SIAPA KAMU

SIAPA KAMU
Hadiah


__ADS_3

Sudah beberapa hari ini, Camelia mendapatkan hadiah yang bermacam-macam. Mulai dari sebuket bunga mawar,boneka besar, coklat,cemilan,dan makanan yang dipesan oleh seseorang.


"Nona,ada bingkisan untuk anda". Bi Darla, memberikan sebuah bingkisan.


"Terimakasih,bi". Kata Camelia, mengambil bingkisan lumayan besar. Dia langsung membawa masuk kedalam kamar, membukanya secara berlahan.


Berbinar-binar melihat isi bingkisan tersebut, isinya sebuah coklat warna-warni berbentuk bunga dan love.


"Hmmmm...Enak sekali,aku suka banget. Dimana yah, dia membeli aneka coklat ini. Lagi-lagi tidak ada nama pengirimnya, menyebalkan sekali". Gumam Camelia, menikmati coklat dan sisanya disimpan untuk nanti.


"Hmmm...Kalau paman Jhonny, tidak mungkin. Dia selalu melarang Camelia makan coklat. Katanya tidak baik untuk kesehatan, terutama gigi. Jadi penasaran, untukmu terimakasih deh". Kekehnya Katrina, merebahkan tubuhnya di atas ranjang.


Dia memeluk erat boneka beruang berwarna abu-abu tua, perasaannya terasa tenang dan damai.


Tok!Tok!Tok!


Suara ketukan pintu kamar, Camelia beranjak pergi dan membuka pintunya. Terlihat sesosok Jhonny, berdiri di hadapannya dan masuk kedalam.


Mata Jhonny, tertuju pada boneka beruang di atas ranjang. "Aku dengar-dengar dari pak Muin, akhir-akhir ini ada seseorang yang mengirim hadiah untuk mu. Apa itu,benar?". Tanya Jhonny, dengan tatapan tajam.


"Benar sekali, tapi aku tidak tau siapa pengirimnya". Jawab Camelia, mengangkat kedua bahunya.


Jhonny, melihat di atas meja ada kotak kecil dan membukanya. "Apa kamu memakan ini? Astaga, aku sudah bilang jangan makan coklat!". Bentak Jhonny,tapi dia tersadarkan karena bukan Camelia di hadapannya itu. "Maaf, maksudku katrina. Aku lupa soal itu,jangan makan sembarangan Katrina. Coklat ini,akan aku buang dan hadiah lainnya. Ini adalah terakhir kalinya,jangan menerima barang dari seseorang tidak di ketahui".

__ADS_1


Camelia, terkejut mendengar ucapan Jhonny mendekati boneka beruang tersebut. "Stop, Jhonny! Jangan di bawa boneka beruang itu. Aku sudah menyukainya,sejak pertama melihat".


Lagi-lagi Jhonny, menghalang tangan Camelia ingin mengambil boneka di tangannya.


"Kau tau, hadiah ini darimana ha? Dari JJ Abrams,dia sengaja sok perhatian kepada mu. Berikan semua hadiahnya,aku akan bakar dan membuangnya jauh-jauh. Aku bisa membelinya lebih dari itu, cepat! Berikan kepadaku semuanya,jangan pernah menerima hadiah darinya!". Bentak Jhonny,cukup keras.


Camelia, melonjak terkejut mendengar bentakan Jhonny dan menggeleng kepalanya."Tidak! Jangan sentuh milikku, Jhonny. Kau tidak berhak mengatur kehidupan ku,urus saja istri mu sok manja itu".


"Apa kamu mulai menyukai JJ Abrams,ha? Katakan Katrina, apa karena dia jauh lebih kaya daripada aku. Katakan katrina,jangan sampai aku kehilangan kesabaran ini!". Jhonny, mencekram dagu Camelia. "Oh, kamu sudah memakan coklat ini. Jangan-jangan dia sudah menaruh racun,agar kamu luluh dengannya".


Camelia, langsung menepis dan menjauh kan diri. "Kau yang mulai Jhonny,aku sudah kecewa berat dengan mu. Lupakan cinta kita berdua ,aku tidak mau merusak rumah tangga mu". Kata Katrina,dalam isak tangisnya. "Guna-guna pemikat hati dari Hongkong,mainmu tidak terlalu jauh Jhonny".


"Tidak! Aku akan berusaha mempertahankan cinta kita,tetap jalani rencana ini. Bukankah itu,yang kamu pikirkan Katrina? Lalu, kenapa kamu tiba-tiba berubah seperti ini?". Jhonny, menahan kedua bahu Camelia.


