SIAPA KAMU

SIAPA KAMU
Tenggelam


__ADS_3

"Ini berkas-berkas berharga mu,iyakan?" Tanya Camelia, kebingungan karena JJ Abrams memberikan berkas tersebut dengan percuma. Apa maksudnya JJ Abrams? Aku kira dia akan marah besar terhadap ku,lalu memenggal kepala ini. Tapi,dia malah santai tanpa berbuat kasar. Segitunya cinta sama aku,tapi apa balasanku terhadapnya.


"Palsu,aku tau kau bekerjasama dengan Li Yun ingin merebut berkas-berkas berharga milik ku. Sedangkan Li Yun, bekerjasama dengan Ardan. Ardan, seorang gangster pekerjaannya benda haram. Mereka menginginkan tambang emas ku, jelas-jelas Li Yun di manfaatkan oleh Ardan. Tetapi, Li Yun memanfaatkan dirimu sayang. Kau tidak percaya dengan ucapan ku,baik kita buktikan bagaimana?". Tanya JJ Abrams, memainkan kedua alisnya. "Jangan terlalu percaya dengan ucapan Li Yun,dia pembohong besar".


"Yah...Aku memang tau, jika Li Yun memanfaatkan diriku. Terlihat jelas sih,makin ke sini makin jelas sikapnya. Oke,aku mengikuti permainannya". Camelia, setuju dengan ide JJ Abrams.


"Apa Li Yun,mengirim pesan kepada mu?". Tanya JJ Abrams, memandang wajah cantik Camelia.


Camelia, bergegas menuju tas dan mengambil ponselnya. Benar sekali, Li Yun mengirim pesan beberapa menit yang lalu.


[Bagaimana Camelia, apakah berhasil?]


"Jawab iya, pasti Ardan mulai beraksi". Kata JJ Abrams, memeluk erat tubuh Camelia dari belakang.


"Terus,apa lagi? Kamu tidak membohongiku kan". Camelia,menaruh rasa curiga kepada JJ Abrams.


"Apa kamu percaya dengan ku?". Tanya JJ Abrams, Camelia langsung menggeleng kepalanya. "Bagus,aku suka sekali dengan sikapmu. Kau harus membawa berkas ini pergi,di pertengahan jalan nanti. Pasti Ardan dan anak buahnya,tengah menghadang mu. Dia ingin merebut berkas ini, darimana dia tau? Pasti dari Li Yun,dia yang memberitahu kepadanya".


"Yang benar saja,aku sebagai umpannya. Apa kamu membiarkan aku mati,lalu di tangkap mereka ha? Ck, katanya cinta tapi di korbankan". Gerutu Camelia, melepaskan tangan JJ Abrams tengah memeluknya.


"Hussssttttt....Ini jalan satu-satunya untuk mengakhiri semuanya,sayang. Aku jaminannya,kamu tidak akan kenapa-kenapa". JJ Abrams,menahan kedua pundak Camelia.


Camelia,menghela nafas beratnya dan bingung harus berbuat apa.

__ADS_1


"Oke,aku ikuti perkataan mu. Kalau kenapa-kenapa,aku tak segan-segan menghajar mu". Ancam Camelia, membuat JJ Abrams terkekeh geli mendengarnya.


"Apapun sayang,aku ikhlas menerima hukuman darimu. Apa lagi, hukuman di atas ranjang". Bisik JJ Abrams, menggigit bibirnya.


"Mesum". Sahut Camelia, membuat JJ Abrams tertawa terbahak-bahak mendengarnya.


Lagi-lagi Camelia, merajuk dengan sikap JJ Abrams masih mentertawakan dirinya.


