
"Gimana dok,Tuan JJ Abrams sakit apa?". Tanya bu Minah,sedari tadi was-was melihat kondisi JJ Abrams yang lemah tak berdaya.
"Iya,dok. Siapa tau, suamiku memiliki penyakit kelainan seperti itu". Sambung Camelia, langsung. Gak mungkin kan, JJ Abrams lemah syahwat karena terus meminta haknya.
"Ada obatnya gak dok,kalau Tuan JJ Abrams obatnya nikah lagi. Jangan di kasih tau,sama dia dok. Jika obatnya nona Camelia,yang menikah kami setuju". Sahut Vika, cengengesan.
"Iya,dok. Aku tidak masalah memiliki suami 2, asalkan tampan,kaya raya, tidak pelit,setia,sabar, apapun yang aku mau pasti di kabulkan". Sambung Camelia, tersenyum sumringah.
"Camelia! Jangan lupa siapa aku!". Teriak JJ Abrams, dadanya kembang kempes mendengar ucapan sang istri.
Yoga, sang dokter cuman terperangah mendengar ucapan istri dari Tuan JJ Abrams.
Aneh-aneh saja dengan pertanyaan mereka,baru kali ini aku mendapatkan pertanyaan yang luar biasa.Batinnya.
"Nona, nyebut-nyebut nanti mendapatkan hukuman setimpal dari Tuan JJ Abrams". Bisik bu Minah, menyenggol lengannya.
"Ee... Sayangku,tadi cuman seandainya demi mengobati luka mu ini". Camelia, bergegas mendekati suaminya.
"Camelia,mana ada obat seperti itu. Asalkan kamu tahu,itu bukan obat melainkan keinginanmu sendiri. Setelah aku sembuh total, aku membuat dirimu tak bisa berjalan normal lagi. Aku buktikan sendiri,jika aku bisa memuaskan dirimu!". Kata JJ Abrams, menatap tajam ke arah Camelia.
Camelia, mengusap wajah suaminya. "Sayang,jangan menatapku seperti itu. Maafkan ucapan ku tadi,hanya bercanda sayangku".
"E'ehmmm... Dokter Yoga,apa penyebab Tuan JJ Abrams muntah-muntah?". Tanya bu Minah, mengalihkan pembicaraan mereka berdua.
Yoga,menghela nafas beratnya dan menoleh ke arah JJ Abrams. "Hmmm... Tidak ada, Tuan JJ Abrams tidak masuk angin atau penyakit lainnya".
Sontak membuat yang lainya kebingungan,mana mungkin tidak ada sebabnya karena JJ Abrams muntah-muntah dan wajahnya pucat pias.
"Ck,kau itu dokter terbaik atau dokter gadungan? Mau kehilangan pekerjaan mu,ha?". Bentak JJ Abrams, ingin bangkit dari ranjang akan tetapi di tahan istrinya.
Yoga, mendekati JJ Abrams dan ingin menyentuh Camelia.
__ADS_1
Plak!
JJ Abrams, langsung memukul tangan Yoga tak terima istrinya di sentuh. "Ngapain kamu,ha? Mau menyentuh istriku,mau aku potong tanganmu itu?".
"JJ,jangan bentak-bentak seorang dokter. Apa lagi, dokternya kaya oppa korea model begini". Kekehnya Camelia, mendapatkan tatapan tajam dari suaminya lagi.
Dasar semakin tua posesifnya minta ampun,lagian aku cuman menyentuh bukan membawa kabur istrinya.Batin Yoga, mengelus punggung tangannya sakit di pukul JJ Abrams.
"Tuan JJ Abrams,kamu seperti mengalami morning sickness. Morning sickness adalah salah satu gejala kehamilan berupa mual dan muntah yang paling sering dialami oleh wanita hamil. Morning sickness biasanya muncul di pagi hari, meski tak menutup kemungkinan bahwa wanita hamil merasa mual di siang, sore, dan malam hari". Yoga, menjelaskan semuanya.
"Kurang ajar kau dokter gadungan,jangan sampai kamu menipu ha! Aku seorang pria tulen,mana mungkin bisa hamil? Aku yang menyuntik kecebong di rahim istri ku,bukan kebalikannya". JJ Abrams, nampak marah besar terhadap Yoga.
Tentu saja,yang lainnya terkejut mendengar ucapan Yoga dan JJ Abrams. Malah kebingungan apa maksudnya, mencurigai bahwa JJ Abrams yang hamil.
Yoga,meraup wajahnya dengan kasar sudah membuat yang lainya salah paham.
