SIAPA KAMU

SIAPA KAMU
Bermain Judi


__ADS_3

 "Nona, silahkan duduk dan bersantai dengan tenang". Morgan, sudah menyiapkan tempat duduk yang nyaman untuk seorang istri bos besar. Semoga permintaan nona Camelia, tidak macam-macam yang membuat ku pusing memikirkannya.


"Morgan, bisakah aku meminta uang kepada mu? Maksudnya meminjam saja,kalau bisa". Kekehnya Camelia, tersenyum manis.


"Meminta? Meminjam? Maksudnya apa ini, gak mungkin nona tidak memiliki uang kan? Apa lagi,nona kaya raya dan memiliki suami seperti Tuan JJ Abrams". Morgan, terkejut mendengar Camelia ingin meminta uang.


"Morgan,aku ingin bermain judi bersama mereka-mereka. Tapi, menggunakan uangmu saja. Begini,kalau kita menang bagi dua hasilnya". Kedip mata Camelia, dengan wajah polosnya.


Morgan, mengelus dadanya beberapa kali. Terduduk lemas mendengar ucapan Camelia, ingin bermain judi di tempatnya dan menggunakan uangnya juga. "Ini untung apa buntung sih?". Gumamnya pelan, ada-ada saja kelakuan Camelia.


"Ayolah,aku mohon jangan menolaknya. Kalah menang kamu juga ikutan senang,kalau kalah ikhlaskan saja. Berikanlah uang 10 juta kepadaku,kalau kurang aku bisa minta lagi. Ayo,aku sudah tidak sabar mau main". Camelia, mendorong pundak Morgan terus-terusan.


Mau tidak mau, Morgan memberikan uang senilai 20 juta dalam percuma. "Hubungi suaminya nona Camelia, sebelum membuatku semakin bangkrut". Bisik Morgan,kepada anak untuk.


Camelia, terlihat senang sekali dan mendekati orang-orang tengah memasang taruhannya. Itupun dalam pengawasan Morgan,agak jauh di belakang.


 Camelia, memasang taruhannya dan memilih angka mana yang kena. "Hmmm... Nomor 39". Jawabnya tersenyum manis,tak sabar dadu berhenti di angka dimana. Dadu terus berputar-putar laju, menentukan angka mana berhenti.


"Bos, memangnya nona Camelia bisa main judi?". Tanya anak buahnya Morgan, penasaran sekali.


"Tidak tau, pertama kali melihat dia main dalam semangat". Jawab Morgan,masih mengawasi Camelia. Tumben sekali, nona Camelia mau bermain judi. Bukankah dulu pernah mengatakan, ogah-ogahan menghambur uang demi bermain judi.


"Bos, Tuan JJ Abrams masih sibuk di daerah Goa. Katanya ada urusan penting di sana, meminta bantuan untuk mengawasi nona dan jika rugi akan menggantikannya". Ucap anak buahnya, langsung melaporkan kepada Morgan.


"Bagus,mana mungkin aku memberikan uang dengan percuma. Kalau seperti ini,aku tidak mengkhawatirkan uangku". Kekehnya Morgan, terkejut mendengar jika Camelia menang dalam taruhannya.


"Yeee... Morgan, aku bertaruh uang senilai 5 juta dan menang menjadi 10 juta. Sudah aku katakan kepadamu,aku pasti menang. Ayo,kita main lagi". Kata Camelia, semakin bersemangat untuk bermain-main lagi.

__ADS_1


"Edeh...Baru sekali menang, hebohnya sejagat raya". Gumam Morgan, rupanya Ardan datang membawa istri-istrinya. Ini adalah sesuatu keajaiban, untuk berkeluh kesah masalah yang di hadapinya.


 "Tumben sekali,kau ada berbaur dengan yang lainnya". Tanya Ardan, duduk santai di sofa.


"Biasa tuh!". Jawab Morgan, memberikan kode ke arah Camelia yang tengah bertepuk tangan karena menang lagi.


"Astaga! Benarkah itu, nona Camelia?". Ardan, melonjak terkejut melihat Camelia bermain judi. Wah... Pantesan saja, Morgan muncul di sini. Rupanya tengah menjaga sang ratu,takut di penggal kepala oleh sang raja. Apa aku tidak salah liat,nona Camelia main judi? Kesambet apa yah, nona Camelia?.


"Hmmm... Parahnya lagi, meminta uang kepada ku dan ingin bermain judi. Aneh,kaya raya tapi gak mau rugi mengeluarkan uang". Gerutu Morgan, menatap intens ke arah Camelia yang di jaga anak buahnya juga.


