SIAPA KAMU

SIAPA KAMU
Kutukan


__ADS_3

Glek!


"Ardan, tolonglah aku dan bantulah. Apapun yang kau mau,akan aku turuti kemauan mu. Asalkan milikku bangun seperti dulu, ingin sekali menjelajah milik wanita lain. Katakan Ardan, aku harus berbuat apa?" Morgan, memohon-mohon kepada teman bisnisnya ini.


"Kau harus memohon ampun kepada nona Camelia, tidak akan pernah melakukan apapun kepadanya. Lalu,kau cari target baru untuk menyalin kutukan mu itu". Ucap Ardan, tersenyum smrik.


"Sialan, rupanya kamu mendapatkan kutukan nona manis. Lalu,kau mengenalkan aku kepadanya. Kini kutukan mu menyalin kepadaku,kau jahat sekali Ardan! Kenapa harus aku, tidak bisakah dengan yang lain". Morgan, mengusap wajahnya dengan kasar.


"Maaf,aku kepepet harus melakukan apa dan mengorbankan dirimu. Maafkan aku Morgan, ini demi kebaikan ku untuk menghilangkan kutukan itu. Jujur saja,aku menyesal mengenal nona Camelia yang selalu membuat ku sial". Bisik Ardan, bergidik ngeri melihat petir menggelegar diluar sana.


Seakan-akan Camelia, mengetahui mereka tengah membicarakan dan marah besar.


Morgan, mondar-mandir tak jelas mencari seseorang untuk di kenalkan kepada Camelia dan menyalin kutukannya. "Ardan, apakah Tuan JJ Abrams mendapatkan kutukan dari nona manis?".


"Aku tidak melihat gelagat aneh Tuan JJ Abrams? Dia jauh lebih dalam mendapatkan kutukan dan sihir cinta dari Camelia. Apapun yang di lakukan nona Camelia, pasti tuan JJ Abrams langsung patuh tak berkutik apapun". Jawab Ardan, mengekspresikan semakin mendalami perannya.


"Benar sekali,aku merasakan sesuatu yang aneh. Tuan JJ Abrams,bukan seperti dulu dan apakah bahaya?". Tanya Morgan,bulu kuduk seketika berdiri sendiri.


"Tidak,malah bagus karena jinak". Jawab Ardan, tersenyum sumringah.


"Bulu kudukku berdiri sendiri,aku merasa sesuatu yang aneh". Morgan, mendekati Ardan karena ketakutan.


Duaaarrr....


Jleb....


Seketika lampu padam keseluruhan kediaman Ardan, samar-samar cahaya dari petir diluar sana.


Ceklekk....


Deg!


Morgan dan Ardan, mempererat pelukannya karena ketakutan melihat sesosok wanita berambut panjang di ambang pintu.


"Siapa di sana?". Teriak Ardan, suasana semakin tegang dan terasa mencekam.

__ADS_1


Duaaaarrr...


Petir me menggelegar nyaring, memancarkan kilat begitu nyata apa yang mereka lihat di ambang pintu.


"Penyihirrrrrrr....!". Pekik mereka berdua, seketika Ardan dan Morgan tak sadarkan diri.


Tek...


Camelia, menggeleng kepala karena melihat mereka berdua pingsan. "Kurang ajar sekali yah,kalian berdua mengatai ku penyihir. Tunggu pembalasanku ini,aku tidak akan tinggal diam". Camelia, langsung mengerjai mereka berdua.


memerintahkan kepada anak buahnya Ardan dan Morgan, untuk melepaskan pakaian mereka berdua dan membiarkan saling berpelukan.


Istri-istri Ardan, kebetulan sekali tidak ada di sini karena mereka pada pulang kerumah orangtuanya masing-masing. Setelah selesai, barulah Camelia kembali pulang ke mansion.


*******************


"Aaaaaaaaaaaaaaaa....!". Teriak Morgan dan Ardan, mereka masing-masing menutupi seluruh tubuh yang polos.


"Kau,kau apa yang kau lakukan ha? Aku normal, memiliki istri yang banyak". Ardan, gugup sekali takut ketahuan istri-istrinya.


"Terus, kenapa kita bisa telanjang bulat seperti ini?". Tanya Ardan, menggaruk-garuk kepalanya dan mengingat kejadian malam tadi.


"Jangan-jangan....Aaaaaaaa...Hantuuuuuu...". Teriak mereka, bergegas keluar dari kamar dan takut ada arwah gentayangan Camelia.


Anak buahnya Ardan dan Morgan, kebingungan melihat bos mereka mondar-mandir dan berlarian tak tau arah.


*****************


JJ Abrams, memijit pelipisnya karena nyut-nyutan menerima tamu sepagi ini. Apa lagi, tamunya menyelimuti tubuh menggunakan selimut tebal dan gemeteran.


