SIAPA KAMU

SIAPA KAMU
Mumi Paling Bersejarah


__ADS_3

"Huaaaa....!".


JJ Abrams, langsung menjauhkan ponselnya mendengar teriakkan Camelia begitu keras.


"Aaakhhh...Sayang,kau kenapa? pelan kan suara mu sayangku,jangan berteriak keras kau ingin kupingku tuli". Kata JJ Abrams, mendekati ponselnya lagi ke arah telinga.


"Hiks.... Hiks.... Hiks...!"


Mendengar suara tangisan dari sang kekasih, JJ Abrams langsung marah padam. Dia tidak terima jika ada seseorang yang melukai hatinya, sampai menangis tersedu-sedu seperti ini.


"Camelia,kamu kenapa menangis sayang? Katakan padaku sejujurnya,siapa yang membuat mu terluka dan menangis. Apakah Ardan,bocah tengil itu?". Tanya JJ Abrams, mengepalkan kedua tangannya.


Byurrr....


"Uhukkk.... Uhukk... Uhukk...!". Ardan, tersedak meminum air putih dan menepuk-nepuk dadanya. "Sialan,siapa yang mengatai ku ini? Menyebalkan sekali,awas kau!". Bentak Ardan,di belahan bumi yang tak jauh dari kediamannya JJ Abrams.


"Aku ingin bertemu dengan mu, JJ. Aku membutuhkan dada bidang untuk sandaran hati ku ini,yang terluka karena sesuatu. Apa kamu tidak mau bertemu dengan ku? Tidak masalah jika kamu tidak mau,aku akan mencari pria lain yang mau secepatnya. Hiks..Hiks..Hiks...!". Isak tangisnya Camelia,dia malah senyum-senyum sendiri dan matanya ke sana kemari.


JJ Abrams, terduduk lemas mendengar ucapan sang kekasih. Mana mungkin bisa,dia melihat sang kekasih bersama dengan pria lain. Namun keadaannya seperti ini, sudah berbohong kepada Camelia. Bukan perhatian yang di dapatkan, melainkan mendapatkan amarah dari sang kekasih.


"Jecky, jemput nona Camelia di mansion nya!". Teriak JJ Abrams, memerintahkan anak buah kepercayaannya itu.


Jecky, tergesa-gesa menghampiri sang bosnya yang tengah asyik berduaan dengan Vika secara bersembunyi dibalik tembok. Mumpung ada kesempatan untuk mojok,mana mungkin menyia-nyiakan waktu indah bersama.


 "Lama sekali aku menyuruhmu dan baru nongol. Mau aku bongkar rahasia mu ha? Berduaan di kebun belakang bersama Vika,aku tidak jamin kamu selamat dari hantaman bu Minah". JJ Abrams, menyunggingkan senyumnya dan menatap Jecky panik sudah.


"Bos,tadi sarapan di dapur. Makanya telat 1 menit doang, jaraknya lumayan jauh bos. Pahamilah anak buah ini, memerlukan energi yang kuat. Aku akan melaksanakan tugas itu, tapi tidak masalah kah dengan kondisi sekarang bos?". Tanya Jecky, melihat bosnya sungguh memperhatikan sangat mirip dengan sesuatu.

__ADS_1


"Emangnya kenapa, dengan kondisi ku ha? Yang kena marahi aku, bukan kamu. Sana jemput nona Camelia,jangan sampai lecet sedikitpun. Kalau sampai lecet,awas kau!". Ancam JJ Abrams, langsung di angguki Jecky.


"Siap! Jecky, akan menjemput nona besar Camelia tanpa ada lecet sedikitpun". Jecky, langsung pamit undur diri dan tersenyum sumringah mengingat kembali tentang kebersamaannya dengan Vika.


Sedangkan JJ Abrams, gelisah gusar dan mempersiapkan diri untuk menghadapi omelan dari sang kekasih.


"Siapa yang sudah membuat kekasih ku menangis? Awas saja,jika aku mengetahui semuanya dan akan aku berikan pelajaran sampai berlutut di hadapan Camelia". Kata JJ Abrams,menghela nafas panjang.


****************


 Deg!


JJ Abrams,susah payah meneguk salivanya menatap ke datangan sang kekasih. Mulutnya kelu tidak bisa berkata apa-apa, melihat tatapan mata tajam dari sang kekasih.


"JJ Abrams! Kau berbohong kepada ku,ha! Lihatlah dirimu seperti mumi paling bersejarah di selimuti perban begitu banyak,kau keterlaluan dan berbohong kepada ku". Camelia, langsung mendekati JJ Abrams dan duduk di sampingnya.


"Ck,aku ke sini untuk mencurahkan isi hati yang aku alami. Nyatanya kamu lebih parah daripada aku, menyebalkan sekali". Gerutu Camelia, memasang wajah cemberutnya sambil memukul-mukul tubuh JJ Abrams. Tidak memperdulikan sang empunya, meringis kesakitan.