"Astaga!". Jhonny, mengusap wajahnya dengan kasar. "Aku sudah menjelaskan semuanya, katrina. Apa kurang ha, sebentar lagi kamu akan ujian kelulusan. Setiap hari aku yang antar dan menjemput mu. Tidak boleh kemana-mana,karena JJ Abrams sudah mengincar mu".


"Tidak! Aku tidak mau Jhonny,jangan mengekang kebebasan ku. Kau bukan siapa-siapa Jhonny, sekedar paman dan keponakan. Aku bisa jaga diri, bahkan aku berniat untuk menemui JJ Abrams". Tegas Katrina, sorotan mata tajam.


"Enggak,aku tidak akan membiarkan mu berkeliaran dimana-mana. JJ Abrams,pria yang licik Katrina. Turuti perkataan ku,jangan membangkang terhadap ku. Apa perlu aku mengunci mu di kamar ini,aku tidak ingin kau kenapa-kenapa sayang". Jhonny, mengelus lembut rambut panjangnya Camelia.


Secepat mungkin, Camelia langsung menepisnya dan memberikan isyarat agar keluar dari kamarnya."Apa perlu aku panggilkan Olivia,agar kamu keluar dari kamar ini. Aku bukan siapa-siapa mu, jadi bebas apa yang aku lakukan". Kata Katrina, penuh penekanan pada katanya.


"Aku tau,kau sakit hati karena aku menikah lagi. Ketahuilah Katrina, cintaku kepadamu sama seperti dulu. Tidak ada yang berubah sama sekali, tetap mencintaimu seperti dulu". Jhonny, mendekati Katrina dan mengecup sekilas di kening. Setelah selesai, barulah keluar dari kamar.

__ADS_1


Secepat mungkin, Camelia menutup pintu kamar dan menguncinya. Merosot ke bawah, sambil menangis kesegukan.


Sedangkan Jhonny, beberapa kali memukul dinding sudah menyakiti Katrina begitu dalam dan sangat dalam. Dia mengambil ponselnya, seseorang menelpon yang tidak di ketahui.


(Bagaimana Jhonny,kau sudah melihat hadiah yang aku berikan kepada calon istriku? Aku yakin sekali, calon istriku melarang kau untuk membuangnya)


Ucap seseorang di seberang sana, melalui panggilan telponnya.


"Ck, jangan harap kamu bisa menyentuh Cameliaku seujung rambut pun". Tegas Jhonny, mengepalkan kedua tangannya.


(Hahahaha....Jangan bodoh Jhonny, kau sudah menikah bukan? Ingatlah aku ada dua kartu AS untuk melumpuhkan mu, bagaimana video panasmu dengan Olivia aku sebarkan? Yakin, ingin kehilangan Camelia selamanya)


"Aaarghhh...Awas kamu JJ Abrams,aku tidak akan tinggal diam. Untuk kali ini,kamu menang dan tertawa terbahak-bahak. Ketika kamu jatuh, bertekuk lutut di hadapan ku. Jangan harap aku memberikan ampunan,apa lagi kesempatan untuk mu". Kata Jhonny, langsung mematikan telponnya. Menggeretakkan giginya dengan keras, amarahnya sudah memuncak dan tak sabar menghabisi JJ Abrams.


"Jhonny,aku curiga dengan mu dan Camelia. Apa benar kalian cuman sebatas paman dan keponakan,kenapa aku merasa sesuatu tidak beres? Apa kalian memiliki hubungan spesial,atau cuman perasaan ku saja". Kata Olivia, memeluk Jhonny dari belakang.


Sialan,jangan sampai Olivia tau jika aku dan Camelia saling mencintai. Olivia,bisa mengadu domba dengan JJ Abrams.Batin Jhonny,menggaruk pelipisnya. "Tidak ada,jangan pikirkan tentang itu. Aku memang mencintai Camelia,cuman sekedar keponakan saja".


"Awas yah,kamu macam-macam dengan ku. Satu hal Jhonny,video keponakan mu ada di tanganku. Gak mungkin kan, kehilangan kewarasan keponakan mu itu". Olivia, tersenyum smrik dan bergelut manja.


"Hmmmm... Aku tau Olivia,apa yang kamu maksud. Aku milikmu mu, tidak ada yang lain". Jhonny, berusaha meyakinkan Olivia. Sial, maafkan aku Camelia yang tidak bisa berbuat apa-apa. Jangan sampai Olivia dan JJ Abrams menyebar videomu.


Di sudut lainnya, Camelia tengah menguping pembicaraan mereka. Mengepalkan kedua tangannya dengan kuat dan menampar dinding sampai tangannya terluka keluar darah.

__ADS_1


__ADS_2