"Hai... Sini kalian, ayo bermain-main!". Teriak Camelia, memanggil istri-istrinya Ardan.


"Adin madu!". Pekik mereka berempat, segera mendekati Camelia di sana.


Anggun, berbalik badan mendekati suaminya itu. Apa lagi,kalau bukan meminta uang untuk bermain judi bersama Camelia.


"Ck,nona Camelia susah di tebak orangnya. Biasa memberikan pengaruh positif terhadap istri-istri ku,ini malah membawa pengaruh negatif". Kata Ardan, sudah banyak uangnya habis karena istri-istrinya kalah bermain judi.


"Hahahaha... Sabar, semoga nona Camelia tidak sering-sering seperti ini". Kekehnya Morgan,malah senang karena duitnya bertambah banyak.


"Ngomong-ngomong kemana Tuan JJ Abrams, membiarkan istrinya kelayapan sampai bermain judi?". Tanya Ardan, penasaran kemana perginya dia.


"Di daerah Goa,ada masalahnya katanya di sana. Biasa rentang pertambangan emas miliknya di sana,dari pembajak ugal-ugalan. Aku dengar-dengar nih, Tuan JJ Abrams mencari saudaranya Mr.Down yah!". Tanya Morgan.


 "Roy Hodgson,yang di cari Tuan JJ Abrams?". Tanya Ardan, langsung di angguki Morgan. "Sebenarnya yah, aku tengah mencari-cari keberadaan karena ada sesuatu yang penting. Dia memiliki utang besar dengan ku, sampai meraup kerugian banyak. Sempat mendengar pembicaraan orang lain, Roy Hodgson sudah meninggal dunia. Tetapi, Tuan JJ Abrams pernah melihat Roy Hodgson tidak sengaja dan yakin belum mati".


"Hmmmm... Mungkin Tuan JJ Abrams,cuman waspada terhadap keluarganya. Sudah pastikan anak-anaknya sebagai kelemahan, JJ Abrams".

__ADS_1


"Gak yakin,kalau anak-anaknya bersifat seperti nona Camelia. Bagaimana,coba?". Sahut Ardan, mengedipkan bahunya.


"Ye....Kita menang lagi!". Wina dan lainnya bersorak-sorai gembira karena menang lagi.


"Eee..Adik madu,kenapa?". Tanya Selfi, melihat Camelia memijit kepalanya.


"Sshhhhttt.... Kepalaku tiba-tiba pusing deh". Jawab Camelia, mengerjapkan bola matanya.


"Kita duduk dulu yah, mungkin kecapean". Anggun, menuntun Camelia duduk bersama suami dan Morgan.


Morgan dan Ardan, sontak terkejut melihat Camelia terlihat lemas dan wajahnya sedikit pucat.


"Nona Camelia,kamu kenapa?". Tanya Morgan,takut terjadi sesuatu padanya. Bisa gawat nanti, sudah pasti mendapatkan amukan massa dari JJ Abrams.


"Adik madu cuman pusing saja, mungkin karena kecapean deh". Jawab Ning, langsung.


"Ya sudah, istirahat sementara di hotel ini. Jangan melakukan apapun,atau minum obat dulu. Sepertinya nona Camelia, jangan bermain judi jadi kualat seperti ini". Kata Ardan, langsung mendapatkan cubitan dari Wina sang istri.


"Jangan mengada-ada segala sama adik madu kami,mau gak dapat jatah!" Ancam Wina, langsung di geleng Ardan mana berani dengan ancaman sang istri.


"Adik madu,kami bawa ke kamar yah?". Kata Selfi, mengelus lembut punggung belakang Camelia.


"Tidak perlu, pusingnya sudah hilang kok. Aku pulang saja, ini uangnya dikembalikan. Makasih Morgan,hilang 5 juta gak menang tadi. Makasih banyak semuanya,aku pulang dulu". Pamit Camelia, berusaha menahan pusing kepalanya.


Morgan,tau jika Camelia dalam keadaan tidak baik-baik saja. "Tidak. Aku akan mengantarmu nona,karena Tuan JJ Abrams memintaku untuk menjaga mu. Sepertinya kamu tidak enak badan,jangan menyetir mobil sendirian".


"Apa yang dikatakan Morgan, memang benar takut kenapa-kenapa di jalan nanti nona". Sahut Ardan, setuju dengan perkataan Morgan.

__ADS_1


Camelia,menghela nafas beratnya memang benar kepalanya pusing sekali. Mau tidak mau, menurut perkataan Morgan karena memikirkan suami dan anak-anaknya.


__ADS_2