SIAPA KAMU

SIAPA KAMU
Cat Woman


__ADS_3

 "Aaaaaa....!". Teriak Jecky, melihat bosnya sungguh pemandangan luar biasa.


"Waaaaahhh.....!". Teriak JJ Abrams, terkejut melihat anak buahnya tiba-tiba masuk. Dia melempar beberapa barang ke arah Jecky, mengambil selimut menutupi seluruh tubuhnya.


Mendengar teriakkan mereka begitu keras,sontak menjadi puas perhatian anak buah lainnya. Langsung menerobos masuk kedalam kamar, menabrak Jecky yang berbalik badan dan menutup wajahnya.


Adegan teriak-teriak terjadilah, peristiwa sungguh memalukan sekali bagi sang bos besar.


"Kurang ajar! Kalian berani masuk kedalam kamarku! Habislah kalian, brengseeekk...!". Teriak JJ Abrams, bersembunyi di balik ranjang.


"Ampuni kami, bos! Kami repleks terkejut mendengar teriakkan, Jecky. Ampunilah kami bos, tidak akan memberitahu oleh siapapun". Semua anak buahnya JJ Abrams, langsung berlutut di depan pintu kamar.


"Diam! Tutup pintu kamar,jangan ada yang masuk!". Teriak JJ Abrams, mengusap wajahnya dengan kasar.


Bagaimana tidak teriak-teriak, Jecky repleks melihat bosnya tengah mengenakan pakaian cat woman. Sungguh pemandangan begitu langka, yang pernah terjadi.


JJ Abrams, mengenakan pakaian cat woman Camelia atas sarannya tadi. Dimana pakaian cat woman, bergantung di sebuah lemari yang di tunjukkan istrinya. Awalnya JJ Abrams, bersemangat untuk melakukannya demi di sentuh Camelia. Tapi sayang, pintu kamar lupa di kunci dan anak buahnya menerobos masuk.


JJ Abrams, melepaskan pakaiannya itu. Dia tergesa-gesa mengenakan pakaiannya kembali,tak sabar memberikan hukuman kepada anak buahnya yang lancang. "Memalukan sekali, kenapa harus ketahuan oleh mereka". Gerutu JJ Abrams, bergidik geli karena ketahuan oleh anak buahnya mengenakan pakaian seksi.


"Ampuni kami,bos!". Anak buahnya tengah berlutut dan tidak berani menatap wajah JJ Abrams.


Wajah JJ Abrams, sudah memerah manahan amarahnya seakan-akan ingin menghabisi anak buahnya ini. "Aku sudah memperingati kalian semua,jangan sembarangan masuk kedalam. Kalau ada apa-apa, kalian tinggal ketuk pintu kamar. Tidak sopan kalian ini, bagaimana jadinya melihat istriku telanjang bulat dan kalian melihatnya?". Teriak JJ Abrams, mondar-mandir menatap tajam ke arah anak buahnya.


"Maaf,bos. Kalau gak sengaja melihat, berarti rezeki dong. Kami anak buahnya bos, selalu berbagi kan kata bos seperti itu". Jawab anak buahnya, mendapatkan pukulan di lengan oleh yang lain.


 "Johaaaan....Kau ingin aku congkel matamu itu,ha? Aku mengatakan berbagi,soal makanan bukan istri ku! Aaaarrgghh....!". JJ Abrams, menggeretakkan giginya dengan keras.


"Ampun,bos! Ampun, bos! Johan,salah! Ampunilah aku, bos!". Johan, langsung berlutut di kaki JJ Abrams.


"Sayang, apa-apaan ini?". Camelia,yang baru datang tiba-tiba terkejut melihat anak buah suaminya berlutut.

__ADS_1


Ya Tuhan, terimakasih mendatangkan seorang penyelamat kami.Batin Jecky,takut dengan amarah bos besarnya.


"Aaa...Anu,sayang. Ini cuman pidato saja,jangan perlu khawatir". Jawab JJ Abrams, memberikan kode kepada anak buahnya untuk berdiri kembali.


"Masa sih,kenapa mereka berlutut? Kamu apakan mereka,ha?". Tanya Camelia, memandang ke arah anak buahnya yang menggeleng kepalanya.


"Tidak apa-apa sayang,tadi cuman membicarakan tentang pekerjaan. Iyakan, Jecky?". JJ Abrams, melotot kan matanya ke arah anak buah.


"Aaa...Benar nona,kami tengah membicarakan tentang pekerjaan". Jawab Jecky, meskipun tubuhnya gemeteran sudah.


"Terus, kepalamu ada apa sayang?". Tanya Camelia, mengambil sebuah pando berbentuk telinga kucing.


Camelia,nampak heran kenapa suaminya mengenakan pando berbentuk telinga kucing itu. "Kamu habis ngapain, sayang?".


JJ Abrams, meneguk salivanya menatap tajam ke arah anak buahnya. Bisa-bisanya punya anak buah, tidak memberitahu ada sesuatu di kepalanya.


