
Di sepanjang perjalanan Camelia,cuman diam dan melihat sekeliling yang di lewati. Pemandangan begitu indah, sangat hijau dan kelestarian lingkungan masih terjaga. Sedikit di ketahui Katrina, di sini sudah memasuki wilayah JJ Abrams.
Banyak pohon-pohon besar yang di lalui, permukiman warga sekitar. Jalannya menanjak naik ke arah gunung, berliku-liku juga. Sangat damai dan sejahtera, Camelia menghirup udara segar.
Hampir satu jam perjalanan,tiba memasuki pintu gerbang menjulang tinggi. Mampu membuat Camelia, terheran-heran jadinya. Mata Camelia, berbinar seketika melihat rumah-rumah penduduk lumayan padat.
Ciiiiiittt....
Li Yun, tidak di perbolehkan masuk kedalam gerbang langsung di cegah para penjaga pamannya.
"Sial!". Teriak Li Yun, mengacak-acak rambutnya dengan kasar.
Camelia , melihat ke belakang dimana pintu gerbang sudah tertutup. Dia juga tidak melihat Li Yun,yang sedari tadi mengejarnya.
"Maaf,kenapa Li Yun tidak masuk". Tanya Camelia,kepada dua anak buah JJ Abrams di depan.
"Peraturan Nona". Jawabnya, dengan tegas.
"Peraturan,apa? Aneh-aneh bukan kah, Li Yun keponakannya JJ Abrams. Terus, bagaimana bisa banyak rumah penduduk setelah pintu gerbang terbuka?". Tanya Camelia, membuang rass jenuh di dalam mobil.
"Rumah-rumah ini, dibangun oleh tuan JJ Abrams untuk para pekerja tambang emas. Mendapatkan tempat tinggal yang layak, untuk keluarga mereka. Bukan hanya rumah di bangun, tetapi rumah sakit,sekolah,dan lainnya". Jelasnya, membuat Camelia manggut-manggut mendengarnya.
Mobil mulai pelan, Camelia tersenyum manis banyak anak kecil lalu lalang melewati jalan. Benar-benar sangat ramai, terlihat jelas kehidupan mereka makmur jaya. Meskipun memasuki pedalaman hutan,di balik itu semua ada kota kecil yang ramai sekali.
Anak-anak lainnya,ada yang tengah bermain-main dan berjoget-joget gembira.
"Banyak wanita,mana para prianya?". Tanya Camelia, mendelik ke depan.
"Ketika seorang pria berumur 18 tahun,ada peraturan yang harus di pilih. Pertama melanjutkan sekolah,atau bekerja di tambang emas milik tuan JJ Abrams. Yang kedua,jika memilih untuk sekolah dan melanjutkan kuliah. Dia harus keluar dari wilayah ini, pintu gerbang terbuka lebar untuk membawanya ke sini. Para pria lainnya,sibuk bekerja di tambang emas mulai jam 9 pagi sampai jam 4 sore. Para pekerja pulang kerumah masing-masing, berkumpul dengan keluarga. Setiap bulannya tuan JJ, mengadakan pesta meriah dan di hadiri para pekerja serta keluarganya". Jelasnya lagi, tentu Camelia tersentuh mendengarnya.
__ADS_1
Aku tidak percaya, JJ Abrams sangat murah hati sekali. Membangun rumah dan lainnya, sangat perhatian para pekerja di tambang emasnya.Batin Katrina, tersenyum manis.
"Nona, kita sudah sampai di kediaman tuan JJ Abrams".
Benar saja,di depan kediaman JJ Abrams sangat besar dan mewah bak istana kerajaan. Tiang-tiang menjulang tinggi,besar dan berukiran unik.
Pintu mobil terbuka, Camelia turun dan di sambut hangat oleh para wanita yang tak muda lagi. Mereka masing-masing menabur bunga warna-warni,ke arah Camelia yang membungkukkan sedikit badannya.
Ketika masuk kedalam, Camelia menghela nafas panjang. Orang-orang di dalam sangat ramai, berbisik-bisik dan senyum-senyum. Matanya tertuju ke atas, sepertinya ada beberapa lantai lagi.
"Tuan JJ ada di samping,masih berolahraga di atas ring tinju". Ucap seseorang yang baru datang.
"Ikuti kami nona". Katanya, langsung di angguki Camelia saja.
Sumpah! Baru pertama kalinya,aku memasuki istana yang sangat megah dan mewah. Bolehkah aku merekam dan mengirimnya kepada Cika dan Rika? Astaga! Pasti mereka kejang-kejang melihat kediaman JJ Abrams bak istana kerajaan ini.Ngomong-ngomong berapa lantai yah?.Batin Katrina, senyum-senyum sendiri.
