SIAPA KAMU

SIAPA KAMU
Tak Ada Balasan


__ADS_3

[Jhonny, sebenernya aku adalah...?]


Katrina, menceritakan tentang jati dirinya sendiri. Meminta maaf sebesar-besarnya, karena jiwa Camelia di gantikan dengan jiwanya. Dia menceritakan tentang balas dendam, Doni, Rendy dan berserta keluarganya.


Kejadian demi kejadian,yang di alami Doni, Rendy dan keluarganya adalah di sebabkan oleh dirinya. Tanpa ada satupun di tutupi,atau melebihinya.


Katrina, mengirim sebuah video tragedi kematiannya di sebuah villa. Dia menemukan flashdisk di brangkas Rendy, waktu dulu.


[Aku terpaksa mengatakan semuanya melalui pesan ini,karena aku tidak sanggup berhadapan dengan mu. Aku takut Jhonny, sangat-sangat takut. Aku tidak perduli keadaannya sekarang,kau ingin marah kepadaku. Silahkan,aku sadar diri karena aku salah telah masuk ke dalam tubuh keponakan mu. Aku tidak tau, bagaimana bisa terjadi? Semuanya sudah takdir, kehendak Tuhan. Aku sama sekali tidak tau, maafkan aku Jhonny].


[Aku benar-benar minta maaf kepada mu, sudah berbohong sejauh ini. Maafkan aku,cukup kamu mengetahui siapa aku sebenarnya. Tolonglah,jangan beritahu kepada siapapun. Aku memohon kepada mu, Jhonny]


[Aku tidak tau,harus bagaimana lagi? Aku mohon Jhonny, terimalah aku sebagai Katrina di matamu. Tidak masalah jika kamu, memandangku sebagai Camelia. Aku sudah terbiasa dengan tubuh ini, sebagai keponakan mu. Maafkan aku, Tuhan menggantikan jiwa Camelia dengan jiwaku. Mereka sudah membunuhku dan anakku,yang masih di dalam perut. Maaf,aku benar-benar minta maaf]


Katrina, beberapa kali mengirim pesan kepada Jhonny. Meskipun Jhonny,membaca pesan darinya. Tidak ada tanda-tanda balasan atau menelpon. Membuat Katrina, gundah gulana memikirkan Jhonny.


Pikirannya berkecamuk kemana-mana, benda pipih di tangannya tak henti-henti memandang. Satu harapan darinya, berharap Jhonny membalas pesannya itu.


Degggg....


Katrina, terkejut melihat pesan yang baru di kirimnya centang 1. Foto profil WhatsApp Jhonny, berubah tidak ada gambar apapun.


"Jhonny, memblokir nomor ku. Dia sangat marah besar terhadap ku,". Gumamnya Katrina,air bening mengalir deras di pipinya. Dia menangis meraung-raung, menutupi wajahnya dengan bantal.


[Aku benar-benar mencintaimu, Jhonny. Maafkan aku, benih-benih cinta tumbuh seiring waktunya berjalan].


Itulah terakhir pesan yang di kirimnya, tetapi Jhonny sudah memblokir nomornya. Secepatnya Katrina, menarik pesan tersebut dan menghapusnya.


********************

__ADS_1


Hari demi hari berlalu, Camelia seringkali duduk di balkon. Berharap Jhonny,pulang ke mansion. "Bukankah Jhonny,ke luar negeri cuman 2 hari? Lalu, sudah 1 minggu lebih dia tak kunjung datang. Kabar darinya tidak ada, segitunya kah kamu membenci ku. Aku tau,kamu sangat kecewa berat kepadaku. Aku salah,aku benar-benar salah sudah masuk kedalam tubuh ini". Isak tangisnya Katrina, dadanya terasa sesak.


Sudah beberapa hari ini, Sandra memperhatikan cucunya. Ketika makan bersama, Camelia makan sedikit dan beralasan ingin diet.


"Paman Jordan, kapan paman Jhonny pulang? Bukankah dia bilang cuman 2 hari, tetapi sudah 1 minggu lebih tidak pulang ke mansion?". Tanya Camelia, matanya sudah berkaca-kaca.


"Jhonny, berbohong kepada mu. Mana ada Jhonny,pulang dalam 2 hari. Setahuku 6 bulan,dia keluar negeri. Itupun keluar negeri kemana-mana,masa lupa sih? Jhonny, seringkali jarang pulang. Bahkan ada 1 tahun lebih,hmmm...". Jordan, menyipitkan bola matanya.


Degggg....


Camelia,syok mendengar ucapan Jordan. Rupanya dia sudah di bohongi, Jhonny. Astaga! Kenapa aku lupa,sial sekali?. Batinnya, cengengesan memandang wajah Jordan.


