelas, seperti dia tengah memarahi anak buahnya karena gagal melaksanakan tugas yang di berikannya". Kata Camelia, sebelum Li Yun pergi.


"Terimakasih,atas informasinya. Aku pergi dulu.Camelia, berhati-hati dengan rencana ini. Aku tidak mau kau kenapa-kenapa,oke". Ucap Li Yun, langsung di angguki Camelia. Lalu,menghidupkan mesin motor sportnya dan pergi meninggalkan Camelia.


Camelia,masih menatap kepergian Li Yun dan menghilang di persimpangan jalan.


"Huuuu....Hmmmm,aku tidak tau apa bisa melakukan ini kepadanya. Maafkan aku JJ Abrams, astaga!". Camelia, memijit kepalanya yang nyut-nyutan memikirkan begitu banyak masalah.


"Aku berada di tengah-tengah lingkaran,mana yang aku percayai mana yang aku pilih". Gumam Camelia, sebuah mobil mewah berhenti di hadapannya.


Seseorang membuka pintu, mempersilahkan masuk kedalam mobil. Itu adalah utusan JJ Abrams, Camelia menghela nafas panjang dan siap menjalankan rencananya.


Kenapa aku berkeringat dingin, bukankah hal biasa melakukan kejahatan. Ini cuman obat tidur,bukan racun. Aku bisa beraksi santai, tidak terjadi apa-apa dengan JJ Abrams. Lagipula JJ Abrams,kebal terhadap racun cuman obat tidur tidak masalah. Tapi,kenapa perasaanku seperti ini?Batin Camelia, terlihat murung memikirkan rencananya.


Tibalah Camelia, memasuki pintu gerbang menjulang tinggi. Jantungnya semakin berdegup kencang, ingin sekali mengurungkan niatnya.


Camelia, berusaha tenang dan keluar dari mobil. Ada beberapa wanita lain, menyambut kedatangan dan membawa masuk kedalam kamar.


Salah satu seorang wanita, meminta Camelia menggantikan pakaian sebuah gaun berwarna merah muda. Bagian bawahnya mekar, bagaikan bunga mawar.


Selesai bergantian pakaian, Camelia di rias wajahnya. Dia sampai tidak percaya,apa yang di lakukan JJ Abrams kepadanya.

__ADS_1


"Tuan JJ Abrams, sudah bekerja keras kemarin untuk dirimu nona". Ucap seorang wanita yang tak muda lagi.


Camelia, tersenyum manis melihat wajahnya sangat cantik.


"Silahkan nona keluar,Tuan JJ Abrams sudah menunggu".


Camelia, mengangguk pelan dan berjalan menuju pintu. Jantungnya berdegup kencang,dia sangat tegang apa yang di rencanakan JJ Abrams lagi.


Kreeekkk...


Pintu terbuka lebar, terlihat jelas seorang pria berdiri tegak mengenakan pakaian rapi. JJ Abrams, tersenyum manis mendekati Camelia dan mengulurkan tangannya.


Camelia, mengerjapkan bola matanya karena sedikit kebingungan. Langsung menyambut uluran tangan, JJ Abrams. Dia pasrah menuruti JJ Abrams,apa yang di lakukannya.


Rupanya JJ Abrams, mengangkat tubuh Camelia sedikit terkejut dan menutup mulutnya.


Tiba disebuah pintu menuju suatu ruangan,dua anak buah JJ membuka pintu tersebut.


JJ Abrams, mempersilahkan Camelia masuk lebih dulu. Baru beberapa langkah, Camelia dikejutkan dengan kelopak bunga mawar berjatuhan dari atas.


Camelia, tersenyum sumringah dan memutar badannya. Gaun yang di kenakan,mekar bagaikan bunga mawar. JJ Abrams, tersenyum manis matanya tanpa berkedip memandang keindahan di depannya. Tidak sia-sia melakukan hal ini,demi menyenangi sang kekasih.


"Oh.... Romantisnya". Gumam bersamaan anak buah, JJ Abrams.


JJ Abrams, mendekati Camelia masih tersenyum karena menyukai kelopak bunga berjatuhan. Bukan hanya bunga saja, kertas-kertas kecil warna-warni ikut berjatuhan.


