SIAPA KAMU

SIAPA KAMU
Ulat Bulu


__ADS_3

 "Sayang,aku ada sesuatu untuk mu". Kedip mata Camelia, meletakkan paper bag di meja. Malam harinya Camelia, tiba-tiba mengunjungi kediaman sang kekasih.


JJ Abrams, melirik apa isi paper bag karena perasaannya mulai tak nyaman.


Camelia, mengambil paper bag dan mengambil sesuatu di dalamnya. "Taraaaaa....Ini adalah baju couple ke acara pernikahan sayang, bagus kan?" Tanya Camelia, sambil memperlihatkan sebuah kemeja hitam untuk sang kekasih sedikit ukiran batik.


"Memangnya kamu mau ngajak aku ke acara pernikahan siapa? Tidak masalah kah, orang-orang tau siapa pasangan mu? Sedikit banyaknya pasti mengenali siapa aku,sayang". Ucap JJ Abrams, membiarkan Camelia melepas pakaiannya.


"Loh, bukannya hubungan kita banyak yang tau. Biasanya kita selalu sama-sama ke acara, iyakan? Pernikahan musuhku sih,gak penting-penting amat kok" Kata Camelia, memasangkan pakaian yang di belinya tadi ke tubuh JJ Abrams.


"Tidak,aku sudah membungkam mulut mereka satu-persatu. Kamu yakin ngajak aku,apa tidak malu?". JJ Abrams,masih tidak percaya dengan ucapan kekasihnya.


"Akh tidak malu sama sekali,malahan orang pada iri karena aku memilikimu nyaris sempurna. Masa iya, calon suami di sembunyikan terus-terusan. Hmmm... Cocok sekali, kemejanya ngefres banget dan terlihat kekarnya". Camelia, sempat-sempatnya mengelus dada bidang JJ Abrams.


Glek!


Gila! Aku lama tidak disentuh oleh pria jiwa ku meronta-ronta,uhhhh...Aku yakin sekali, JJ Abrams sangat perkasa di atas ranjang. Astaga! Apa yang aku pikirkan,batin Katrina menepis pikiran buruknya itu.


"Jangan menyentuh seperti itu, jika tak mau bertanggung jawab. Sepertinya kekecilan kemeja ini, ada yang ukuran besar? Masa iya, memperlihatkan lenganku yang kekar ini". JJ Abrams, memandang dirinya ke pantulan cermin.


"Gak ada sayang,itu ukuran pas di badanmu yang besar ini. Jangan lupa besok yah, jemput aku jam 9 pagi". Camelia, bergelut dengan manja di pelukan kekasihnya. Nah, otaknya juga ikutan konslet sama dengan ku. Sabar sayangku, nanti saja belah duren setelah kita menikah. Intinya sabar dulu, sabar di sayang calon istri.


 "Baik,aku ingin pergi makan malam dikediaman nyonya Rose. Kau ingin ikut,hemm..?" Tanya JJ Abrams, menarik tubuh Camelia agar duduk di pangkuannya.


"Dalam rangka apa,makan malam di rumah nyonya Rose? Lalu,siapa beliau?" Tanya Camelia, mendorong kepala JJ Abrams terus-terusan mencium lehernya.


"Kerjasama semata, nyonya Rose seringkali meminta kirimkan emas murni untuk membuat perhiasan mahal-mahal. Sebenarnya, beliau seringkali mengajak makan malam bersama tetapi aku tolak. Kali ini,aku tidak nyaman menolaknya apa lagi tidak ada pekerjaan lain". Jawab JJ Abrams,terus memandang wajah cantik Camelia.

__ADS_1


"Apa status nyonya Rose?". Tanya Camelia, menyipitkan bola matanya. Nah,apa aku cemburu ketika JJ Abrams menyebut nama wanita lain? Begitu dalam lah, cintaku padamu JJ.


"Status sudah menikah sayang, suaminya lumpuh dan menjalankan bisnis istri dan anaknya. Dia memiliki anak perempuan seorang artis papan atas namanya, Helen". Jawab JJ Abrams, menaruh rasa curiga kepada sang kekasih.


Wah... Tidak bisa di biarkan ini, pasti ada udang di balik bakwan. Aku harus ikut ke sana,jangan membiarkan ulat bulu menjadi-jadi.Batin Camelia, menyunggingkan senyumnya. "Sayang,apa tidak masalah aku ikut? Takutnya aku tidak diterima oleh nyonya Rose,karena aku bukan tamu undangannya".


"Kau adalah calon istriku, tidak ada satupun yang bisa melarang mu sayang". JJ Abrams, mengecup bibir Camelia.


