
Ardan, memijit pelipisnya karena lalai dalam tugas yang diberikan oleh JJ Abrams.
Malam harinya dia memutuskan para anak buahnya, menyiapkan segalanya. Semoga Camelia, tidak mengalihkan tugasnya dan berbuat macam-macam seperti pagi tadi.
Ardan, memerintahkan kepada pelayan untuk memasukkan sesuatu di makanan untuk sarapan pagi nanti. Tidak perduli dengan istri-istrinya, ikutan tak sadarkan diri. Yang penting tugas selesai, berjalan dengan lancar.
Sedangkan Camelia, membaringkan tubuhnya di atas ranjang. Bingung harus berbuat apa,kata JJ Abrams ada tugas untuknya. Tetapi apa, sampai sekarang cuman begini dan bersantai dengan istri-istrinya Ardan.
Pagi harinya Camelia, sudah berpakaian rapi. Di depan pintu kamar, istri-istri Ardan menyambut hangat dan mengajak untuk sarapan pagi.
Seperti biasanya tidak terjadi apapun, mereka menikmati sarapan pagi dan bercanda tawa.
Bruuukk....
Dalam hitungan detik, Camelia dan istri-istri Ardan tak sadarkan diri. Barulah Ardan, tertawa terbahak-bahak melihat Camelia tak berdaya.
"Ayo,kita masuk kedalam kamar. Kalian bawa dia ke tempat itu, ingat jangan sampai lecet paham!" Perintah Ardan, langsung di laksanakan anak buahnya.
Ardan,masuk kedalam kamar dan mencari sesuatu di dalam tas Camelia. "Hahahaha...Aku mendapatkan apa yang aku inginkan,ini adalah berkas-berkas berharga JJ Abrams. Ayo,kita saksikan perseteruan antara mereka". Kata Ardan, menyunggingkan senyumnya.
Mobil mewah Ardan dan anak buahnya, meninggalkan kediaman bak istana itu.
Memerlukan 30 menit di perjalanan, akhirnya Ardan dan lainnya sampai di tempat tujuan.
Camelia,di bawa juga dan masih tak sadarkan diri. Tidak tau apa yang terjadi kepadanya nanti.
Mata Ardan, tertuju ke tebing jurang di bawahnya lautan dengan ombak besar. Angin berhembus kencang,terasa dingin di kulit.
"Sebelum dia sadar,kalian cepat gantung Camelia di sana". Perintah Ardan,sontak membuat anak buahnya kebingungan.
"Bos,yakin kita gantung nona Camelia? Katanya gak boleh lecet, ini sama aja membunuh nona Camelia". Anak buahnya,merasa tidak berani atas perintah sang bos.
__ADS_1
"Banyak tanya,cepat ikat di sana lalu gantung dia! Ini adalah perintah bosmu,harus di laksanakan". Perintah Ardan, dengan tatapan tajam.
Anak buahnya langsung mengikat tangan Camelia dengan hati-hati, menggantung tubuhnya di atas jurang yang curam.
"Bos,apa dia tidak kenapa-kenapa di sana? Takutnya mati duluan, sebelum jatuh". Anak buah Ardan,merasa kasian terhadap Camelia masih pingsan.
"Alah...Dia tidak apa-apa,nona Camelia wanita kuat di bandingkan kamu tubuh besar hati hello Kitty". Kata Ardan, menggeleng pelan. Matanya tertuju kepada anak buahnya sendiri, rupanya sangat mengkhawatirkan keadaan Camelia.
"Maaf non,jangan marah sama kami. Marah saja sama bos Ardan, ini perintahnya".
"Kami terpaksa melakukannya,takut tak di gajih dan kami perlu uang dan makan". sahut lainnya, berhati-hati mengikat Camelia.
"Talinya aman kan?".
"Aman-aman kok, nona Camelia pasti gak papa".
"Sepertinya kita terakhir kalinya melihat nona Camelia,tanpa nona hidup kami hampa".
"Jadi galau yah, kehilangan nona Camelia".
Mereka tampak murung akan kehilangan Camelia, sudah mengubah hidup mereka berbeda.
Tubuh Camelia,di lilit dengan tali dan di gantung tangannya di atas. Kakinya cuman menyentuh satu papan tipis,kalau talinya putus. Papan tersebut akan patah,tak mampu menopang berat tubuhnya.
Sebelah kiri berkas-berkas berharga milik JJ Abrams,di gantung juga.
Di sinilah permainan Ardan, sesuai keinginannya. Dimana JJ Abrams, Jhonny dan Li Yun. Akan memilih seluruh harta kekayaan JJ Abrams,atau menyelamatkan Camelia.
