SIAPA KAMU

SIAPA KAMU
Sah


__ADS_3

"Bos, aku sudah mendapatkan penghulunya". Ucap anak buahnya JJ Abrams, sontak membuat Camelia menganga lebar.


"JJ, maksudnya apa ini?". Tanya Camelia, begitu cepat kah menikah dengannya.


"Kami sudah mau menikah dengan ku, menunggu apa lagi sayang. Kita tinggal ijab kabul sebentar,resmi menjadi suami-istri secara sah. Aku juga sudah mendaftarkan pernikahan kita di KUA,buku nikahnya sudah jadi". Kata JJ Abrams, begitu santainya.


"Apa! Kenapa kamu tidak bilang-bilang sama aku? Ini lagi, kenapa mendadak JJ? Masa iya,kita akad nikah seperti ini". Camelia, memijit kepalanya yang nyut-nyutan memikirkan sikap JJ Abrams.


"Nona, untuk apa menyiapkan segalanya. Akad nikah lah yang lebih penting,Tuan pakailah peci ini dan ayo kita mulai". Ucap penghulu itu, tersenyum sumringah karena mendapatkan bayaran mahal juga.


 "Terimakasih,pak penghulu sudah menyiapkan segalanya. Sayang,ayo kita mulai". JJ Abrams,menarik tangan Camelia agar duduk di sampingnya.


Camelia,masih tidak percaya apa yang terjadi. Baru saja menerima ajakan JJ Abrams, untuk menikah dengannya. Tiba-tiba penghulu sudah siap melaksanakan ijab kabul,tanpa ba-bi-bu lagi.


"Silahkan kalian tandatangani surat ini". Pak penghulu, langsung memberikan beberapa lembar berkas-berkas untuk di tandatangani Camelia dan JJ Abrams.


"JJ, kau yakin sekarang melaksanakan ijab kabul nya? Lalu,apa kata orang-orang lain menilai kita tiba-tiba sudah menikah? Aku yakin sekali, mereka menuduhku sudah hamil duluan". Bisik Camelia, melotot kan bola matanya.


"Sayang, biar aku membungkam mulut ember mereka. Kau turuti perkataan ku sekarang,kita akan menikah detik ini juga. Lalu,kita pergi honeymoon ke pulau yang indah. Aku tidak sabar untuk memanjakan dirimu,cuman ada aku dan kamu saja". Bisik JJ Abrams, namun terdengar mengerikan sekali.


"Ta-tapi....".


"Nona Camelia, tidak ada tapi-tapian laksanakan apa yang terjadi saat ini. Lihatlah, banyak orang lain yang menyaksikan ijab kabul ini. Nona, tidak perokok khawatir dengan itu". Bu Minah, tersenyum manis ke arah Camelia.


Vika, mengedipkan bola matanya dan mengacungkan jari jempolnya.


"JJ,aku ingin akad nikah kita berkesan mewah sedikit saja. Wajahku pasti jelek tanpa riasan make up,bajuku masa yang ini? Lihatlah bagaimana penampilan mu, tidak menarik sekali. Ini adalah momen satu kali dalam seumur hidup,aku mohon jangan sekarang". Camelia, memohon agar ditunda beberapa jam tidak masalah.


JJ Abrams, menggaruk-garuk pelipisnya bingung harus bagaimana. "Baiklah, tapi setelah selesai kita akan melaksanakan ijab kabul dan jangan pernah berpikiran untuk menggagalkan semuanya".

__ADS_1


"Tidak. Aku tidak akan menggagalkan semuanya,aku jani sayang. Kita akan melakukan foto bersama,ini adalah momen kenangan kita nanti". Camelia, berusaha membujuk calon suaminya itu.


 Dalam beberapa menit, Camelia sudah di kurung di dalam kamar.


JJ Abrams, mondar-mandir mengatur segalanya harus siap dalam beberapa jam saja. Mengundang beberapa orang penting,tidak tertinggal 3 serangkai akan hadir juga.


Camelia, mondar-mandir di dalam kamar tak bisa kemana-mana. "Astaga! Aku kira menerima ajakan JJ Abrams untuk menikah. Bukan berarti detik itu juga,kami melaksanakan akad nikah. Aduh... Susah yah, menikah dengan seseorang yang seperti ini. Sar ser langsung sekarang,tanpa menunggu beberapa hari. Masa iya, penampilan acak-acakan langsung akad nikah? Astaga,mana penghulunya semangat sekali". Menepuk-nepuk keningnya beberapa kali, sudah memilih jawaban yang tidak tepat.


"Tunggu dulu, begitu nekadnya ingin menikah dengan ku. JJ Abrams, sudah mendaftarkan pernikahan kami dan buku nikah sudah keluar? Oh....Sulit di percaya jalan pikiran JJ Abrams, kepalaku pusing memikirkan masalah ini". Camelia, merebahkan tubuhnya di atas ranjang.