"Kau ingin mendengar cerita tentang orangtuanya Li Yun?". Tanyanya, langsung di angguki Camelia. JJ Abrams,membawa Camelia ke tempat tidur dan berbaring sambil berpelukan mesra. "Dulu,ayah menikah dengan ibu dari kalangan biasa. Ayah adalah anak tiri,kakek. Tetapi,kakek memperlakukan ayah sangat berbeda.Setelah ayah menikah dengan ibu, mereka hidup di desa ini menyambung hidup. Bekerjasama dengan para penduduk desa, sampai akhirnya menemukan terowongan memiliki ada emasnya. Ayah dan para penduduk desa senang mendapatkan hasil yang mereka cari selama ini. Tahun ke tahun, akhirnya ayah bisa memimpin di sini dan di percayai oleh para penduduk desa. Setelah kakek, mengetahui keberhasilan ayah dan ibu. Dia datang bersama anaknya, termasuk orangtuanya Li Yun, Olivia dan lainnya. Mereka sok akrab dengan ayah dan ibu, memuji mereka. Lama-kelamaan mereka meminta bantuan,karena perusahaan warisan kakek hampir bangkrut. Namun mereka berubah pikiran, ingin bergabung menjalankan tambang emas juga. Karena keserakahan mereka, meminta satu lubang pertambangan emas. Ayah,yang tidak tega dengan saudara hanya mengangguk. Ada seseorang datang, menyelidiki bagaimana tanah di sana. Takut para pekerja kenapa-kenapa,ayah berlarian untuk memberitahu kepada mereka agar keluar dari tambang tersebut. Namun sayang, semuanya terlambat dan mereka tidak bisa di selamatkan. Termasuk orangtuanya Li Yun, Olivia dan lainnya. Dari situlah Li Yun,mulai berani dan ingin merebut apa yang dilakukan orangtuanya". JJ Abrams, menghentikan ceritanya. Dia tersenyum manis, melihat Camelia memandang ke arahnya. "Begitulah ketika saudara tidak memiliki apa-apa. Pasti di hina,di ejek, diasingkan, diperlakukan tidak adil. Setelah sukses, banyak uang, pasti di anggap keluarga. Mana sok akrab,lupa pernah mengejek-ejeknya dulu". Sambung JJ Abrams, terkekeh geli.


"Karena uang segalanya,uang bisa membunuh seseorang dan mampu menundukkan orang juga". Kata Camelia, memutar jarinya di dada bidang JJ Abrams.


JJ Abrams, sekuat tenaga menahan diri karena tangan Camelia mulai aktif.


Sejuk dan nyaman sekali, Camelia menghirup udara dalam-dalam."Wahhh...Baru tau ada sungai di sini, airnya sangat jernih dan dingin". Kata Camelia, tersenyum manis.


"Ayo,naik". JJ Abrams, mengulur tangannya membawa Camelia naik ke perahu tidak terlalu besar. Cuman bermuatan dua orang saja, sebenarnya Camelia agak takut naik ke perahu. Demi JJ Abrams,dia berusaha tenang. "Jangan takut sayang,ada aku disini selalu menemani mu".


"Ee..Goyang,goyang". Pekik Camelia,duduk pelan-pelan dan berpegangan pada JJ Abrams."Hehehehe.... Ini pertama kalinya naik perahu kecil". Kekehnya Camelia, menyeimbangi tubuhnya agar tidak goyang-goyang.


JJ Abrams,mulai mengayuh ke tengah sungai. Karena ke asyik kan berduaan, pengayuh jatuh ke dalam air dan mulai terapung menjauh. Mereka berdua asyik menunjuk jari masing-masing ke dalam air,karena banyak ikan-ikan.


Camelia, bersandar di dada bidang JJ Abrams. Mereka berdua menikmati keindahan alam,angin sepoi-sepoi di atas air.

__ADS_1


Masih dengan sama,anak buahnya duduk di tepi sungai setia menjaga bos besar mereka.


"Ini apaan yah?kaya kenal tapi apa,gitu". Tanya salah satu dari mereka, memperlihatkan sebuah benda.


"Oh,itu penutup perahu bos. Kalau itu lepas, airnya masuk kedalam perahu dan tenggelam deh". Jawab salah satu dari mereka, begitu santainya.


"Apa!". Teriak mereka bersamaan, langsung berteriak keras memanggil bos mereka.


"Bos!Bos! Ini ketinggalan, bos!".


"Bos!Bos!". Para anak buahnya, melambaikan tangan dan berteriak histeris.


"JJ,kenapa anak buahmu berteriak memanggil mu?". Tanya Camelia, kebingungan karena anak buah JJ Abrams seperti kesetanan.


"Alah... Palingan iri hati, melihat kita berduaan di tengah sungai. Persis kaya film romantis,my,my,my,apa yah?". JJ Abrams, kebingungan karena lupa judul film tersebut.


"Astaga! Bajuku basah, JJ air masuk kedalam perahu!". Camelia,panik melihat perahu sudah di genangan air.


"Sial! Pengayuhnya mana? Mana dia, astaga! Kenapa di sana?". JJ Abrams, mengacak-acak rambutnya. Sekarang baru sadar perahu yang di tumpangi mereka berdua, rupanya penutup masih di tangan anak buahnya yang masih berteriak-teriak di pinggir sungai.


Camelia, menggeleng kepalanya karena bos dan anak buah sama-sama ceroboh.


Perahu yang di tumpangi mereka berdua, berlahan-lahan tenggelam di tengah sungai dan basah kuyup.

__ADS_1


__ADS_2