SIAPA KAMU

SIAPA KAMU
Berbohong


__ADS_3

"Nona Camelia, selamat datang kembali. Bagaimana dengan liburannya, pasti menyenangkan sekali kan?". Tanya Bunga, menjemput Camelia di bandara.


"Tidak juga,tapi cukup menenangkan pikiran ku di sana. Sekarang aku jauh lebih baik,ayo kita pulang". Kekehnya Camelia, tersenyum manis. Benar sekali,tiap hari wajah Markisa yang aku dilihat dimana-mana. Bahkan ikut masuk ke dalam salon wanita,babak belur dipukuli oleh para wanita di sana.


"Baguslah,kalau suasana hati nona jauh lebih baik sekarang. Tumben sekali yah,nona banyak berbelanja dan penampilan juga ada perubahan". Bunga, menatap lekat ke arah Camelia dan menyeret koper besar.


"Mumpung diluar negeri, kesempatan untuk perawatan kecantikan. Harus berubah sedikit dong,biar tambah wew...". Kekehnya Camelia, melepaskan kacamata hitam setelah masuk kedalam mobil. Dalam beberapa hari di luar negeri,dia menghabiskan waktu untuk perawatan dan dan menghambur-hamburkan uang untuk belanja apapun yang disukainya


"Tentu nona, biar Tuan JJ Abrams semakin lengket dan tambah cinta. Tapi,kemana Tuan JJ Abrams? Apa Tuan,tau nona pulang sekarang". Bunga, cengengesan jadinya takut salah berbicara.


"Hmmm... Katanya tidak bisa kemana-mana, entahlah kenapa? Mungkin sibuk dengan pekerjaannya,yang tak kunjung selesai-selesai". Jawab Camelia,malam tadi mendapatkan pesan dari sang kekasih tak bisa menjemputnya di bandara. Terlihat jelas,di belakang ada beberapa mobil hitam mengikutinya pasti anak buah JJ Abrams.


Sesampai di mansion,salah satu anak buahnya JJ Abrams keluar dari mobil dan membawa sebuket bunga mawar merah.


"Nona Camelia,ini adalah buket bunga untuk anda dari Tuan".


Camelia, mengangguk pelan dan mengambil buket di tangan anak buah JJ Abrams. "Lalu,kemana bos kalian itu?" Tanyanya sangat penasaran,ada rasa kecewa karena JJ Abrams tak bisa menjemputnya di bandara.


"Anu....Hmmm... Itu,non". Pria itu, menggaruk-garuk pelipisnya karena bingung atau ketakutan.


Camelia, menaruh rasa curiga kepadanya sudah pasti ada sesuatu yang tidak beres. "Katakan sejujurnya kepadaku,kemana bos kalian?". Sedikit meninggikan suaranya,agar mengaku yang sebenarnya.


"Bos lagi kesakitan nona,itu sakit". Jawabnya, membuat Camelia kebingungan.


"Sakit? Gak enak badan kah,atau sakit apa sih?". Camelia, menatap tajam ke arahnya pasti ada yang di sembunyikan.


"Kami takut non, memberitahu yang sebenarnya. Tau sendirilah kalau bos,marah besar kepada kami".


Camelia, memejamkan bola matanya dan langsung masuk kedalam mobil pasti JJ Abrams di kediamannya.


"Kebiasaan deh, selalu menyembunyikan sesuatu dari ku". Gerutunya langsung menancapkan gas mobilnya dengan kecepatan sedang,anak buahnya JJ Abrams mengikuti dari belakang.

__ADS_1


 **********


Bruaakkkkkkk...


Camelia, langsung mendorong pintu kamar JJ Abrams cukup keras. Dia panik mendengar kondisi sang kekasih,yang lemah tak berdaya.


Matanya melotot sempurna melihat JJ Abrams,tiarap di atas ranjang memperlihatkan luka memar di punggung belakangnya.


"Astaga! Kenapa bisa seperti ini?". Camelia,syok melihat kedatangan sang kekasih. Menutup mulutnya dengan tangan, berlahan mendekati sang kekasih.


"Aaaarrgghh...Sayang,kamu datang ke sini. Maafkan aku, tidak bisa menjemput di bandara. Ssshhhhttt...!". JJ Abrams, terlihat meringis kesakitan.


"JJ,kau jangan terlalu banyak bergerak. Astaga! Di belakang punggung mu terluka parah, seperti terkena cambukan. Sudut bibir juga lembam kebiruan,kau berkelahi dengan siapa?". Camelia,panik melihat kondisi JJ Abrams separah ini baku hantam dengan musuhnya.


"Sebentar,aku akan menghubungi seseorang untuk membuatkan obat herbal menutupi luka mu ini. Pasti sangat perih sekali yah,luka di belakang mu ini?". Camelia, bergidik ngeri beberapa bekas cambukan di punggung belakang sang kekasih.