Bu Minah, Vika dan wanita lainnya cekikikan tertawa di pojokan.


"Sayang,aku tadi kurang kerjaan saja. Kita ke kamar dulu, bersihkan tubuhmu dan aku ambilkan minuman segar". Alibi JJ Abrams, menahan rasa malu luar biasa.


Selepas kepergian Camelia,raut wajah JJ Abrams awalnya tersenyum sumringah. Seketika berubah menjadi menyeramkan, menatap ke arah anak buahnya yang tertunduk kepala.


"Kali ini, kalian selamat karena ada istriku". Tegas JJ Abrams, melewati mereka menuju ke arah dapur.


Glek!


Anak buahnya JJ Abrams,mengelus dada karena bebas dari amukannya.


"Untung saja, nona Camelia kebetulan pulang. Kalau tidak ada, habislah kita". Kata lainnya, melangkah gontai kembali ke tempat asal.


Sedangkan Camelia, matanya tertuju pada sebuah pakaiannya. "Astaga! Siapa yang mengenakan pakaian ku ini,apa jangan-jangan?". Memejamkan matanya sekilas, ingin sekali berteriak keras.

__ADS_1


"JJ, apa-apaan kamu ini? Lihatlah, pakaian cat woman ku sobek akibat kamu keenakan". Camelia,meremas pakaian di tangannya itu.


Glek!


Mampus,tadi sudah malu dengan anak buah ku. Sekarang mendengar ocehan istri tercinta,bukan enak yang dapat tapi kuping yang panas. Batin JJ Abrams, tersenyum manis dan mendekati istrinya.


 "Ak-aku cuman menuruti perkataan mu,sayang. Kamu bilang tadi, kenakan pakaian baru di dalam lemari dan aku membuka lemarinya cuman ada ini. Demi istriku tercinta, apapun akan aku lakukan". Ucap JJ Abrams, sekilas mencium bibir Camelia.


Camelia, berkali-kali menepuk keningnya dan menuju ke arah lemari. "Suamiku otaknya agak geser dikit,aku meminta mu buka lemari ini. Lihatlah,aku membeli sepasang paju piyama couple bergambar kucing. Bukan meminta mu mengenakan pakaian cat woman, suamiku".


"Oh,lemari sebelahnya sayang.Maaf,aku tadi keburu mematikan telponnya karena sudah bersemangat". JJ Abrams, memeluk erat tubuh istrinya.


"Tunggu dulu, kamu mengenakan pakaian cat woman ini. Apa jangan-jangan,anak buah mu... Hahahha.... Hahahha...!". Camelia, terbahak-bahak sudah menduga jika anak buah suaminya itu. Melihat JJ Abrams, tengah mengenakan pakaian cat woman.


"Sayang, jangan mentertawakan suamimu ini. Aku benar-benar malu karena ketahuan, memperlihatkan diriku mengenakan pakaian seksi". Rengeknya JJ Abrams, meminta istrinya jangan tertawa lagi.


Namun apalah daya, Camelia tak bisa berhenti tertawa dan mengejek-ejek suaminya itu.


JJ Abrams,tak sanggup mendengar istrinya terus tertawa dan langsung membungkam mulutnya. Tak hanya itu, tangannya melepas pakaian Camelia dan bra. Dua gundukan kenyal bergelantungan bebas,membawa Camelia masuk kedalam kamar mandi


"Cukup tertawanya sayang, lebih baik simpan suaramu untuk mende-sah". Bisik JJ Abrams, mencium punggung belakang Camelia.


Camelia, memejamkan matanya menikmati sensasi setiap sentuhan sang suami.


Kini mereka berdua tak mengenakan sehelai benang pun, sama-sama polos dan saling bersentuhan dengan lembut.


"Aaahhh....". Lenguhan merdu keluar dari mulut Camelia, ketika JJ Abrams menumpahkan jus jeruk di dadanya.


Jus jeruk mengalir sampai ke bawah, JJ Abrams menikmati jus di tubuh istrinya. "Uughhh.... Ssshhhhttt...!". Camelia,tak kuasa menahan suara laknat itu.


Tangan lentiknya Camelia, menggerayangi tubuh suaminya. Dia sangat menyukai dada bidang JJ Abrams, sixpack perutnya. "Aaahhh....". Lenguhan JJ Abrams, ketika miliknya di remas Camelia.

__ADS_1


"Aku sangat menyukai agresif mu, sayang". Bisik JJ Abrams, mengigit telinga istrinya. "Rasakan setiap hentakan keras ku ini, biarkanlah kecebong ku menjadi buah cinta kita".


Camelia, tersenyum manis dan mencium bibir suaminya. Sejak kapan yah, kecebong berbuah cinta? Yang ada kecebong menjadi katak,memang benar otaknya geser dikit ini.Batinnya,masih sempat memikirkan hal lain.


__ADS_2