SIAPA KAMU

SIAPA KAMU
Kalah Saing


__ADS_3

"Nona Camelia,anda malam-malam begini bertemu dengan Tuan JJ Abrams tidak malu kah? Kau seorang perempuan muda terpandang, bertemu dengan pria seperti Tuan JJ Abrams". Rose, tersenyum smrik ke arah Camelia. Astaga! Pasti dirinya tergila-gila dengan Tuan JJ Abrams,cuman alasannya saja urusan penting. Jelas-jelas dirinya ingin menggoda Tuan JJ Abrams, terlihat jelas dari penampilannya.


"Namanya juga saling memerlukan, kapanpun,dimanapun,atau tidak mengenal waktu. Kami harus bertemu nyonya, namanya juga penting". Jawab Camelia, tersenyum manis. Huuu... Rupanya dia mulai nih, ingin menyudutkan diriku mengejar-ngejar JJ Abrams.


"Oh,atau kau sengaja malam-malam bertemu dengan Tuan JJ Abrams. Yah... Siapapun pasti terpesona dengan ketampanan Tuan JJ Abrams,jangan murahan demi mendapatkan yang di inginkan". Rose, seakan-akan menyindir Camelia terlalu jauh. Ck, perempuan gatal seperti mu ini. Aku lebih sering menemukannya tepat di jalan,yang tidak memiliki rasa malu sama sekali.


Camelia, terkekeh geli mendengar ucapan Rose sudah tau apa tujuan dari perkataannya."Tuan JJ Abrams sendiri yang menghubungiku setiap hari, sekedar untuk bertemu atau makan bersama. Seringkali loh,aku tolak karena sibuk kuliah dan bekerja". Ucap Camelia, tidak memperdulikan raut wajah Rose yang syok berat mendengarnya.


Hahahaha...Panas gak, panas pastinya karena anakmu kalah saing dengan ku.Batin Camelia, tersenyum manis


Tidak mungkin, pasti Camelia berbohong kepadaku.Batin Rose, menggeleng pelan


"Apa! Mana mungkin Tuan JJ Abrams, menghubungi dan ingin bertemu dengan mu setiap hari. Nona Camelia,jangan mempermalukan dirimu sendiri. Aku bisa saja, mengatakan kebohongan ini kepadanya langsung. Anakku seorang artis papan atas,susah menghubungi Tuan JJ Abrams apa lagi kamu. Ck". Rose, tidak mempercayai ucapan Camelia barusan.


Jelaslah berbeda antara aku dan anakmu nyonya,anda belum tau apa hubungan kami.Batin Camelia, melihat sekeliling ruangan tamu."Hmmm... Katakan saja langsung kepadaku JJ Abrams,aku menyebutnya JJ Abrams tanpa ada kata Tuan. Kau ingin tau kenapa,nyonya? Karena aku lebih spesial dari yang lain".


Rose,menghela nafas panjang dirinya yang kepanasan bukan Camelia. "Lihatlah, anakku sangat cocok sekali dengan Tuan JJ Abrams. Apa lagi, Helen seorang artis terkenal dengan kecantikan bisa memikat hati Tuan JJ Abrams".


Wah... Ingin menandingi aku dan Helen, silahkan saja nyonya.Batin Camelia,sambil membaca pesan dari Morgan."Nyonya Rose,tau sendirilah gimana sikap Tuan JJ Abrams? Dia tidak sembarangan tertarik dengan wanita,apa lagi ada skandal di masa lalu. Seorang artis terkenal pasti tak semulus jalan tol,iyakan".


 [Ada sih, mungkin setahun yang lalu skandal Helen dengan produser film keluar kamar hotel secara bersamaan]. Morgan.


Camelia, mendapatkan informasi cepat dari Morgan sang casanova proses pensiun itu.


[Aku sedang di kediaman Rose, JJ Abrams menerima undangan makan malam bersama. Sekarang JJ Abrams dan Helen,tengah mengobrol berdua agak jauh dariku]

__ADS_1


Camelia, langsung membalas pesan dari Morgan dan langsung di bacanya.


[Hati-hati Camelia, Helen wanita licik dan melakukan apapun harus menjadi miliknya. Tetapi, Tuan JJ Abrams susah di taklukkan jiwanya itu. Kau tenang saja,jangan mengkhawatirkan soal itu].


[Tidak seperti mu di kasih ikan asin gratis, langsung menerkam]. Balas Camelia, dengan emoticon menjulurkan lidahnya.


Tidak memperdulikan balasan Morgan,yang tengah kesal kepadanya.


Camelia,tak lagi membalas pesan dari Morgan memasukkan ponselnya ke dalam tas.


Rose, mengepalkan kedua tangannya ketika Camelia mengatakan kata skandal. "Nona Camelia, kau harus menjaga mulutmu yang beracun itu. Mulut beracun mu,bisa menghancurkan segalanya termasuk kehidupan mu".


