SIAPA KAMU

SIAPA KAMU
Dibunuh


__ADS_3

Jessica, melempar Ponselnya sembarangan arah. Dia terduduk lemas di lantai, mengacak-acak rambutnya.


Seseorang menerornya, mengirim video panas bersama sutradara film yang terkenal. Beberapa foto-foto kebersamaan mereka, sangat intim sekali.


"Tidak!Tidak, ini tidak boleh ada yang tau. Bagaimana dengan karirku? Semuanya sia-sia, sialan kamu Katrina! Kamu sudah mati!Mati!". Jessica, mengamuk-ngamuk di dalam kamarnya.


"Aaaaaaaaa.....!". Teriak Jessica,tak mampu membayangkan jika video dan foto-foto tersebar luas di media sosial.


"Tidak mungkin, aku harus segera mencari pelakunya. Aarrrghh....!". Jessica, menghubungi sutradara tersebut. Akan tetapi, tidak ada jawaban sama sekali.


"Yah...Aku segera ke sana,aku harus menemu Tuan Jemmy. Pasti dia bisa mencari tau, siapa pelakunya yang berani mengusik kehidupannya. Jangan sampai pelaku ini, menyebarkan video kami. Sialan kau, mengatas namakan Katrina. Kau kira aku takut,ha!". Gerutu Jessica, langsung kediaman Jemmy sang sutradara film terkenal.


Sepanjang perjalanan, Jessica merasa tak tenang. Matanya calingukan melihat sekeliling,takut di ikuti sang peneror.


Beberapa menit kemudian, mobilnya memasuki kediaman Jemmy. Jantungnya berdegup kencang,nampak sepi tak ada seorang pun di luar. Dia turun dari mobil,lalu masuk kedalam karena pintu terbuka lebar.


"Tuan Jemmy! Kamu dimana,Tuan? Tuan,ada yang aku bicarakan. Ini benar-benar gawat darurat,bisa hancur reputasi kita!". Ucap Jessica, calingukan melihat sekeliling. Memanggil namanya Jemmy,sang sutradara tersebut.


Kakinya melangkah menuju ke kolam renang,ada bunyi aneh-aneh di sana.


"Aaaaaaaaaaa.....!". Teriak Jessica, melihat Jemmy bersimbah darah di pinggir kolam. Memundurkan langkahnya, terbentur dinding. Dia sangat ketakutan, melihat pemandangan sangat mengerikan.


"Tidak!Tidak!Tidak!Aku harus pergi dari sini,jangan sampai ada seseorang yang melihat ku. Bisa gawat nanti,, seorang artis terpopuler memasuki kediaman sutradara. Aku,aku, bisa di gosip oleh sosial media diam-diam memiliki hubungan gelap. Apa nantinya,aku di curigai sebagai membunuh tuan Jemmy. Tidak! Tidaaaakkkk...!". Jessica, langsung pergi meninggalkan kediaman Jemmy. Di sudut ruangan tersebut, Camelia tengah merekam Jessica yang pergi berlarian dan terlihat ketakutan sekali.


Camelia, tersenyum sumringah dan menunggu berita kematian Jemmy. Barulah mengunggah video Jessica, pergi meninggalkan kediaman Jemmy. Sudah pasti Jessica,di tangkap dan dituduh pembunuh sang sutradara film terkenal.


Katrina, tidak sabar melihat adik iparnya satu persatu akan hancur. Inilah balasannya untuk mereka, yang tidak tau berterimakasih kepadanya. Masa dulu, mereka bukan apa-apa. Sebelum Katrina, menikah dengan Rendy. Mereka menikmati fasilitas mewah, mempercantik diri dan penampilan. Sehingga Jessica, mendapatkan tawaran bermain film karena kecantikan dan penampilan bagus. Di situlah Katrina, membiayai macam-macam keperluan sang adik ipar. Namun Ujung-ujungnya malah di khianati mereka semua, membuat dirinya semakin marah besar. Ketika mengingat perilaku mereka dulu,yang sok manis dan penyayang.


Jessica, sudah sampai di kediaman Sean. Pikirannya berkecamuk kemana-mana, tubuhnya gemeteran sudah. cepat-cepat masuk kedalam kamar, menguncinya dari dalam.


Meringkuk di atas ranjang, tangannya di gigit. Masih terbayang-bayang, melihat Jemmy keadaan sudah tak bernyawa lagi. Dia takut di tanggap, di tuduh membunuh Jemmy.

__ADS_1


Jessica, sangat menyesal sudah mendatangi kediaman Jemmy. mengacak-acak rambutnya, sangat frustasi dan mengabaikan beberapa panggilan dari asisten pribadinya.


"Bukan, aku! Bukan aku, membunuhnya! Bukan,bukan aku! Kau salah, Katrina!kau salaaaaaahh...!". Teriak Jessica, menggeleng kepalanya dan menangkup wajahnya.


Air matanya luruh sudah,syok membaca pesan di kaca dan bertuliskan.


