
Beberapa hari di rumah sakit, Camelia sangat di manja oleh sang suaminya. Tak membiarkan sang istri kelelahan mengurus sang buah hati, tidak rewel dan pintar sepanjang hari dan malam.
"Anak-anak kita sangat tampan, persis sama ayahnya". Ucap Camelia, tersenyum manis dan menoleh ke arah suaminya.
JJ,tengah memberikan susu formula kepada sang anak satunya. ASI Camelia,seret tak banyak yang keluar."Iya,dong. Siapa dulu yang memberikan kecebong ke dalam rahimmu". Kekehnya JJ Abrams.
"Hmmm... Maafkanku sayang, tidak bisa memenuhi kebutuhan ASI untuk anak-anak kita". Camelia, mengelus lembut pipi gembul anaknya.
"Tidak apa sayang,aku akan memberikan susu formula yang terbaik untuk anak-anak kita. Aku sudah mencari baby sitter juga,biar kamu tidak lelah mengurus buah hati kita. Kamu juga bisa mengurus perusahaan mu,jangan lupa tanggung jawab mu banyak". JJ Abrams, mencium kening istrinya.
"Terimakasih sayang,kamu memang perhatian sama aku. Aku sayang kamu, suamiku". Kekehnya Camelia, wajahnya memerah seperti kepiting rebus.
Ceklekk....
"Adik madu!". Pekik istri-istrinya Ardan,baru boleh menjenguk keadaan Camelia dan buah hatinya.
JJ Abrams, tidak memberikan siapapun yang menemui istrinya baru melahirkan itu.
"Hussssttttt....!". JJ Abrams, memberikan isyarat agar diam karena anak-anaknya terlelap tidur. Mendengar suara istri-istrinya Ardan,sang buah menggeliat di pangkuannya.
"Maaf, Tuan JJ Abrams. Kami lupa karena senang sekali,kalau di perbolehkan menjenguk adik madu dan anak-anak kami". Ucap Wina, cengengesan.
"Biar kami yang menggendong bayinya". Anggun dan Selfi, langsung mengambil ahli bayi di tangan JJ Abrams dan Camelia.
"Ohh... Tampan sekali,coba saja perempuan kita bisa besanan loh". Kata Ling, tersenyum sumringah ke arah Camelia.
JJ Abrams dan Ardan, saling melirik mendengar kata besanan. "Iihh...". Ardan, bergidik ngeri bagaimana Camelia menjadi besannya. Bisa mampus anaknya nanti,cuman bergelar menantu.
"Aku salut dengan mu adik madu, melahirkan secara normal dan kembar lagi". Kata Selfi, menyentuh punggung Camelia.
__ADS_1
"Iya, bagaimana keadaan mu baik-baik saja?". Tanya Wina,jujur saja ketika mendengar Camelia melahirkan hatinya tersentuh dan mengkhawatirkan keadaannya.
"Tidak apa,aku baik-baik saja kok. Bahkan bisa berjalan,mandi, sarapan sendiri,ganti pakaian dan bisa beraktivitas seperti biasanya. Tapi, kalian tau sendiri bagaimana suamiku?". Kekehnya Camelia,sang suami tercinta tak mau dirinya turun dari ranjang pasien kecuali ke kamar mandi. Itupun JJ Abrams, menggendong tubuh istrinya bolak-balik.
"Hai...Hai...Kami datang juga, ingin menjenguk keadaan bayi-bayi mungil. Tuan JJ Abrams,kami ada hak dengan anakmu karena kami banyak berjasa". Ucap Markus,bersama Morgan baru datang.
"Hmmmm...Tuan JJ Abrams,jangan lupa dengan kamu yah. Mentang-mentang punya anak dua, seenaknya membuang kami". Sambung Morgan,membawa parcel buah-buahan.
JJ Abrams, memijit pelipisnya melihat kedatangan Markus dan Morgan.
"Aku tidak mengajak mereka". Bisik Ardan,kepada JJ Abrams yang menatapnya tajam.
"Hai,nona-nona cantik alias istri-istrinya Ardan. Kalau kalian lelah menggendong bayi-bayi mungil itu, serahkan kepada kami karena kami ada hak juga". Kata Markus, memainkan kedua alisnya.
