SIAPA KAMU

SIAPA KAMU
Ketahuan


__ADS_3

"Sepertinya kita tidak bisa menyepelekan Camelia, otaknya sama dengan Jhonny. Baru beberapa hari ini, mampu menguasai seluruh berkas-berkas perusahaan. Bahkan aku tak bisa berkutik apapun,apa lagi mengelabuinya". Ucap Jordi, mereka berkumpul di kediaman Maryam sang ibu.


"Sialan,anak itu memang licik sekali. Padahal ini kesempatan untuk merebut harta kekayaan keluarga Malik dan Allen. Apa lagi Sandra, stroke nya semakin parah". Maryam, menahan amarahnya.


"Aku tidak bisa gegabah dalam urusan ini, sedikit kesalahan saja. Aku akan kehilangan pekerjaan sebagai pengacara keluarga Allen, untuk sementara waktu ini. Aku harus menjauhi kalian,kita jarang bertemu akan di bahas nanti lagi". Ketika pengacara Andrew, beranjak berdiri dan tiba-tiba Camelia sudah di ambang pintu.


Deg!


"Oh,pada ngumpul-ngumpul yah!". Kata Camelia, sambil bertepuk tangan. Memiliki bukti kuat, Camelia tak mau menunda dan langsung sat set menangkap para pengkhianat.


Prok!


Prok!


Prok!


Camelia, bersama beberapa anak buahnya JJ Abrams. Mana mungkin sang kekasih, membiarkan Camelia sendirian saja.


"Nona Camelia, jangan salah paham tentang ini. Saya cuman menasehati mereka,agar tidak melakukan apapun terhadap nona". Kata pengacara Andrew, menundukkan badannya sedikit.


"Benarkah? Aku sudah meminta seseorang untuk menggeledah di tempat kediaman mu dan kantor mu bekerja. Ada beberapa kejanggalan di sana, Terutama berkas ini". Camelia, meminta anak buahnya melempar berkas di meja. Berkas itu,cuman fotocopy semata dan aslinya di simpan.


Pengacara Andrew, menatap berkas yang di kenalnya. Buliran keringat membasahi keningnya, tubuhnya gemeteran sudah.


"Berisap-siap dirimu di pecat dan mendekam dalam penjara, seharusnya tahu bukan? Jika mengkhianati keluarga Allen dan Malik,apa konsekuensinya?". Kata Camelia, begitu santainya.


"Nona Camelia, mohon ampunannya! Jangan libatkan saya dalam urusan ini,nona. Semua ini, mereka berdua yang mengancam nyawa saya". Pengacara Andrew, langsung berlutut di hadapan Camelia.

__ADS_1


"Kurang ajar sekali, kenapa menyalahkan kami ha! Bukankah kamu sukarela membantu dan hasilnya berbagi dua". Bantah Maryam, langsung.


"Benar sekali,nona Camelia bukan salah kami semata. Melainkan dia adalah seorang serakah, melakukan kerjasama. Sedikit demi sedikit, mengambil informasi penting dari perusahaan Allen dan Malik". Sambung Jordi,dia tersenyum sinis ke arah pengacara Andrew.


 "Nona Camelia,mohon ampunannya! Saya khilaf nona, tolong berikanlah kesempatan untuk memperbaiki semuanya. Ampunilah saya nona, berikanlah kemurahan hati nona". Pengacara Andrew, berlutut di kaki Camelia.


"Semuanya sudah jelas pengacara Andrew,aku tidak suka dengan orang pengkhianat dan melanggar aturan. Terutama kamu Jordi Alba,kau di pecat secara tidak hormat dan jabatan sebagai wakil direktur mu di cabut". Tegas Camelia,tak main-main.


"Camelia,kau benar-benar kejam terhadap kelurga sendiri. Apa kamu lupa,ha? Aku adalah kakak kandungnya Sandra, yaitu nenekmu. Kami termasuk keluarga Allen dan Malik,berhak atas perusahaan itu. Kau jangan semena-mena terhadap kami,ingat itu!". Bentak Maryam,ingin sekali menghajarnya.


"Kita lihat saja,jika nenek Sandra sudah tiada. Otomatis kalian bukan keluarga Malik dan Allen lagi,jangan terlalu bangga cuman terkait secuil semata". Camelia, mengibas-ngibas tangannya dan meremehkan kakak neneknya ini.


 "Aku berjasa dalam perusahaan Allen,ketika Jhonny menghilang beberapa waktu. Kau tak pantas mencabut jabatan ku dan memecat ku seenak jidat mu saja". Teriak Jordi, dadanya naik turun mengontrol dirinya.