KAU MEMBUNUHNYA JESSICA.


Jessica, langsung menghapus tulisan itu. Yang berwarna merah seperti darah,dia benar-benar ketakutan sekali. Pikirnya sudah tidak karuan, mendengar bisikan dimana-mana.


"Aaaaaaaaaaa...!". Jessica, berteriak keras dan tak sadarkan diri.


******************


Camelia, tersenyum sumringah dan menikmati suasana kafe. Dia menonton televisi siaran langsung,dimana sang sutradara terkenal bernama Jemmy di bunuh seseorang.


Seisi kafe,nampak ramai dan bertanya-tanya. Motif apakah di balik pembunuh, sang sutradara Jemmy.


Flashback.


Setelah Camelia, mengirim video panas dan foto-foto mesra kepada istri sah Jemmy. Dimana Jemmy,bermain api di belakang istrinya bersama Jessica.


Mereka bercinta di sebuah hotel,ketika ada beberapa adegan film pantai. Bermalam beberapa hari,seiring waktunya berjalan. Jemmy, terpesona dengan kecantikan dan kemolekan tubuh Jessica. Karena rayuan mautnya, akhirnya Jessica mau bercinta dengan Jemmy. Iming-iming untuk mendapatkan pemeran utama,di film terbarunya Jemmy.


Plakkk...


Sarah Sechan, istri sah Jemmy. Amarahnya sudah memuncak, ketika mengetahui perselingkuhan suaminya dengan Jessica.


"Kenapa kamu menampar wajah ku,sayang?". Tanya Jemmy,masih keadaan basah kuyup habis berenang.


"Simpan kata sayangmu itu,dasar buaya!". Sarah,menepis tangan suaminya. Sorotan matanya yang tajam.

__ADS_1


"Oke,aku minta maaf sayang. Katakanlah apa salahku, membuat istriku yang manis ini marah besar". Jemmy, membujuk istrinya. Dia sangat takut dengan Sarah,tanpa istrinya dia bukan apa-apa. Karena Sarah, seorang anak dari sutradara film terkenal juga. Namun sang ayah, sudah pensiun dan Jemmy menjadi penerusnya.


"Ada hubungan apa kau dan Jessica? Jangan menyembunyikan sesuatu dari ku,kau ingat asal kamu dimana?". Sarah, amarahnya sudah mendidih sejak tadi. Ingin sekali mengoyak wajah Jessica,yang mende-sah di atas tubuh suaminya.


Glekkkk...


Tengkuk Jemmy,turun naik sudah. Merasa takut dengan perkataan sang istri,di sisi lainnya. Mana mungkin membongkar perselingkuhan mereka, sudah pasti reputasi dan ketenaran hancur tak bersisa. Membuat dirinya,akan jatuh miskin.


"Aku tidak memiliki hubungan apapun dengan, Jesicca. Dia wanita licik, diam-diam menaruh obat perangsang di minumku. Aku tidak sadar sama sekali,sayangm percayalah kepadaku,cuman kamu satu-satunya wanita yang aku cintai. Maaf,aku tidak jujur kepada mu. Salah satunya adalah ini,takut kehilanganmu sayang". Jemmy, memeluk erat tubuh istrinya.


"Ck,aku jijik dengan mu Jemmy. Suami macam apa kamu,ha?Buang omong kosong mu,dasar buaya! Tidak perlu mengatakan alasan yang tidak bermutu,aku tidak akan percaya dengan perkataan mu. Namaku Sarah Sechan,paling anti dengan suami doyan celap-celup sana-sini". Sarah, menunjukkan jarinya tepat di wajah sang suami.


Ingin sekali Jemmy,mencekik leher istrinya. Namun Sarah,bersama dua bodyguard dan sudah mengarahkan pistol kepadanya.


"Sayang,aku sudah berkata sejujurnya. Temuilah Jessica,dia akan mengakui perbuatannya". Pinta Jemmy, mengalihkan perhatian. Dia benar-benar takut sekarang,salah sedikit nyawanya melayang.


Plak!


Lagi-lagi istrinya menampar wajah lumayan keras, Sarah tersenyum smrik. "Tenang saja,aku akan menghabisi selingkuhan mu itu. Tidak akan aku biarkan,dia bahagia dengan ketenarannya di dunia hiburan".


"Tidak,jangan lakukan apapun. Jessica, memiliki perlindungan dari Tuan Jhonny. jangan melakukan nekad apapun, percayalah sayang. Ini demi kebaikan bersama kita,". Jemmy, menggeleng kepalanya.


"Kau membela selingkuhan mu itu, Tuan Jhonny tidak menyukai dengan seorang pengkhianat. Kalian berdua,habisi dia!". Perintah Sarah, langsung melangkahkan kakinya.


Tidak memperdulikan teriakan sang suami, meminta ampun dan pertolongan.


Dor!


Dor!


Flashback off.

__ADS_1


__ADS_2