"Sayang,aku tidak bermaksud untuk berbohong kepada mu karena aku takut dengan amarah mu ini". Kekehnya JJ Abrams, mengedipkan matanya. Bukan takut saja,tapi kau memukuli ku. Hiks...Hiks...Sakit sekali untung sayang,kalau tidak habis riwayat mu.


"Kau berperang melawan siapa? Katakan padaku sejujurnya, apa kamu kalah JJ Abrams? Melihat dari kondisi mu seperti ini,aku yakin sekali kau kalah kan?". Tanya Camelia, dengan sorotan mata tajam.


Glek!


"Auuukkk... Ssshhhhttt...Jangan menepuk bahu ku sayang,di sana ada bekas tembakan. Aku menang kok, musuhku sudah mati ditangan ku kalau tidak percaya tanya sama mereka". JJ Abrams,mendelik ke arah anak buahnya untuk berbohong.


"Yang benar saja,musuhmu sudah mati? Kalau belum mati, aku yang akan membalasnya JJ. Kau sangat parah sekali,apa kaki dan tangan mu patah?". Tanya Camelia, bergidik ngeri menatap sang kekasihnya itu.

__ADS_1


"Tidak, aku cuman terluka karena benda tajam dan tembakan saja". Jawabnya JJ Abrams, tersenyum kecil dan bersandar di pundak Camelia.


"Lalu,itumu tidak terluka kan?". Tanya Camelia,sontak membuat JJ Abrams menatap wajah kekasihnya.


Melihat lirikan mata Camelia,menuju aset pribadinya dan langsung paham apa yang dimaksud Camelia. "Ee... Tentu saja,ini tidak terluka sedikitpun sayang. Aku bisa membuktikan kebenarannya,kita ke kamar dan sepuasnya kamu memeriksa kondisi itu".


"Baguslah, kalau tidak masalah. Aku takut sekali,itu mu impoten dan lemah syahwat. Apa lagi, tidak bisa memuaskan pasangan mu. Bisa-bisa pasanganmu akan mencari pelarian seorang pria,yang sangat perkasa di atas ranjang". Bisik Camelia, tersenyum manis.


Mendengar ucapan Camelia,dada JJ Abrams naik turun mengontrol dirinya. "Kalau saja,aku tidak terluka parah seperti ini. Ku lahap dirimu sayang, sampai tak mampu berjalan berhari-hari". Geramnya JJ Abrams, menatap tajam ke arah Camelia.


Glek!


Sepertinya aku salah melawan JJ Abrams,takut sekali!.Batin Camelia, langsung cengengesan dan mengelus lembut punggung tangan kekasihnya untuk meredakan amarahnya.


 "Sayang,aku tadi cuman bercanda saja. Jangan kau masukkan ke dalam hati,mana mungkin berani aku mencoba menggoda mu. Yah..Sama saja,aku masuk ke dalam kandang macan".


Cup


Satu kecupan mendarat di pipi JJ Abrams, berharap bisa meluluhkan hatinya. Tidak cuman kecupan, mereka berciuman dengan mesra.


Camelia,membawa JJ masuk kedalam dan menuntunnya. Terkadang dia cekikikan tertawa, melihat JJ Abrams terhayung berjalan merasa sakit di bagian kakinya.


JJ Abrams,membawa Camelia berbaring di atas ranjang sambil bercerita tentang masalahnya. Manggut-manggut mendengar ceritanya, terkadang paham dan tidak. Sesekali JJ Abrams, menawarkan untuk memberikan pelajaran. Selalu Camelia, menolaknya karena bisa mengatasinya sendiri.


"Apa! Aku tidak terima sayang,dia membantumu belajar untuk mengurus perusahaan. Aku akan mencari seseorang yang ahlinya tak bisa di ragukan lagi, terutama perempuan lah". JJ Abrams, langsung cemburu mendengar Jordi Alba setiap hari bersama kekasihnya.


"Sebelum kamu mendapatkan penggantian Jordi Alba, terpaksa aku dengannya dulu.Memang benar sekali,aku tidak mau bersamanya dan apa lagi tentang pekerjaan perusahaan. Satu lagi,kau bisa menyelidiki latar belakang dan apa saja yang kerjakannya". Camelia, mengeluarkan ponselnya dan memperlihatkan foto pengacara Andrew." Katanya dia adalah pengganti pengacara keluarga Allen dan Malik. Aku takutnya dia memiliki rencana busuk dibelakang ku, tidak mempercayai ucapannya".

__ADS_1


"Oke,kau kirimkan fotonya di ponselku nanti. Kau tenang saja,akan membantumu mencari informasi tentang dia. Lalu,kenapa kamu bercerita kepadaku? Apakah kamu mempercayai ku,camel?". Tanya JJ Abrams,membalik badan sang kekasih untuk saling berhadapan.


__ADS_2