SIAPA KAMU

SIAPA KAMU
Twins


__ADS_3

"Ngapain kamu sentuh-sentuh istri ku,ha?". JJ Abrams, langsung mendorong tubuh Yoga hampir jatuh. Ck,apa sekarang kekurangan wanita sehingga istri orang di pepet juga.


"Kira-kira dong,kalau mau dorong punya sepupu kaya Dajjal. Aku cuman menuntun nona Camelia,ke ruang USG". Yoga, menggeleng pelan melihat sikap sepupunya terlalu berlebihan. Astaga! Mentang-mentang berkuasa di sini,dia seenak jidatnya memperlakukan dokter.


Oh,jadi merek saudara sepupu pantesan gak akur dari tadi.Batin Camelia,masih memperhatikan mereka berdua bertengkar.


"Enak saja,aku suami siaga kapanpun bisa menuntun istriku. Bilang saja,kamu ingin mencari perhatian sama istriku. Makanya nikah sono, keburu tua kau". Ejek JJ Abrams, menyunggingkan senyum. Ini efek jomblo berkarat, tidak memperdulikan istri orang atau pacar orang. Pepet terus, meskipun suaminya di samping. Untungnya aku memiliki segalanya,bisa kabur istri ku bersama pria lain.


"Ngapain masuk ke dalam sana?". Cegah Yoga, menahan lengan sepupunya.


"Jangan pegang-pegang tangan aku, banyak bakteri pasti tangan mu itu". JJ Abrams, langsung menepis tangan Yoga.


"Ck,aku tidak sekotor itu. Lihat sendirilah mau masuk keruangan mana,mau jenguk mayat Tuan JJ Abrams non?". Ledek Yoga,berhasil membalas JJ Abrams.


"Ee...Bukan di sini sayang". Kata Camelia,menarik tangan suaminya menjauh dari pintu kamar mayat.


"Sialan,kau sama saja mendoakan agar aku cepat mati". Delik mata JJ Abrams,ke arah Yoga yang cekikikan menahan tawanya.


"Iya,agar aku bisa merayu istri mu ini. Kaburrrrrrr....!". Yoga, langsung lari terbirit-birit setelah mengatakan itu.


JJ Abrams, ingin sekali menyusul Yoga geram dengan ucapannya yang kurang ajar.


Camelia, terus membujuk istrinya jangan meladeni perkataan sepupunya itu. Kini Camelia,yang menuntun JJ Abrams ke ruang USG.


"Uueekkk.... Ueeekk...". JJ Abrams,terus mual-mual melewati orang yang berbau parfum menyengat. "Gila! Mereka menggunakan parfum apa sih? Kaya bau ******, perutku kaya di obral".


"Diobrak-abrik sayangku,bukan di obral emangnya mau jualan apa?". Tanya Camelia, menggeleng kepalanya.


"Kau Johan, pergi ke ruangan Yoga kasih dia perintah agar dokter wanita yang memeriksa istri ku. Satu lagi, dokternya jangan menggunakan parfum. Johan,ingat itu!". Tegas JJ Abrams, langsung di angguki anak buahnya.


Sesuai dengan perintah JJ Abrams, memeriksa istrinya seorang dokter wanita bernama Mia.

__ADS_1


"Silahkan berbaring di atas,kita akan melakukan USG". Pinta sang dokter dengan kata lemah lembut.


"Sayang,aku yang berbaring bukan kamu". Cegah Camelia,ketika JJ Abrams ingin berbaring di atas.


Mia, cekikikan menahan tawanya melihat dua pasutri ini.


"Loh, bukannya aku sayang? Kan yang sakit aku,bukan kamu". JJ Abrams, menggaruk-garuk kepalanya. Ee... Emangnya begitu yah? USG apa lagi? Bikin pusing aja.


"Tuan JJ Abrams,yang hamil bukan kamu loh. Yang di periksa perut, bukan isi kepalamu yang posesif itu". Sahut Yoga, melipat kedua tangannya di depan masih di depan pintu ruangan.


"Bersisik! Sekali berbicara apapun,aku hilangkan gelar kedokteran mu". Ancam JJ Abrams, menatap tajam ke arah Yoga langsung terdiam membisu.


"Silahkan nona,naik ke atas". Pinta Mia, membantu Camelia berbaring di atas ranjang pasien.


"Eee... Ngapain di buka baju istri ku?". JJ Abrams, langsung mencegah Mia.


"Sayang,kita ingin melakukan USG di perut". Camelia,pusing melihat sikap suaminya.


"Oh,kamu,kamu,kalian keluar dari sini". Perintah JJ Abrams, tidak mau tubuh istrinya di liat pria lain.