Camelia, mengibas-ngibas rambut JJ Abrams karena ada kertas di rambutnya.


JJ Abrams, menahan lengan Camelia dan mengajaknya berdansa sangat pas dengan alunan musik romantis. Jujur saja, Camelia tersentuh hatinya dengan perlakuan khusus dari JJ Abrams.


Tidak hanya itu, JJ Abrams mengajaknya duduk di kursi. Dia membuka sebuah kotak kecil, memperlihatkan gelang yang sangat indah. JJ Abrams, membungkuk badannya dan memasang di bagian kaki Camelia.

__ADS_1


"JJ, terimakasih banyak. Aku benar-benar senang sekali,atas semuanya". Kata Camelia, memandang lekat wajah JJ yang mendongakkan kepalanya ke atas.


Para pelayan mulai mengantar beberapa makanan di meja, menuangkan air di gelas.


"Aku harap kamu memaafkan ku,karena kemarin membatalkan pertemuan kita". Ucap JJ, bergelut manja di lengan Camelia.


Sekarang sifat bayinya kumat lagi,apa dia tidak malu?.Batin Camelia, cengengesan melihat tingkah laku JJ Abrams. "Hmmmm... Sepertinya enak kue ini". Camelia, menyuapkan sepotong kue ke dalam mulutnya.


Sedangkan JJ,sedari menatap wajah Camelia tanpa mengalihkan pandangannya.


"Kamu mau?". Tanya Camelia, langsung saja JJ membuka mulutnya.


Lagi-lagi anak buahnya iri melihat bos besar tengah romantis berduaan, tanpa memperdulikan mereka duduk di lantai. Bahkan ada menggigit baju sendiri, cengengesan melihat pemandangan di hadapannya.


Setelah selesai acara makan, JJ Abrams membawa Camelia ke dalam kamar cuman berduaan tanpa ada seorang pun.


"JJ, apa kamu menemukan sesuatu?". Tanya Camelia,dia sempat mengirim pesan menceritakan masalahnya. "Apa jangan-jangan paman Jhonny, sudah membuat kesepakatan dengan mu".


"Duduklah, tenangkan dirimu sayang. Aku akan memberitahu mu, asalkan satu kecupan. Aku sangat merindukanmu sayang, bibirmu ini adalah canduku". JJ Abrams, memeluk erat tubuh Camelia dan mendengus seperti kucing manja.


"JJ,jangan terlalu kencang kamu memeluk ku. Tidak bisa bernafas, longgarkan pelukannya". Pinta Camelia, menahan lengan kekar JJ Abrams.


"Maafkan aku sayang,aku tidak sanggup menahan diri ini. kau sangat cantik, katrina". Bisik JJ Abrams, tersenyum smrik.


Deggg...


Camelia, terkejut mendengar bisikan JJ Abrams dan langsung mendorong tubuhnya. Namun JJ Abrams,malah memeluknya dengan erat. "Kenapa,kamu terkejut katrina? Aku tau siapa dirimu, Jhonny sudah menceritakan semuanya. Sudah aku katakan kepadamu,jangan mempercayai ucapan Jhonny. Buktinya rahasiamu tak segan-segan dia mengatakannya kepadaku,karena dia juga licik".


Camelia, menahan amarahnya mendengar ucapan JJ Abrams. Belum cukup kah, Jhonny menyakitinya dan kini menceritakan tentang jati dirinya. Matanya sudah berkaca-kaca, menatap ke arah JJ Abrams.


"Huusshhhhh....Aku tidak perduli kau siapa? Aku tetap mencintaimu seperti ini, Camelia. Awalnya aku tidak percaya,namun lebih dalam lagi aku mencari informasi tentang dirimu. Akhirnya aku percaya, siapa kau sebenarnya. Benar sekali, Jhonny ingin berkerjasama dengan ku dan melarang menceritakan tentang masa lalu ibumu dan wanita itu.Tunggu sebentar sayang,akan aku tunjukkan sesuatu". JJ Abrams, beranjak berdiri dan berjalan menuju ke sebuah lemar.

__ADS_1


Camelia, semakin penasaran apa yang di perlihatkan JJ Abrams kepadanya.


__ADS_2