 "Tidak apa sayang, cuman beberapa akan sembuh". Kata JJ Abrams, menggenggam jemari tangan Camelia. Maafkan aku sayang,aku berbohong kepada mu agar mendapatkan perhatian khusus darimu.


"Lalu, kenapa kamu tidak bilang dari awal jika keadaan seperti ini?". Camelia,merasa iba pasti sangat sakit menahan luka di bagian belakang.


"Aku akan pulang lebih awal,jika mengetahui kondisi mu seperti ini. Selalu menutupi rahasia dariku, menyebalkan sekali". Gerutu Camelia, memasang wajah cemberutnya.


"Ayolah,jangan seperti itu bibirmu. Mentang-mentang keadaan ku tak stabil,kau mencoba menggodaku hmmm...Aku sangat merindukanmu sayang, ingin sekali menghabiskan waktu bersama. Katrina,ayo kita menikah". Lagi-lagi JJ Abrams,mengajaknya membina rumah tangga.


Deg!


Jantung Camelia berdegup kencang, ketika menyebut nama katrina dan mengajaknya menikah. Tubuhnya menegang seketika, sedikit demi sedikit JJ Abrams mendekap erat tubuhnya itu.


Membungkam mulut Camelia, sebelum menjawab pertanyaannya. Setiap kecupan sangat lembut, menumpahkan rasa rindu yang di pendam selama beberapa hari ini.


 JJ Abrams, menghentikan ciumannya dan menghapus bibir Camelia. "Aku tau,apa jawaban yang ingin kamu katakan. Lupakanlah,jangan terlalu kau pikirkan soal itu. Aku akan menunggumu sampai siap, kapan mau menikah dengan ku". Mengubah posisinya kembali seperti semula,dimana dirinya tiarap di atas ranjang. Tak bisa telentang dengan benar,karena punggungnya masih terluka dan sakit.

__ADS_1


"Hari ini,kamu sangat cantik sekali dan berbeda dari yang kemarin-kemarin. Semakin takut kehilanganmu sayang, takut ada seseorang yang menculik mu dariku". Kekehnya JJ Abrams, mencairkan suasana tegang.


Camelia, mengulum senyumnya masih menatap ke arah lain. Sudah beberapa kali, JJ Abrams mengajak menikah. Tetapi,aku menjawabnya belum siap dan sekarang apa jawaban ku? Batinnya kebingungan,mau menjawab apa.


"Kenapa diam sayang, masih kepikiran apa jawaban tadi?Maaf,aku kecoplosan berkata seperti itu. Maklum sudah kebelet pengen kawin, hehehehe...!". JJ Abrams,menarik hidung mancung kekasihnya.


"JJ,ayo kita menikah". Entah kenapa, tiba-tiba Camelia berkata seperti itu.


JJ Abrams,terdiam membisu mendengar perkataan Camelia dan masih tak percaya sepenuhnya.


 Deg!


Astaga! Apa yang barusan aku katakan, benarkah aku menyetujui JJ Abrams mengajakku menikah.Batin Camelia,meremas ujung bajunya.


"Katakan sekali lagi,aku tidak salah mendengarkan?". Pinta JJ Abrams, hatinya tengah bersorak-sorai gembira karena Camelia menyetujui ajakannya itu.


Beberapa kali, Camelia mengerjapkan bola matanya dan mengangguk pelan."Iya,aku mau menikah dengan mu". Jawabnya gugup sekali, jantungnya semakin berdegup kencang.


"Yes! Terimakasih, sudah mau menikah dengan ku. Uuummahh.... Aku sangat mencintai mu sayang,aku akan memberitahu yang lain". JJ Abrams, langsung bangkit dari ranjang dan menuju keluar kamar.


Camelia, terperangah melihat sikap JJ Abrams bukannya tadi menahan rasa sakit lukanya. "Ha...Dia tidak kesakitan sedikitpun, padahal meloncat dari ranjang. Astaga! Aku di bohonginya, benar-benar yah". Geramnya, menyipitkan bola dan menyusul sang kekasih ke keluar.


"Kalian dengar semuanya,ada berita gembira yang harus aku sampaikan". Ucap JJ Abrams,membuat yang lainya terdiam dan mendengarkan baik-baik. "Nona Camelia,mau menikah dengan ku besok. Kalian harus menyiapkan segalanya, terutama penghulu. Kalau penghulu tidak mau ke sini,culik saja".


Kriiik...


Kriiik...


Kriiik...


JJ Abrams, mengerutkan keningnya karena anak buahnya tidak ada reaksi apapun. Ada rasa kesal melihat anak buahnya nampak biasa, seharusnya heboh.

__ADS_1


"Oh... Menikah". Kata Jecky, manggut-manggut.


"Apa,menikah!". Pekik mereka secara bersamaan langsung syok, setelah mencerna perkataan sang bos besar.


__ADS_2