JJ Abrams, terus mengawasi sang dokter menangani istrinya. Di perut Camelia,di baluri dengan gel.


Semoga aku hamil benaran, pasti JJ Abrams senang sekali. Apa lagi aku sangat menantikan buah hati ini, perasaanku campur aduk tak karuan.Batin Camelia, matanya tertuju ke arah monitor USG.


Jujur saja, dirinya semakin tegang merasakan alat muter-muter di bagian perutnya. Menggenggam erat jemari sang suami, terkadang memandang wajah suaminya itu.


"Kamu yang tenang sayang". Bisik JJ Abrams, mengecup kening istrinya.


Mereka berdua romantis banget sih,gak mikirin aku yang jomblo ini?Batin Mia, sesekali melihat ke uwuwan pasutri ini.


Sang Dokter tersenyum sumringah, menunjukkan ke arah layar monitor USG. "Lihatlah,ini janin anda nona. Sudah di pastikan anda hamil,usia kandungannya baru 8 mingguan".

__ADS_1


Camelia, menutup mulutnya dan memandang wajah sang suami. Tak mampu membendung air matanya, sungguh kabar gembira.


"Selamat sayang, kamu hamil anak kita". JJ Abrams, memberikan ciuman bertubi-tubi di wajah istrinya. "Yes! Istriku hamil!". Teriaknya sekeras mungkin, tidak memperdulikan apapun lagi.


Yoga dan anak buahnya JJ Abrams, mendengar teriakkan tersebut. Merasa senang sekali, sebentar lagi keturunan JJ Abrams akan hadir.


 "Hmmm... Sepertinya kembar". Kata Mia, menoleh ke arah Camelia.


"Sayangku,anak kita kembar. Aaaa..Aku berhasil mencetak kecebong kembar! Yes! Aku memang hebat sayang,satu kali cetak kecebong dapat hasil dua". JJ Abrams, menyeka air matanya saking bahagia mendengar sang istri hamil.


Camelia, menangis kesegukan menangis di pelukan suaminya. "Aku bahagia sekali sayang, sekarang aku hamil". Lirihnya pelan, dengan lembut sang suami mengelus lembut punggung belakangnya.


"Aku juga sangat bahagia sayang, terimakasih atas semuanya". Kata JJ Abrams, mengangkat tubuh istrinya membawa pulang.


Dua pasutri melewati lobi rumah sakit, menjadi pusat perhatian orang-orang sekitar. Membuat kaum jomblo iri juga, bahkan wanita yang lain tidak ada suami yang menemani cek up kandungan dan lainnya.


Sesampai di parkiran mobil, Jecky tengah ngos-ngosan menghampiri bosnya. "Ini gado-gado yang di minta tadi,bos". Jecky, menyerahkan satu kresek.


"Tidak! Aku tidak mau gado-gado saat ini, lamban sekali datang. Aku mau bakso, jangan lupa pentol besar". Perintah JJ Abrams, dengan nada tingginya.


Jecky, menghela nafas beratnya dan memandang kresek di tangan yang berisi gado-gado tadi. "Yang benar saja,bos. Sepagi ini,mau bakso?".


"Hei....Nona Camelia,tengah hamil mengandung anak bos. Kata dokter tuan kita,yang merasakan kehamilannya. Apapun yang di minta bos, harus di turuti jangan sampai tidak". Kata Johan, mengedipkan matanya.


"Memangnya kenapa,kalau tidak di turuti?". Tanya Jecky, kebingungan masih.


"Kalau kamu tidak menuruti keinginan suamiku,nanti anak kami ileran tau". Sahut Camelia,di balik kaca mobil.


"Eee... Baik-baik nona,akan saya carikan tukang bakso. Nona,ada ide cemerlang tidak?". Bisik Jecky,yang meminta bantuan.


"Sini telinga mu,cari paman pentol yang nongkrong di sekolahan. Terus,kau isi mie gelas,bihun, campur pentol yang banyak dan di kuah jangan lupa. Satu lagi,taburi bawang goreng sama seledri". Bisik Camelia, tersenyum sumringah.

__ADS_1


"Terimakasih,nona. Kau adalah penyelamat hidupku. Kalau seperti itu, gampang lah biasanya kalau gabut cari mamang pentol". Kekehnya Jecky,kali ini pasti tidak ada penolakan. Gado-gado tadi, langsung di berikan kepada Johan.


JJ Abrams, memejamkan matanya tiba-tiba ngantuk berat.Tidak tau,apa yang di rencanakan istri dan anak buahnya itu.


__ADS_2