
"Camelia,aku,aku...". Jhonny, menggantung ucapannya karena mendapatkan tatapan tajam dari Camelia.
"Aku apa, Jhonny? Mau menjelaskan apa lagi, sudah jelas Olivia hamil dan anakmu. Lalu, kamu tetap akan menceraikan istri mu? Egois kamu Jhonny, tidak memikirkan perasaan anakmu. Apakah kamu mau, anakmu senasib dengan mu? Cermin dirimu sendiri,jangan egois demi cinta. Setidaknya pandang masa depan anakmu,kalau tidak ada nenek Sandra. Kau bukan pria yang seperti sekarang,ingat itu". Camelia, menunjuk-nunjuk jarinya ke dada bidang Jhonny.
"Camelia, kita bisa..". Jhonny, memejamkan matanya tak sanggup berkata apa-apa.
"Kita apa maksud mu? Aku dan kamu, membesarkan anak itu. Maaf,bukan aku tidak bisa Jhonny. Sama saja,aku menghancurkan segalanya. Dia semakin hari semakin dewasa, sudah pasti berpikiran aku adalah perempuan merusak rumah tangga orangtuanya. Memisahkan antara kau dan Olivia,aku tidak mau ada masalah besar dikemudian hari. Aku sangat senang sekali, beberapa hari ini kita tidak berbicara dan saling cuek. Aku harap, pertahankan seperti ini". Camelia, berlalu pergi meninggalkan Jhonny yang diam mematung.
"Aaarghhh....!". Jhonny, mengacak-acak rambutnya dengan kasar. Berlalu pergi ke kamar, menemui Olivia yang menatap dirinya di pantulan cermin.
"Apa yang kau lakukan, Olivia?". Jhonny, sudah tak sanggup lagi menahan amarahnya.
"Aku tidak melakukan apapun, Jhonny. Sudah sepatutnya loh,aku memberikan keturunan keluarga ini. Jhonny,ini adalah kita dan kamu tidak akan pernah bisa menceraikan ku. Kau kira aku bodoh begitu? Aku tahu semuanya,kau dan Camelia diam-diam menjalin hubungan serius. Aku mengetahui tentang itu,benar kata Camelia. Kau tidak bisa meninggalkan ku,karena anak ini. Apa kamu ingin anak kita senasib dengan mu? Aku bisa melakukan apapun,demi anakku dan memisahkan antara kalian berdua. Jelaslah aku menang Jhonny". Olivia, tersenyum sumringah melihat suaminya diam membisu.
"Kau wanita licik, diam-diam menaruh racun di kehidupan kami. Baguslah kalau kamu tau,aku tidak perlu capek-capek menyembunyikan sesuatu dari mu. Cintaku tak akan pernah hilang, sampai kapan pun. Aku tidak akan pernah mencintaimu, walaupun ada anak di antara kita". Tegas Jhonny, sorotan mata memerah manahan amarahnya.
"Tidak masalah, aku bisa menyakiti Camelia sesuai keinginan ku. Sama seperti dirimu, menyakiti Jhonny. Kau kira aku tinggal diam begitu? Jangan harap,aku seorang dokter loh. Bisa melakukan apapun,tanpa di curigai Camelia". Seringai tajam Olivia, mampu membuat Jhonny terkejut.
__ADS_1
"Wanita ular,berani kamu menyakiti Camelia ku. Tak segan-segan untuk menyakiti mu, termasuk anak itu". Ancam Jhonny, tidak memperdulikan tatapan Olivia yang terkejut.
"Jhonny! Kau benar-benar keterlaluan sekali, ingin menyakiti anakmu demi Camelia. Itu bukan cinta Jhonny,tapi obsesi untuk memilikinya. Aku tidak akan membiarkan mu menyakiti anakku,kau jahat!". Teriak Olivia,air matanya luruh sudah.
"Aku jahat? Lantas bagaimana dengan dirimu,Olivia? Kita sama-sama jahat, Camelia cuman berpura-pura tidak perduli dengan ku. Ada sesuatu yang kamu rencanakan,jadi jangan senang dulu". Jhonny, tersenyum smrik dan keluar dari kamar.
Olivia, mengamuk-ngamuk di dalam kamar. Benda-benda di sana, berhamburan ke mana-mana. Dia meluapkan emosinya menggebu-gebu sudah, berteriak-teriak histeris.
*******************
"Duduklah sayang,nenek ingin berbicara penting kepadamu". Sandra, menepuk tempat duduk di sebelahnya.
Camelia, mengangguk pelan dan duduk. Perasaannya sudah mulai tidak enak, pasti ada sesuatu yang aneh.