Matanya tertuju ke atas ring tinju,ada dua orang saling meninju. Postur tubuh mereka sama-sama berukuran besar, melebihi postur tubuh Jhonny. Sama-sama memiliki tato tengkorak dan naga.
Bughhh
Bughhh
Bughhh
Teng...Teng....Teng...
Bunyi lonceng berbunyi, untuk menghentikan mereka berdua.
Camelia, merasakan tubuhnya panas dingin bercampur aduk. Jantungnya berdegup kencang, ingin sekali menghilang detik ini juga.
__ADS_1
Gila! Apa aku sanggup menahan diri,ketika bersama JJ Abrams. Postur tubuhnya kekar, bahkan lebih besar dari Jhonny. Iiiihh...Kaya buto ijo, untung mulus gak ada bulunya.Tunggu dulu,yang mana JJ Abrams? Aku sudah mencari kemana-mana, tidak menemukan satu foto pun.Batin Katrina, bergidik ngeri.
Deggg...
Camelia, mengundurkan langkahnya dengan pelan. Matanya tertuju pada seorang pria,yang mulai mendekatinya. Ada bekas luka di kelopak mata sampai alisnya yang terbagi dua. Wajahnya yang sangat tampan, seperti keturunan dewa tidak berkurang meskipun ada sedikit luka.Masih keringat bercucuran,di tubuhnya JJ.
"Aaaaaa...!". Pekik Camelia, kakinya tersandung dan sigap berpegangan pada alat gym.
"Kau takut, Camelia?". JJ, memegang dagu Camelia dengan erat. Secepatnya di tepis Camelia, langsung beranjak berdiri dan menatap orang-orang sekitar yang memandang ke arahnya.
"Hahahaha...Kalian liat,bukan. Seorang perempuan muda, begitu beraninya menepis tangan ku ini. Dia memang berbeda dengan perempuan lainnya,aku sangat menyukai mu". lagi-lagi Camelia,menepis tangan JJ yang ingin menyentuh tangannya.
Astaga! Aku masih tidak percaya, bahwa dia JJ Abrams. Aku kira JJ Abrams, seorang pria tua,berbadan gemuk, perut buncit,maniak,jelek,berbulu-bulu. Kalau ini,dia seperti dewa yang tampan dan kaya raya. Mana mungkin aku,menolak dan rela diculik bahkan menjadi kekasihnya. Hahahaha... Bukankah,aku sangat beruntung sekali. pantas saja, Jhonny ketakutan karena kalah saing rupanya. Oups....Batin katrina, menggeleng pelan.
"Sayang, kenapa kamu menggeleng kepala?". JJ, menahan kedua pundak Camelia. "Apa kepalamu sakit? Kalian dengar, calon istriku sakit kepala dan secepatnya panggilkan dokter. Sekarang juga!". Perintah JJ, suaranya menggelegar seisi ruangan.
"Eeee...Tidak!Aku tidak sakit kepala". Camelia,mencoba menenangkan perasaan JJ yang terlihat marah. Yang benar saja,aku sakit kepala langsung di panggil dokter.Batinnya menepuk keningnya sendirinya.
"Apa yang kalian lakukan,ha? Apa tidak mendengar perintah ku tadi,cepat panggilkan dokter sekarang juga! Calon istri ku sakit kepala,dia menepuk-nepuk keningnya". Kata JJ, berteriak keras lagi.
Barulah para anak buahnya,berlarian kemana-mana dan ada kesenggol macam-macam di bagian kaki. Ada juga terjungkal ke lantai, kepentok meja.
"JJ, aku tidak kenapa-kenapa. Percayalah padaku,cuman tidak terbiasa saja". Kekehnya Camelia, cengir kuda.
"Aku sudah lama menunggu mu, bertahun-tahun lamanya. Akhirnya tiba di hari ini,dimana aku bisa menyentuh dan memandang jarak dekat". JJ, langsung merangkul pinggang Camelia dengan erat.
Camelia,merasa tidak nyaman dengan suasana saat ini. "Eee..Kau,kau, terlalu erat memeluk ku". Berusaha menahan dada bidang kokoh JJ,tanpa terhalang apapun. Sangat kekar dan keras otot-ototnya. Mimpi apa aku,bisa sedekat ini dengan pria yang di idamkan oleh kaum wanita.
JJ, mengerutkan keningnya karena bingung tingkah laku Camelia.
__ADS_1