"Astaga! Siapa yang mengatakan bahwa anda,pria jadi-jadian Tuan. Maksudnya seperti ini,aku ingin memeriksa kondisi istri anda Tuan. Siapa tahu, istri anda yang hamil tapi Tuan merasakan kehamilannya".
"Aku hamil? Kalau aku tidak hamil, bagaimana?". Tanya Camelia,masih dalam keadaan linglung.
"JJ Abrams!". Camelia, langsung menyeringai tajam ke arah suaminya.
"Sayangku, cintaku, istriku,aku tidak macam-macam di luar sana. Cuman kamu satu-satunya wanita ku,jangan salah paham. Dokter bodoh,jangan sampai kamu membuat rumah tangga kami berantakan. Kau Vika! Jaga mulutmu itu,jangan sembarang berkata!" JJ Abrams, berusaha mengontrol dirinya.
"Begini saja, daripada tidak terjadi salah paham. Dokter Yoga, periksalah nona Camelia sekarang juga. Jika benar nona Camelia hamil,ini adalah berita yang baik". Bu Minah,tak sabaran dan matanya sudah berkaca-kaca.
"Bos, satenya datang!". Ucap Jecky, membawa satu kresek di tangannya.
"Ck, jam berapa sudah? Aku tidak mood makan sate itu,carikan aku gado-gado di pinggiran kota tempat bi Lilis!". Perintah JJ Abrams, dengan suara keras.
Jecky, mengusap wajahnya dan melangkah gontai. "Nasib-nasib punya bos,banyak maunya untung gaji gede". Gumamnya pelan.
__ADS_1
Plak!
Lagi-lagi tangan Yoga, di pukul JJ Abrams. "Tuan, kenapa tanganku di pukul. Bagaimana caranya,kita mengetahui nona hamil atau tidak".
"Yang meminta mu menyentuh istriku,siapa? Kamu kan bisa,meminta bantuan sama dokter sesama wanita. Aku tidak sudi tanganmu itu, menyentuh kulit istri ku". Tegas JJ Abrams, menyimpan tangan istrinya di dalam dekapan.
"JJ,keburu lama menunggu dokter yang lain datang. Gimana kita ke rumah sakit, sekaligus USG lebih akurat lagi". Camelia, membujuk suaminya dan menyentuh bahu sang suami.
"Kamu emang pinter sayang,di bandingkan dokter gadungan ini". Kata JJ Abrams, mendelik ke arah Yoga.
"Hmmmm... Terserah apa kata anda,Tuan. Nona Camelia, kapan terakhir haid?". Tanya Yoga, tersenyum kecil.
"Ngapain kamu nanya-nanya sama istri ku? Bilang saja,kamu sok modus mau cari perhatian sama istri orang". JJ Abrams, langsung menyahutinya.
Yoga, menghembuskan nafas beratnya karena kesal dengan sikap JJ Abrams. Sabar,sabar,demi gaji besar dari bos besar.Batinnya tak bisa berkutik apapun,cuman bisa sabar.
"Hmmmmm...Iya,aku sudah tiga bulan tidak haid". Jawab Camelia, menepuk-nepuk keningnya baru menyadari sekarang. Usia pernikahannya sudah beranjak 4 bulan, biasanya datang bulan tak teratur jadi Camelia tidak memperhatikannya.
Bu Minah dan Vika, sudah memastikan bahwa Camelia hamil sekarang.
"Aku yakin sekali,nona Camelia pasti hamil". Ucap bu Minah, tersenyum sumringah.
JJ Abrams, langsung memeluk tubuh istrinya dan segera membawa ke rumah sakit.
Yang benar saja, aku kerumah sakit masih mengenakan baju tidur. Cuci muka belum, sikat gigi belum,menyisir rambut belum, setidaknya mandi kek.Batin Camelia,pasrah karena suaminya mengangkat tubuhnya dan masuk kedalam mobil.
"Sayangku, semoga kamu benar-benar hamil". JJ Abrams, bergelut manja dengan istrinya.
"Hmmmm...Jika aku tidak hamil, pasti ada wanita lain yang hamil dari benih kecebong mu. Awas JJ Abrams,aku tak segan-segan memotong milikmu itu". Ancam Camelia, dengan tatapan nyalangnya.
"Aku tidak berani sayang, percayalah kepadaku". JJ Abrams, langsung mengangkat kedua tangannya dan menaruh ke telinga.
__ADS_1
Camelia, mengangguk pelan dan bersandar pada dada bidang JJ Abrams.
Terimakasih, atas semuanya. Jika aku benar-benar hamil, sungguh tak menyangka bahwa ini terjadi. Aku akan mengandung anak lagi,mamah akan menjagamu nak.Batin Katrina, mengelus perutnya masih rata.