"Hahahaha....Aku tidak janji, dengan sesuai keinginan mu JJ Abrams. Sekali-kali aku memberikan pelajaran kepada mu,tenang saja nyawa Camelia ada di tanganmu". Ardan, nampak bahagia tapi tidak dengan anak buahnya.
Membuat Ardan, langsung memasang wajah masam menatap semua anak buahnya nampak murung. "Segitunya yah, Camelia sangat berharga di mata kalian".
__ADS_1
"Bos,nona Camelia sesosok wanita berbeda". Jawab salah satu anak buahnya, menundukkan kepalanya.
Ardan,berdecak kesal dan duduk manis sambil menunggu kedatangan mereka bertiga.
Selang beberapa menit,Li Yun datang yang pertama. Membuat Ardan, tersenyum bahagia mangsa yang pertama adalah dia.
Li Yun, tersenyum kecil dan melihat Camelia di gantung di atas jurang yang curam. "Tuan Ardan, kenapa Camelia di gantung di sana? Anda tidak bermaksud untuk membunuhnya kan?". Tanyanya yang keheranan, Li Yun nampak kasian kepada Camelia yang tak sadarkan diri.
"Ini adalah permainan ku, terserah aku melakukan apapun". kekehnya Ardan, menoleh ke arah Camelia. Seharusnya dia sadarkan diri, kenapa belum ada tanda-tanda bangun.
"Tidak mungkinkan,anda ingin membunuhnya. Tuan Ardan, kemarin ada pamanku dan Jhonny. Maksudnya apa ini? Apa Anda, mengkhianati kepercayaanku?". Tanya Li Yun, menaruh rasa curiga kepada Ardan yang terkekeh kecil.
"Kau tidak tau apa-apa, Li Yun. Saksikanlah pertunjukan ini,kau menginginkan seluruh kekayaan JJ Abrams. Tuh, berkas-berkas berharga miliknya di sebelah Camelia. Eits... Tunggu ke datang JJ Abrams dan Jhonny. Lebih baik masuk kedalam sangkar ini,atau ingin main kekerasan terhadap ku". Ardan, memberikan dua pilihan kepada Li Yun.
"Tidak! Ini tidak sesuai dengan kesepakatan kita,kau akan memberikan berkas-berkas berharga milik JJ Abrams kecuali aku menyebarkan benda itu. Sekarang aku sudah melakukan perintah mu,mana imbalannya sesuai janji!". Li Yun,berani berucap keras terhadap Ardan.
Anak buahnya Ardan,yang berotot-otot besar mendekati Li Yun. Membuat Li Yun, gelabakan karena ketakutan.
"Li Yun, seharusnya kau paham bukan? Kita tidak saling mempercayai, rencana bisa di ubah semauku. Kau tau sendiri, bagaimana sifatku dan kau tau siapa aku?". Seringai tajam Ardan, di kelilingi anak buah berotot kekar.
Glekkkk....
Li Yun, mengundurkan langkahnya menjauhi Ardan dan matanya tertuju pada Camelia di tebing jurang yang curam.
"Oh, apa kamu sudah jatuh cinta dengan wanita licik itu?". Tanya Ardan,duduk di atas bahu anak buahnya yang bertubuh besar.
Li Yun, menyentuh dadanya ada perasaan aneh. Teringat masa-masa dia bersama Camelia, memang benar dia wanita yang spesial.
"Langkahi dulu mayat JJ Abrams,bukan berkas-berkas itu saja yang kamu miliki. Tetapi,kamu bisa memiliki Camelia. Ada usulan untuk mu, selamatkan Camelia dan kau dapat berkas itu. Asalkan bisa membunuh JJ Abrams dan Jhonny". Ucap Ardan, menyunggingkan senyumnya.
"Camelia, pasti tau dengan rencana ini. Dia mana mungkin menyukai ku,yang ada membenci ku. Dia memang wanita berbeda,jujur aku sangat menginginkannya". Li Yun,menghela nafas panjang dan menoleh ke arah Ardan.
__ADS_1
"Kau salah Li Yun, Camelia mengetahui bahwa kau penyelamatnya. Pasti dia akan menerima mu, asalkan bisa membunuh mereka berdua. Untukmu nanti, suntikan ini mampu melumpuhkan lawanmu". Ardan, memberikan dua suntikan kepada Li Yun.
Li Yun, maukah menerima rencana Ardan? Atau memilih berkas-berkas itu, dibandingkan Camelia.