Sejak kejadian malam tadi, Ardan dan Morgan langsung terkena demam tinggi dan merasakan tubuhnya menggigil kedinginan.


"Malam tadi, Kami melihat arwah penasaran nona Camelia". Kata Ardan, memegang selimutnya dengan erat.


"Kau kira kekasih ku mati, seenaknya mengatai Camelia arwah". JJ Abrams, langsung marah mendengar ucapan Ardan.

__ADS_1


"Benar, kekasih mu bukan manusia dan dia hantu! Malam tadi,dia datang menemui kami dan bergentayangan menakuti kami sampai demam seperti ini" Sahut Morgan, bulunya merinding seketika.


"Sekali lagi, kalian mengatai kekasih ku hantu. Akan aku kirim nuklir kediaman kalian, masing-masing dan rasakan akibatnya. Camelia, manusia bukan setan atau hantu. Apa kalian tidak malu,kau seorang gangster pekerjaanmu benda haram dan takut hantu. Kau juga Morgan,tubuh besar pemilik casino masa kalah sama hantu". JJ Abrams, menggeleng pelan memikirkan mereka yang berkata aneh.


"Kau tau, kekasihmu sudah mengutukku dan Ardan. Kami lebih baik berperang dengan musuh, di bandingkan berhadapan dengan hantu tak bisa di sentuh mati iya". Kata Morgan, calingukan melihat sekeliling takut Camelia tiba-tiba ada.


"Kutukan? Emangnya kamu habis darimana,lalu ibumu yang mengutuk mu". JJ Abrams, bertambah bingung jadinya.


"Aku cuman merayu kekasih mu cuman sedikit saja, dia malah mengutuk ku Tuan JJ Abrams. Ini adalah kutukan sangat berbahaya, tolonglah aku! Tolong aku,aku tidak mau mendapatkan kutukan dari kekasih mu Tuan". Morgan, memohon-mohon kepada JJ Abrams agar membujuk kekasihnya itu.


"Astaga,aku tidak mengerti apa maksud mu. Katakan sejelas mungkin,biar aku bisa membantu kalian". JJ Abrams,malah menepis tangan Morgan.


"Tuan JJ Abrams,begini Morgan mendapatkan kutukan miliknya tidak bisa bangkit kembali. Itunya loyo gak bisa enak-enak,alias Morgan bakalan menjadi mantan casanova". Ardan, menjelaskan musibah yang dialami Morgan.


"Apa!Kau serius Morgan?". JJ Abrams, nampak tak percaya dengan ucapan Ardan.


"Benar, milikku tidak bisa bangun tegak. Dia loyo, meskipun di pegang, elus-elus,****-****. Milikku tidak bangun,hiks....Hiks...Tuan JJ Abrams, tolonglah aku! Beritahu kekasih mu itu, untuk mencabut kutukannya". Morgan, memohon-mohon kepada JJ Abrams di kakinya.


JJ Abrams, mencoba menghindari sikap Morgan dan anak buahnya hampir menyeret keluar.


"Kau,kenapa Ardan? Apa milikmu tidak bangun juga,ha?". Tanya JJ Abrams, melirik tajam ke arah Ardan.


"Tidak,tapi aku beberapa kali bermimpi nona Camelia dan mimpinya sangat menyeramkan sekali. Bahkan mimpi itu, seakan-akan ingin membunuh ku. Aku ingin nona Camelia, mencabut kutukan mimpi buruk ku juga". Jawab Ardan, cengengesan dan merasa takut dengan tatapan JJ Abrams.


Braakkkk...


JJ Abrams, langsung marah kepada Ardan dan Morgan. Mereka berdua sudah keterlaluan, terhadap kekasihnya. "Kekasih ku bukan penyihir,yang bisa memberikan kalian kutukan. Jangan macam-macam mengatai kekasih ku,paham!". Bentaknya keras, ingin sekali menghajar mereka berdua habis-habisan.


"kalau benar sekali,nona Camelia penyihir bagaimana?". Sahut Morgan,namun berkata pelan karena sudah takut.


"Kami takut tuan JJ Abrams,kalau anda pasti sudah di sihir nona Camelia dan di butakan cinta". Sambung Ardan, bergidik ngeri jadinya.


Sihir? Apa iya, Camelia bisa melakukan sihir seperti itu. Aahh.. Tidak masuk akal sekali,tapi ada benar juga kata mereka. Buktinya sampai sekarang,aku belum bisa memiliki seutuhnya Camelia. Kemarin menunggu dia makan, tau-taunya ketiduran sampai bangun siang.Batin JJ Abrams, mondar-mandir tak karuan.


Morgan dan Ardan, manggut-manggut melihat JJ Abrams maju-mundur tak karuan dan seperti memikirkan sesuatu.

__ADS_1


__ADS_2