Ceklekk...


Camelia, bangkit dari ranjang dan melihat beberapa wanita tersenyum kepadanya.


"Nona,jangan tidur sekarang karena kami akan merias wajah mu. Lihatlah,gaun pengantinnya sangat indah dan pas di tubuhmu yang ramping ini". Wanita itu,membawa Camelia duduk di kursi dan siap untuk melakukan tugasnya.


Camelia,terdiam apa yang di lakukan wanita-wanita yang tengah merias wajah, mengenakan pakaiannya dan rambutnya itu.


"Sahhhhh....!".


"Iya, sudah sahhh...!".


"Kalian dengarkan,Tuan JJ Abrams sudah sah menikah dengan nona Camelia!"Sudah sah, menjadi suami-istri!".


Terdengar suara orang yang berteriak dengan kata sah. Diluar sana semakin heboh, bersorak-sorai gembira.


"Apa! Sudah sah!". Pekik Camelia, beranjak berdiri tempat duduknya.


"Nona,jangan bergerak sedikitpun tidak baik nanti. Diam lah nona, sebentar lagi akan selesai. Baguslah,kalau sudah sah menjadi suami-istri". Ucap perias itu, tidak perduli dengan Camelia syok berat mendengar kata sah.

__ADS_1


"Tapi,aku belum siap apa-apa? Kenapa bisa, JJ Abrams sudah melaksanakan ijab kabulnya tanpa aku di sampingnya. Menyebalkan sekali,ini namanya curang". Gerutu Camelia,penuh dengan kesabaran menyelesaikan make up di wajahnya. Tak lupa mengenakan perhiasan,yang di berikan oleh JJ Abrams.


 "Aaaaa... Adik madu kami!". Istri-istri Ardan, langsung menghampiri Camelia dan memeluknya erat.


"Akhirnya kalian sudah sah menjadi suami-istri,kamu tidak percaya jika Tuan JJ Abrams meminta datang sekarang juga. Apa lagi, mengetahui jika kamu menikah dengannya". Wina, tersenyum manis dan mencolek dagu Camelia.


"Ya ampun,adik madu kita sangat cantik menjadi seorang pengantin hari ini". Kata Anggun, tersenyum manis.


"Benar sekali,kami menanti momen saat ini. Akhirnya terwujud sudah,hmmm...Cantik sekali". Selfi dan Ning,memuji kecantikan Camelia.


"Terimakasih,kalian menyempatkan diri untuk datang. Aku senang sekali,cuman kalian teman wanita ku". Ucap Camelia, membuat mereka semakin terharu dan menghapus air mata masing-masing.


"E'ehmmm...Mau sampai kapan kalian di dalam kamar,terus peluk-pelukan seperti itu". Ardan, sudah berkacak pinggang di depan pintu.


"Huuu... Akhirnya mereka menikah juga, tidak sabar bagaimana penerus Tuan JJ Abrams. Aku harap sifat anak-anak mereka,menurun seperti Tuan JJ Abrams jangan nona Camelia". Kata Morgan, mendapatkan pukulan di lengannya dari Markus.


"Waw....Nona Camelia,kau sangat cantik hari ini. Ingin sekali aku membawamu kabur,kita akan menikah lari". Kedip mata Markus, merentangkan kedua tangannya ingin memeluk Camelia. Akan tetapi, istri-istrinya Ardan segera menghalanginya.


"Pergi! Kau ingin memeluk mempelai wanitanya,dasar playboy!". Ucap Anggun, begitu tegas tak lupa Markus di keroyok istri-istrinya Ardan.


Istri-istri Ardan, menuntun mempelai wanita keluar dan menghampiri JJ Abrams yang sudah menunggu istrinya sejak tadi.


Semua orang terpana dengan kecantikan Camelia, berbalut dengan gaun pengantin yang indah. Camelia, tersipu-sipu malu memandang wajah JJ Abrams yang sudah di depannya.


"Aauukk...!". Dalam momen ini, Camelia menghadiahkan satu cubitan kecil di perut suaminya itu.


"Menyebalkan sekali, melaksanakan ijab kabul tanpa aku di sisimu". Bisik Camelia, dengan wajah memerah manahan amarahnya.


"Sayang, lepaskan cubitan mu ini. Apa kamu tidak kasian melihat suamimu,yang menahan rasa sakitnya". JJ Abrams, memohon agar melepaskan cubitannya itu.

__ADS_1


Tiga serangkai cekikikan menahan tawanya,baru sah menjadi istri sudah mendapatkan cubitan yang teramat sakit.


__ADS_2