Camelia,malah cekikikan menahan tawanya tidak takut dengan ucapan Rose. "Aku cuman mengatakan seadanya,atau yang sebenernya sih. Nyonya Rose, mulutku memang beracun dan bisa menghancurkan segalanya".


"Tuan JJ Abrams,makan malam sudah siap. Mamah,meminta kita ke meja makan sekarang. Tuan JJ Abrams,tolong pertimbangkan permohonan ku ini". Kata Helen, dengan nada suara lembut sekali.


"Saya tidak bisa mengabulkan permintaan mu itu, daerah pertambangan menjadi tempat syuting film sangat berbahaya. Saya tidak mau orang-orang mendapatkan masalah atau bahaya yang menimpa mereka". JJ Abrams,segera berjalan mendekati Camelia yang berdiri.


"Ayo,makan malam sudah siap". Kekehnya Camelia,menepis tangan JJ Abrams ingin menggandengnya.


"Silahkan duduk,Tuan JJ Abrams dan nona Camelia. Hari ini, benar-benar tidak menyangka kita makan makan bersama. Helen,apa yang kalian bicarakan tadi?" Tanya Rose, ingin memancing reaksi Camelia.


 "Aku meminta bantuan kepada Tuan JJ Abrams, ditempat pertambangan emasnya ingin dijadikan syuting film cuman beberapa adegan saja. Tapi, Tuan JJ Abrams tidak menerima karena berbahaya katanya". Jawab Helen, memasang wajah sedihnya.


"Tuan JJ Abrams, tidak bisakah membantu anakku? Ini demi kebaikan bersama loh, siapa tau hubungan kita semakin dekat. Tuan JJ Abrams, pasti bisa membantu anakku kan?" Rose, berusaha membujuknya agar sang anak lebih sering bertemu dengan JJ Abrams.

__ADS_1


"Ambilah udang ini, kesukaan mu kan?". JJ Abrams, tidak menghiraukan ucapan Rose dan malah mengambil udang untuk Camelia.


Rose dan Helen,nampak tak percaya jika JJ Abrams mengambilkan udang untuk Camelia. Nada berbicara dengan Camelia, sangat berbeda ketika berbicara dengan merek.


"JJ Abrams, terimakasih atas perhatiannya. Besok jadikan menjemput ku jam 9 pagi?". Kedip mata Camelia, memberikan kode kepadanya. Lihat sendirikan, JJ Abrams memperlakukan diriku sangat berbeda sekali.


"Hmmm..Tenang saja,aku akan datang menjemput mu". Kedip mata JJ Abrams, tersenyum manis.


Helen, mengepalkan kedua tangannya hatinya memanas melihat adegan mereka berdua begitu dekat.


"Tuan JJ Abrams, jawab pertanyaan ku tadi". Ucap Rose, menatap tajam ke arah Camelia lebih dulu mengambil perhatiannya. Sialan, Camelia begitu santainya mengambil hati Tuan JJ Abrams. Tapi, mereka ingin kemana besok dan Tuan JJ Abrams menjemputnya langsung. Astaga! Sungguh tak menyangka ini, anakku kalah dengannya.


"Aku sudah menjelaskan semuanya kepada, Helen. Aku tidak mau para pekerja ku kenapa-kenapa,ketika mereka melakukan syuting film di sana. Takutnya ada musuhku mendapatkan celah, merusak tambang emas ku. Kalian kira pertambangan emas, tidak di jaga ketat kah? Terimakasih,atas makan malam dan permisi". JJ Abrams, beranjak berdiri dari duduknya.


Sontak membuat Rose dan Helen, ketakutan melihat seringai tajam JJ Abrams.


"Tuan,bukan maksudku seperti itu". Rose, menoleh ke arah anaknya tak berani mencegah kepergian JJ Abrams.


Camelia, tersenyum-senyum ke arah Rose dan Helen raut wajah mereka pucat pias. "Babay, makasih jamuan makan malamnya. Makannya kurang enak, tidak cocok di lidah calon suamiku. Ummmahh...!". Kata Camelia, melambaikan tangannya lalu pergi mengikuti JJ Abrams.


Helen, mengebrak meja makan karena kesal sikap Camelia dan perkataannya itu. "Sialan,aku mana mungkin kalah saing dengan dirinya. Awas saja,akan aku kasih dia pelajaran nanti".


Rose, tidak percaya dengan ucapan Camelia menyebut JJ Abrams adalah calon suaminya. "Lancang sekali dia berkata seperti itu,mana mungkin Tuan JJ Abrams menyukai perempuan bar-bar dan masih muda".


Rose dan Helen, bergegas menyusul Camelia dan JJ Abrams keluar dari kediamannya. Namun terlambat sudah karena mobil yang di tumpangi JJ Abrams dan Camelia,meninggalkan halaman kediamannya.

__ADS_1


__ADS_2