SIAPA KAMU

SIAPA KAMU
Rahasia


__ADS_3

Camelia, menemukan kunci di bawah bantal. "Kunci dimana ini? Pasti ada sesuatu yang di sembunyikan, Jhonny". Gumamnya,namun semua lemari dan laci-laci sudah di bukanya.


Bergegas menuju kamar mandi, berharap menemukan sesuatu di sana. Lagi-lagi nihil, tidak ada sesuatu yang aneh.


Camelia, mengusap wajahnya dengan kasar. Duduk di lantai, bersandar pada ranjang. "Pasti ada ruangan tersembunyi,aku yakin sekali". Gumamnya,tak mau putus asa. Meraba-raba di setiap dinding, buku-buku di lemari. Bahkan lemari berusaha di geser-geser, biasanya ada pintu tersembunyi.


"Kunci apa ini? Dimana lagi, tempat rahasia Jhonny. Astaga!". Gerutu Camelia, bersandar pada sofa. Dia sudah merasa lelah, mencari sesuatu di kamar Jhonny.


Mondar-mandir di kamar Jhonny, matanya menelusuri setiap sudut-sudut ruangan.


Mendekati tepi ranjang,menarik sprei dan meraba-raba bantal guling.


"Apa ini, sebuah buku kecil?" Gumam Camelia, mengeluarkan sesuatu dari sarung bantal.


Buku berukuran kecil, lumayan tebal juga. Camelia,membuka buku ada tulisan sangat rapi.


"Buku harian, Jhonny". Kata Camelia,satu lembar kertas bertulisan tentang sesuatu. Menyelipkan selembar foto kecil, seorang wanita cantik.


Degggg...


Camelia, terkejut melihat foto itu. Seorang wanita yang di kenalnya,satu persatu buku harian Jhonny di bacanya.


"Jadi,dia adalah Jhonny. Bukan Rendy, aku sudah di bohongi paman dan bibi. Seharusnya,aku tidak percaya dengan ucapan mereka". Kata Camelia, menangis kesegukan dan memeluk buku harian Jhonny.


Flashback.


Dimana Doni dan Linda, membawa Rendy pertama kali ke hadapan Katrina.


"Paman,siapa dia?". Tanya Katrina, matanya memandang ke arah Rendy berpenampilan cukup menarik.


"Dia adalah pria yang menyelamatkan nyawa mu, tenggelam di pantai ketika kamu berumur 8 tahun. Apa kamu ingat, Katrina?". Tanya Linda, mengelabui keponakannya.

__ADS_1


Beberapa waktu yang lalu, Katrina pernah bercerita tentang seorang pria yang menyelamatkan nyawanya. Berusia 8 tahun, mengikuti piknik ke pantai bersama guru dan murid-murid lainnya.


Ombak yang menerjang Katrina, menyeret ke tengah laut. Tiba-tiba orang lain panik,ada seorang anak laki-laki berani berenang dan menyelamatkan Katrina.


Karena masih kecil, mengalami kecelakaan bersama orangtuanya. Dia lupa dengan wajah anak laki-laki itu, tetapi Rendy mengarang ceritanya.


Katrina,merasa senang menemukan pria yang di carinya selama ini. Semua itu, rekayasa paman dan bibinya untuk melancarkan aksi mereka.


Sampai pada akhirnya, mereka berdua menjalani rumah tangga, penuh dengan kebahagiaan.Rendy, memboyong keluarganya kediaman Sean.


Katrina,yang sangat mencintai suaminya itu. Menutup pintu hatinya, selalu mempercayai ucapan sang suami dan menuruti saja.


Tiba waktunya, Katrina mengetahui segalanya dan membongkar rahasia terbesar mereka. Sayang sekali, mereka malah menghabisi nyawanya yang tengah hamil.


Flashback off.


Sekarang Katrina, mengetahui siapa anak laki-laki tersebut. Ternyata Jhonny, diam-diam mengabadikan foto Katrina.


Rupanya Jhonny,tau siapa anak perempuan yang di tolongnya di pantai waktu itu. Akan tetapi,dia terlambat sudah karena Katrina menikah dengan Rendy. Tidak hanya itu, Jhonny masih diam-diam memperhatikan Katrina.


"Aku bertemu dengannya, meskipun menjalin kerjasama. Tetapi,bisa mengobati rasa rinduku. Di sangat manis,cantik, ingin memeluknya. Aku sadar diri,dia istri orang lain".


"Dia adalah anak perempuan itu,yang aku tolong. Cinta pertamaku, tetapi dia bukan milikku".


Kata Jhonny,menulis di buku hariannya. Sebuah foto Katrina,tengah tersenyum menghadiri pesta.