"Ck,berjasa dalam perusahaan Allen? Nyatanya kamu benalu dalam waktu singkat,aku sudah menyelidiki laporan kinerja mu yang tak becus. Ini adalah surat pemecatan mu,tanpa pesangon. Beruntung sekali,aku tidak melaporkan kasus ini kepada pihak berwajib. Asalkan nyonya Maryam tau,anak mu ini bakalan masuk kedalam penjara jika dia benar-benar menantang". Camelia, tersenyum smrik dan menatap ke arah Jordi sudah pucat pias.


Pengacara Andrew, langsung di tangkap oleh anak buahnya JJ Abrams. Bukan masuk kedalam penjara, melainkan habis di tangan sang kekasih Camelia.


 "Hehehe.... Lumayanlah buat makanan hewan peliharaan ku". Kekehnya JJ Abrams, mendengar kabar dari sang kekasihnya. Tidak memperdulikan bagaimana, dengan pengacara Andrew sang pengkhianat.


Pengacara Andrew, berkali-kali memohon ampunan kepada Camelia. Sudah pasti Camelia, tidak memperdulikannya acuh saja.


Anak buahnya JJ Abrams,kesal mendengar teriakkan pengacara Andrew dan langsung memukul tak sadarkan diri.


Plak!


Plak!

__ADS_1


Maryam, menampar wajah anaknya semata wayang tak bisa di manfaatkan. Sekarang mereka tidak bisa berbuat apa-apa, mendapatkan apa yang di inginkan sudah terlambat.


**************


Camelia, kembali ke perusahaan yang tengah mengadakan acara. Dimana Camelia,akan di nobatkan sebagai ahli waris Malik dan Allen. Sekaligus pemimpin kedua perusahaan terbesar tersebut,tepat usianya yang muda. Dia berpidato panjang lebar, terlihat para karyawan kantorannya senang dan bertepuk tangan.


Bukan hanya sekedar di nobatkan sebagai pemimpin perusahaan, Camelia juga berkenalan dengan rekan kerjasamanya. Tidak memperdulikan tatapan mereka, mungkin ada meremehkan keahliannya dalam berbisnis.


Karyawan kantorannya pasti ragu dengan pemimpin barunya,yang terbilang masih muda dan baru terjun di dunia bisnis.


Jangan salah sangka tubuhnya memang Camelia, tetapi jiwanya katrina dalam berbisnis mudah baginya.


Hari ini, Camelia dan JJ Abrams mengunjungi apartemen yang baru dibangun. Dulunya di sini adalah perusahaan Sean,yang di robohkan oleh Camelia.


"Kenapa di bangun apartemen?". Tanya JJ Abrams, mereka memandang apartemen menjulang tinggi yang baru selesai dan siap di buka.


"Karena di sini banyak karyawan kantoran, lumayanlah kalau mereka kredit apartemen daripada nyewa rumah atau kost". Jawab Camelia, tersenyum karena suka desain apartemennya sesuai keinginan.


"Hmmmmm... Sayang sekali, ketika apartemen ini di jual habis dan kamu mendapatkan komisinya terlalu murah. Asa usul untuk mu sayang, ubah saja menjadi hotel bintang lima. Aku akan membangun sebuah casino,di atas dan di bawa hotel. Sangat cocok untuk di bangun hotel, di tengah-tengah kota sayang". Usul JJ Abrams, tersenyum manis ke arah sang kekasihnya.


"Casino? Tapi, melanggar hukum JJ Abrams.ketika casino di bangun di atas hotel,aku yakin sekali polisi akan menutup hotel ku". Camelia, menggeleng pelan.


"Kau lupa siapa aku sayang,aku bisa berbisik di telinga para polisi dan pejabat tinggi mana pun. Sekali jentik saja, mereka akan tunduk kepada ku. Apa lagi, aku membangun casino di sini dan mereka bungkam langsung". Kedip mata JJ Abrams, tersenyum.


"Ketika casino di bangun,kita bisa bekerjasama nona Camelia". Sahut Ardan, sejak kapan kah dia sudah di belakang mereka.


"Astaga! Kau jangan mau bekerjasama dengan benda haramnya,sayang". Bisik JJ Abrams, menatap tajam ke arah Ardan.

__ADS_1


Camelia, mengerutkan keningnya mendengar ucapan Ardan. Maksudnya apa, bekerjasama dengannya?.


__ADS_2