"Nenek, tau kok. Pasti kamu kangen yah,kenapa gak Videocall sama Jhonny? Biasanya begitu dulu,". Sahut Sandra, tersenyum kecil.


"Hmmm... Masalahnya aku dan paman Jhonny....Anu....Hmmm.... Itu...". Camelia, menggaruk kepalanya yang tidak gatal.


"Oh,lagi marahan nih". Ejek Jordan, mencubit pipi keponakannya. "Bisa-bisanya kamu marahan sama Jhonny,katakan apa masalahnya? Siapa tau,paman bisa bantu". Kekehnya pelan.


"Berapa lama kamu libur sekolah?". Tanya Sandra, melirik sekilas ke arah cucunya.


"Cuman 2 mingguan nek, memangnya kenapa? Apakah kita menyusul paman Jhonny?". Tebak Camelia, langsung menutup mulut karena kecoplosan.


"Hahahaha.... Hahahaha....!". Jordan, tertawa terbahak-bahak. "Astaga! Kamu sangat merindukan Jhonny, sumpah aku iri dengan Jhonny".


Camelia, langsung memasang wajah cemberutnya. Mencubit lengan Jordan, karena kesal.


Sandra, menggeleng kepalanya mendengar ucapan Camelia. Dia benar-benar merindukan Jhonny,merasa kasian kepada sang cucu. "Nenek, tidak tau dimana Jhonny. Sabar yah, semoga Jhonny secepatnya pulang". Sandra, mengelus pucuk kepala cucunya.


Camelia, mengangguk pelan dan hatinya terasa sakit. Sesulit itukah menemukan nya,ketika Jhonny pergi dari mansion ini.

__ADS_1


Jordan,masih cengengesan melihat tingkah laku Camelia. Sesekali dia mencubit pipinya,lalu menciumnya juga.


Camelia, meronta-ronta tangan Jordan menahan kepalanya itu. "Paman Jordan, nyebelin banget sih! Awas yah, sembarangan cium pipi ku". Teriaknya sekeras mungkin, Jordan yang masih tertawa terbahak-bahak sampai keluar mansion.


***********************


Liliana, mendekati Camelia di kolam ikan. Dia tengah asik memberi makan, ikan-ikan di kolam tersebut.


Biasanya Camelia,sering berduaan dengan Jhonny memberikan makan ikan. Penuh dengan canda tawa, kini tinggal kenangan semata.


Liliana,duduk samping Camelia tanpa menoleh ke arahnya. "Aku tau,kau merindukannya Jhonny. Apa jangan-jangan kamu,jatuh cinta dengan paman mu sendiri. Bagaimana jadinya,jika Jhonny mengetahui hmmm? Aku yakin sekali, Jhonny membenci mu kan. Karena Jhonny, tidak menyukai sikapmu yang menganggap perhatiannya berlebihan". Kata Liliana, tersenyum smrik.


"Ck,aku tau dengan jalan pikiran mu. Kau diam-diam memperhatikan paman Jhonny,iyakan? Tante Liliana, silahkan beritahu kepada paman Jhonny. Bahwa aku menyukainya,bahkan mencintainya. Kau kira aku takut, begitu ha?". Bentak Camelia, langsung meninggalkan Liliana.


Braakkkk...


Camelia,masuk kedalam kamar dan menguncinya dari dalam. Menuju ke balkon kamar,dia berniat ke sebelah balkon kamar Jhonny. karena pintu kamar Jhonny, terkunci dan dia tidak memiliki kuncinya itu.


Sangat berhati-hati ke sebelah dengan alat sederhana, matanya tertuju ke bawah dan mengerikan sekali jika dirinya jatuh.


Hap....


Akhirnya Camelia, sudah di balkon kamar Jhonny. Lalu, membuka pintu balkon dan terkunci juga. Susah payah mencari jalan pikir, kembali ke kamarnya dan mengambil kunci pintu balkon. "Berharap sama kuncinya,jadi aku bisa masuk". Gumamnya Camelia, langsung ke sebelah lagi.


Klik...


Benar sekali, pintu balkon terbuka dan merasa senang bisa masuk ke dalam. Camelia, melihat sekeliling kamar Jhonny. Membuka setiap laci, lemari,dan lainnya.Berharap menemukan petunjuk,kemana Jhonny pergi.


Kreekkkk....

__ADS_1


Camelia,membuka pintu di dalam kamar dan menuju ke ruang kerjanya. Baru kali ini,dia tau kamar Jhonny terhubung dengan ruang kerjanya.


"Sialan,aku mencari kemana lagi?". Gumam Camelia, tidak mendapatkan apa-apa.


__ADS_2