Katrina, mengembalikan buku harian Jhonny kembali di tempat semula. Menyesal itulah yang di pikiran Katrina, seandainya waktu terulang lagi.


Tak akan pernah menikah dengan Rendy, bodohnya dulu. Dia tidak mencari tau sendiri asal usul, Rendy. Patuh kepada paman dan bibinya, percaya dengan penilaian mereka.


Katrina, mengepalkan kedua tangannya. Menggeretakkan giginya dengan keras, amarahnya memuncak. Dia benar-benar ingin menghabisi nyawa Doni, Rendy dan keluarganya. Gara-gara mereka serakah, memisahkan cintanya selama ini.

__ADS_1


[Aku mencintaimu Jhonny,aku membaca semua buku harian mu. Sekarang aku tau, kaulah anak laki-laki itu. Yang sudah menolongku di pantai, tetapi paman dan bibi ku yang licik. Membuat skenario licik, mengatakan Rendy anak laki-laki itu. Lalu,kami menikah tanpa mencurigai sedikitpun. Aku memang bodoh, terlalu percaya dengan ucapan mereka. Hingga akhirnya, aku di habisi mereka. Aku berjanji Jhonny, tidak akan membiarkan mereka hidup]


[Kau juga berbohong kepadaku, Jhonny! Kau pengecut dengan perasaan mu, tidak pernah memberitahu yang sebenarnya. Jika kamu benar-benar mencintai ku, kenapa diam saja? Jika kamu mengatakan semuanya,aku masih hidup dan keponakan mu masih hidup. Kamu jahat Jhonny! Kamu jahat!]


Camelia, mengirim pesan kepada Jhonny. Berharap Jhonny,membuka blokir nomornya dan membaca pesan tersebut.


******************


Camelia, turun dari mobil dan menyamar sebagai wanita dewasa. Dia sangat ahli make up, mengubah wajahnya. Masuk kedalam bangunan sangat ramai dikunjungi oleh orang-orang,di dalam tempat perjudian.


Dia merasa gugup dan ketakutan, bagaimana bisa masuk ke dalam sini. setiap mata menuju kepadanya, sesekali mencolek menggoda Camelia. Berusaha keras menepis tangan pria,yang menyentuh tangannya.


Matanya tertuju pada seorang pria, yang dikenalnya. "Hai..!". Camelia, menepuk pundak Rendy yang setengah mabuk. Senyuman manisnya, bagaikan menghipnotis para kaum pria.


Rendy,mengusap wajahnya karena gugup melihat wanita muda di hadapannya itu. "Ha...Ha..Hai..!". Tangan Rendy,mulai melingkar di pinggang Camelia. "Siapa namamu? Sangat cantik sekali". kata Rendy, menggigit bibir bawahnya. tercium aroma wangi,di tubuhnya Camelia semakin tak sabar ingin menyentuh lebih.


"Namaku Katrina". Jawab Camelia, setengah berbisik dan mengedipkan matanya."Aaakkkhh....!". Pekik Camelia, seseorang menarik lengannya. Tubuhnya oleng,lalu jatuh ke dalam pelukan pria yang menariknya tadi.


Degggg....


Camelia,syok berat memandang siapa pria tersebut. "Jhonny". Lirihnya pelan, semua orang mengundurkan langkah masing-masing. Sudah pasti ketakutan, bisa-bisanya Jhonny masuk ke sini.


"Berani sekali kamu, menyentuh wanitaku!". Ucap Jhonny, dengan tatapan tajam.


Rendy, langsung berlutut dihadapannya. "Tuan Jhonny, maafkan aku. Aku tidak menyentuh wanita anda,tolong maafkan aku. Aku tidak tau apapun, tidak berani menyentuhnya".


"Kau kira aku percaya,ha! Bawa dia ke markas,cepat! Katrina, sudah berani melewati batas mu". Jhonny, semakin kuat mencekram pinggang rampingnya Camelia.


"Tidak! Ampuni aku,Tuan. Aku tidak bersalah apapun,dia sudah menggodaku. Aku tidak tau apa-apa,dia yang duluan datang". Rendy, memohon dan tangannya sudah di tahan oleh anak buah Jhonny.


Rendy,yang berteriak-teriak meminta ampun. Tidak di hiraukan oleh Jhonny, tubuhnya di seret paksa keluar.

__ADS_1


Begitu juga Camelia, tangannya di tarik Jhonny keluar dari tempat itu. Sorotan matanya memerah manahan amarahnya,dia sangat ketakutan saat ini.


Apa yang aku lakukan sekarang, Jhonny benar-benar marah kepadaku. Dia mengikuti ke sini,aku kecolongan aksiku ini.Batin Katrina, tangannya sudah panas dingin. Tak berani menatap wajah Jhonny,bisa jadi nyawanya di ujung tanduk.


__ADS_2