"Baik, aku ikut dengan mu". Camelia, tersenyum manis dan menerima kecupan mesra dari JJ Abrams.


JJ Abrams, meminta Camelia menyiapkan diri untuk ikut dengannya. Ini adalah kesempatan Camelia,tak mau kalah dengan seorang wanita bernama Helen. Pasti ada maksud lain,kenapa nyonya Rose mengundang malam kekasihnya itu? Tidak akan membiarkan JJ Abrams, pergi tanpa dirinya.


Camelia, mengirim pesan kepada Morgan. Pasti dia tau,siapa Helen? Sekedar berjaga-jaga jika ada seseorang yang merendahkan dirinya nanti,tak ingin diam dan harus di lawan.


"JJ,aku meminta kepadamu jangan beritahu jika aku adalah calon istrimu. Kita lihat yang sebenarnya, pasti nyonya Rose memiliki tujuan lain. Aku malah curiga dengan nyonya Rose, ingin mendekati anaknya dengan mu. Siapa sih,yang gak punya mantu seperti dirimu". Kata Camelia,menarik kerah baju kekasihnya.


"Kau cemburu sayang?". Tanya JJ Abrams, menatap lekat manik-manik mata Camelia.


"Aku suka sekali melihat mu cemburu,jika aku dekat dengan wanita lain karena kamu mencintaiku". JJ Abrams, memeluk erat tubuh Camelia.


Camelia, senyum-senyum sendiri dan membalas pelukan JJ Abrams.


 ****************


Camelia, JJ Abrams dan anak buahnya sudah sampai di kediaman Rose.


Taman yang luas di tumbuhi bunga-bunga mawar bermacam-macam jenis, aroma bunganya sangat harum dan indah sekali.

__ADS_1


Criss,Rose dan anaknya Helen, menyambut kedatangan mereka. Dia mengerutkan kening,siapa yang di samping JJ Abrams? Wajahnya sangat familiar sekali.


"Nona Camelia, dari keluarga Allen dan Malik. Senang sekali bertemu dengan anda,nona". Criss,suami Rose langsung mengulurkan tangannya untuk berjabatan dengan Camelia.


Camelia, mengulum senyumnya rupanya suami Rose mengenali dirinya itu. "Senang bertemu dengan anda pak Criss," Camelia, menyambut uluran tangan Criss.


"Tuan JJ Abrams, selamat datang di kediaman kami". Kini giliran JJ Abrams, berjabat tangan silih berganti dengan mereka begitu juga dengan Camelia.


"Maaf,aku mengganggu acara kalian". Ucap Camelia, tidak nyaman dengan tatapan Helen.


"Saya yang membawanya ke sini,karena ada sesuatu yang penting". Sahut JJ Abrams,agar Rose langsung memahaminya.


"Mah,gimana sih ada wanita lain". Bisik Helen, berdecak kesal.


"Huss..Tenang,biar mamah mengurus wanita itu". Rose,mencoba menenangkan anaknya.


Criss, merasa tubuhnya tidak enak dan masuk kedalam kamar untuk beristirahat sementara.


"Tuan JJ Abrams, bisakah kita berbicara di sana?". Helen, menunjukkan jarinya ke arah taman belakang.


JJ Abrams, meminta persetujuan dari kekasihnya itu. Camelia, memberikan kode untuk mengizinkannya pergi."Baik, silahkan duluan".


Kini JJ Abrams dan Helen, beranjak berdiri dari tempat duduk dan berjalan ke arah taman belakang.


Tinggallah Camelia dan Rose, mereka saling pandang satu sama lain dan tersenyum kecil.


"Nona Camelia,dari keluarga marga Malik dan Allen. Aku sempat mendengar kabar tentang dirimu, keahlian dalam berbisnis di usia muda mu yang luas biasa. Aku benar-benar kamu seneng dirimu, sungguh menakjubkan sekali". Rose, mengambil menghirup minumannya.

__ADS_1


"Terimakasih,atas pujiannya nyonya Rose. Kau juga hebat seorang mendesain sebuah kalung,gelang dan lainnya. Perhiasan mu banyak yang meminati, sangat indah". Camelia,tak kalah memuji wanita tak muda di hadapannya ini. Hehehehe.... Sedikit Berbohong karena aku tidak tau seperti apa bentuk perhiasan yang di buatnya.


Rose, menyunggingkan senyumnya karena berniat untuk memanasi perasaan Camelia. Dia melirik ke belakang,dimana JJ Abrams dan Helen berjalan berdua.


__ADS_2