"Hmmm... Markus dan Morgan, lebih baik kalian menikah dan punya anak perempuan. Siapa tahu,kalian jadi besanan. Sebelum kami hamil juga,dan merebut anak-anak nona Camelia dan Tuan JJ Abrams menjadi besan kami". Ucap Anggun, mengajak ajang lomba menjadikan menantu dari anak Camelia dan JJ Abrams
"No! Kalau anak-anaknya bersifat tegas seperti Tuan JJ Abrams,aku mau lah. Tapi, masalahnya dengan ibunya sih". Kata Morgan, memegang dagunya.
"Huuu... Menyebalkan kalian". Sahut Camelia, melempar satu bantal ke arah mereka berdua.
"Eee.. Nona Camelia,yang kalem dong. Kan baru melahirkan dua bayi,bawa istrirahat jangan kelelahan". Morgan, menangkap bantal yang di lempar Camelia.
Istri-istrinya Ardan,sibuk bergantian menggendong bayi-bayi mungil. Enggan meletakkan di tempat tidurnya, meskipun sang bayi-bayi sudah terlelap sedari tadi.
Bahkan istri-istrinya Ardan, mengupas buah-buahan untuk Camelia dan memberikan susu juga. Camelia, benar-benar di manja oleh orang-orang yang sayang di dekatnya. Sungguh Camelia,terharu dengan momen ini. Memiliki suami yang mencintainya, perhatian,sigap melayani dan selalu ada untuknya. Air bening menetes di pipinya, tak sadar air matanya luruh begitu saja. Ini adalah tangis bahagia, sudah menjadi seorang ibu.
Terimakasih, atas semuanya Tuhan. Engkau memberikan kesempatan untuk hidup lagi, mendapatkan kebahagiaan luar biasa yang belum pernah aku dapatkan.Batin Camelia, menyambut satu potong buah apel yang di berikan oleh Wina.
"Astaga! Markus,kau salah menggendong bayinya. Jangan terlalu kaku loh, belajar sana sama Ardan". Omelnya Selfi, Markus salah menggendong bayi mungil itu.
__ADS_1
"Jangan sembarangan menggendong anakku, Markus. Tulangnya sangat lemah loh,takut kenapa-kenapa tau". Ucap JJ Abrams, dengan tatapan tajamnya.
"Santai
lah aku berusaha belajar ini, suatu hari nanti tidak repot lagi. Lagipula anakmu pasti aman-aman saja,orang ibunya seperti apa?". Markus, tersentuh dengan bayi di tangannya itu.
"Gemes banget anakku,sini sama papah sayang". Kata Morgan, menggendong salah satu anaknya Camelia dan JJ Abrams.
"Enak saja, manggil papah-papah. Aku tidak setuju,dia anakku Morgan. Aku dady nya yang mencetak dengan kecebong loh". Bantah JJ Abrams,masih mengawasi dua sejoli ini menggendong anak-anaknya.
"Iya,dady yang posesif terhadap anak-anaknya". Sungutnya Morgan, melirik ke arah JJ Abrams
Camelia dan istri-istrinya Ardan cekikikan mendengar pembicaraan mereka itu.
"Sini, giliran aku yang menggendong bayinya. Masa aku gak bagian, padahal aku sering kali membuat salad buah ketika ngidam mereka berdua". Ardan, langsung mengambil alih bayi di pangkuan Markus.
"Ee... Ardan, pelan-pelan dong. Mentang-mentang sudah berpengalaman gendong bayi,sok seenaknya merebut di gendongan ku". Terpaksa Markus, menyerahkan bayi di tangannya.
"Makanya nikah sana,umur sudah tua bangka. Biar tiap hari gendong bayi, rasakan kenikmatan ketika anakmu tengah aktif-aktifnya nanti". Ardan, menyunggingkan senyumnya sudah berpengalaman mengurus sang buah hati.
"Kepo nih,siapa nama anak-anak kalian?". Tanya Wina, memandang ke arah Camelia.
Camelia,beralih memandang wajah suaminya itu. Dia yakin sekali,sang suami sudah menyiapkan nama anak-anak mereka berdua.
JJ Abrams, mengangguk dan tersenyum ke arah istrinya. "Aku memberikan nama Artyn Abrams Malik dan Artynon Abrams Malik".
Camelia, tersenyum sumringah mendengar nama buah hatinya. Nama yang bagus yang diberikan oleh sang suami,ayah kandung anak-anaknya.
Semua orang yang mendengar di sana, merasa senang sekali.
__ADS_1
**************Season Dua*******************