"Camelia,nenek tau kamu mencintai Jhonny melebihi dari seorang paman. Seringkali nenek, memperhatikan gerak-gerik kalian berdua. Bahkan tau,kalian saling mencintai atas suka sama suka. Nenek, tidak tau masalahnya apa? Sehingga Jhonny dan Olivia, menikah tanpa ada alasan apapun untuk nenek. Kau dan Olivia, sama-sama perempuan nak. Apa lagi, Olivia tengah mengandung anak Jhonny. Nenek minta satu hal, lupakan Jhonny. Contohnya nenek,sakit rasanya melihat orang kita cinta dengan wanita lain. Dulu,kakekmu adalah cinta pertama nenek. Kami menjalin hubungan diam-diam, tetapi kakekmu melakukan kesalahan fatal. kakekmu menikahi wanita itu,karena keegoisan kami berdua. Diam-diam menikah tanpa sepengetahuan istri pertama, kakek mu. Tiba waktunya, istri pertama kakekmu hamil dan ingin melahirkan. Tetapi, kakekmu tidak pernah perduli dengannya sampai meninggal dunia ketika melahirkan anak pertama mereka. Di situlah nenek,merasa bersalah seumur hidup.Semua keegoisan nenek,yang tidak mau mengalah. Nenek, tidak mau senasib dengan ku sayang. Lupakan Jhonny, ubahlah dia seperti pamanmu sendiri". Sandra,menangis kesegukan meratapi kesalahannya dulu.
"Nek,aku sudah melakukannya. Aku tidak mau merusak rumah tangga paman, percayalah. Awalnya memang berat,tapi Camelia sudah terbiasa. Asalkan nenek tau, Camelia memiliki kekasih". Kata Camelia, tersenyum sambil memegang punggung tangan Sandra.
__ADS_1
"Apa!Kamu punya pacar? Siapa dia,nenek mau bertemu dengannya? Baguslah, kalau kamu mempunyai pacar Camelia. Hati nenek merasa tenang,tapi kamu tidak berbohong kan?". Tanya Sandra,menatap lekat manik-manik mata Camelia.
"Nenek,aku tidak berbohong loh. Pernikahan paman Jordan,aku akan membawanya". Jawab Camelia, tersenyum manis. Baiklah, JJ Abrams harus di permak penampilannya. Jangan seram-seram amat, gampang masalah itu.
"Bilang kepada nenek,apa pekerjaannya? Dia tinggal dimana,terus orangtuanya dimana?Terus, namanya siapa?Nenek,harus tau asal bibit bobotnya". Ucap Sandra, membuat Camelia gelisah gusar.
"Soal itu, namanya JJ Abrams. Dia pemilik gym terbesar di kota ini, memiliki otot-otot tubuh sixpack. Orangtuanya meninggal dunia nek, sudah lama. Tinggalnya di perumahan elit,yang di ujung sana". Jawabnya Camelia, cengengesan. Terserah deh,ujung mana kek. Huuuff... semoga JJ Abrams,mau di ajak berbohong dan bekerjasama.
"Kapan-kapan ajak nenek ke tempatnya,siapa tau kenal sama orangtuanya dulu". Sandra, terlihat tak sabar bertemu dengan kekasihnya Camelia.
"Hahahaha...Iya,iya,kita nanti ke sana. Sebenarnya nek,di tipe orang sibuk sekali. sangat sulit di hubungi,atau semacamnya. Camelia janji nenek,akan membawanya di pernikahan paman Jordan". Kata Camelia, berharap neneknya mempercayai ucapannya itu.
"Baguslah,jika Jhonny berbicara macam-macam yang tidak masuk akal. Kamu menghindari saja, jangan sampai kamu goyah. Apa kata orang lain, jika kamu merusak rumah tangga pamanmu sendiri. Nenek lihat-lihat sih, Olivia sejenis wanita ular. Kamu hati-hati sayang,jangan sampai menyinggung perasaannya". Sandra, mengelus pucuk kepala cucunya.
"Pastilah nek, aku keluar dulu. Nenek,jangan berpikir aneh-aneh tentang aku dan paman Jhonny. Hubungan kami sudah berakhir,ingat Camelia memiliki kekasih. Tapi,jangan bilang sama siapa dulu". Pinta Camelia, mengedipkan matanya.
Sandra, langsung mengangguk pelan dan senang mendengar ucapan Camelia sudah memiliki kekasih. Berarti aman dari Jhonny, tidak akan menggangu rumah tangga mereka.
__ADS_1