
Brakkk...
Jhonny, mengebrak meja kerja karena marah kepada JJ Abrams sudah membawa Camelia kediamannya. Ingin sekali menyusul Camelia, membawanya pulang.Tetapi,dia di ancam akan berbuat macam-macam terhadap Camelia. Rupanya JJ, sudah mengingkari janjinya akan menampakkan dirinya di hadapan Camelia. Ketika Camelia, sudah lulus sekolah.
Jhonny, mengusap rambutnya kasar karena frustasi memikirkan Camelia berada di tangan JJ Abrams. Inilah yang ditakutinya Camelia, sudah bertemu dengan JJ Abrams. Sedangkan dirinya tak bisa berbuat apa-apa,cuman diam.
"Aaarghhh...Mana Camelia, tidak mengangkat telpon ku". Gerutu Jhonny, meletakkan ponselnya di meja. "Sial! Pasti Katrina, kecewa lagi karena aku. Maafkan aku Katrina,aku bisa diam dan diam. Aaarghhh...Jangan sampai Katrina,malah berpihak kepadanya".
Jhonny, mondar-mandir tak karuan pikirannya berkecamuk kemana-mana. Berharap Camelia,tidak terjadi apa-apa dan di perbolehkan pulang. "Mulai besok, Camelia tidak boleh kemana-mana lagi. Pasti JJ, semakin niat untuk menekan Camelia terus bersamanya".
Sedangkan di kediaman JJ Abrams, suasana semakin tegang.Karena sikap JJ, sangat berubah drastis. Biasanya tegas, sorotan matanya yang tajam dan tak banyak bicara. Namun,ketika bersama Camelia malah seperti kucing manja dengan majikannya.
Camelia,duduk di sofa dan berhadapan langsung dengan JJ Abrams masih bertelanjang dada. Dia menjauhkan dirinya,karena JJ terus bergelut manja di lengannya.
Di meja sudah tertata dengan jenis makanan dan minuman. JJ,tak ingin sang kekasih kelaparan dan haus. Para pelayan senang hati mendengarnya, mereka bersemangat membuat beberapa cemilan yang enak.
"Silahkan di makan, bukankah kamu menyukai coklat ini?". JJ, beranjak pergi dan berjalan mendekati Camelia dan duduk di sampingnya. "Aku tau sekali,jika Jhonny melarang mu memakan manis-manis. Jika kamu bersamaku, apapun yang kamu mau pasti aku izinkan". JJ, membelai lembut rambutnya Camelia.
JJ, tersenyum dan membuka kotak tersebut. Coklat yang berbetuk love dan bunga, sangat cantik sekali.
"Terimakasih,aku menyukai coklat ini. Aku tau,anda selalu mengirim coklat ini sampai paman ku marah besar". Camelia, mencomot satu coklat dan memakannya. Nah,kenapa JJ berubah menjadi kucing manja sih? Aku jadi gak enak dilihat anak buahnya,mana sikapmu yang tegas JJ. Duuhhh... Jadi gemes gini yah,sama wajahnya JJ.
Tentu saja, JJ terpesona dengan bibir mungilnya Camelia dan sangat seksi ketika memasukkan coklat ke dalam mulutnya.
Tanpa ba-bi-bu lagi,JJ tak sanggup menahan dirinya dan langsung menarik tengkuk leher Camelia untuk menahan ciumannya di bibir. JJ, tidak memperdulikan jika Camelia marah nantinya. Yang penting sudah mencicipi bibirnya, sangat menggoda sekali.
__ADS_1
Deggg...
Apa-apaan ini? Mencium ku tiba-tiba saja, tanpa persetujuan ku sama sekali.Batinnya Camelia, langsung mendorong tubuh JJ. "Hmmmpptt... Hhmmmmpptt...!". JJ, berusaha menerobos mulut Camelia dan memaksakan masuk. Akan tetapi, Camelia mampu menahannya. "Lepas!". Akhirnya, ciuman JJ terlepas dari bibirnya. Sorotan mata Camelia, menatap tajam ke arah JJ.
"Manis". Kata JJ,mengusap bibirnya dan tersenyum.
"Anda! Anda,memang kurang ajar sekali dan mencium bibirku sembarangan". Camelia, beranjak berdiri dan masih menatap tajam ke arah JJ.
"Ayolah, bukankah kita sepasang kekasih. Sudah sewajarnya berciuman, lebih sampai hamil juga gak papa. Agar kita cepat-cepat menikah, membina rumah tangga bersama". Kata JJ, dengan santainya. "Hussssttttt...Jangan memanggil dengan sebutan Anda, panggil dengan sebutan kamu, sayang,cinta, pacarku atau suamiku". Sambungnya sambil memainkan kedua alisnya naik turun.
"Aku pengen pingsan".
"Tuan JJ, sudah bucin dengan kakak ipar".
"Astaga! Apakah itu, benar-benar Tuan JJ?".
Banyak lagi,anak buahnya berbisik-bisik keheranan melihat sikap Tuannya berubah drastis.
Camelia, terperangah mendengar ucapan JJ termasuk orang-orang sekitar dan anak buahnya.
Lagi-lagi Camelia, menepuk keningnya dan ingin membentur kepalanya di dinding. "Ck,jangan harap itu terjadi".
"Kenapa tidak sayang? Aku memiliki kartu AS,yakin tidak mau". JJ,menarik lengan Camelia dan jatuh ke pangkuannya.
Bagaimana ini,apa aku harus mengikuti permainannya?Tapi, aku takut mempermainkan tentang perasaan. Mencintai atau dicintai,dua pilihan yang sulit. Batin Katrina, menatap lekat manik-manik mata JJ dan mencari kebohongan di sana.
__ADS_1
"Apa kamu terpesona dengan ketampanan ku". Kata JJ,di iringi dengan cekikikan tawanya.
"Ck, menyebalkan sekali. Lepaskan, aku bisa duduk sendiri tanpa di pangkuan anda. Apa tidak malu, di liat orang-orang sekitar". Entah keberanian mana, Camelia repleks mencubit perut sixpack JJ.
"Aauukk... Cubitan mu sangat kecil sayang,tapi aku suka sekali. Jangan hiraukan dengan tatapan mereka,anggap saja mereka rerumputan yang hijau diterpa angin kencang". Ucap JJ, menaikkan satu alisnya.
Lagi-lagi anak buahnya menggeleng kepala, sudah di anggap rerumputan yang hijau.
"Itu adalah pikiran Anda, tapi tidak bagiku". Akhirnya Camelia,tak lagi duduk di pangkuan JJ dan membuang muka ke arah lain. "Aku ingin pulang,ini sudah jam 5 sore". Pintanya, menoleh ke arah JJ.
"Tidak,aku menolak keinginan mu. Besok hari minggu,mana ada turun sekolah. Kau ingin membodohi ku,malam ini kau bermalam di sini. Tenang saja,aku akan menemanimu tidur karena takut pertama kali ke sini. Camelia, dengan senang hati menemani sepanjang malam". JJ, meraih tangan Camelia dan menciumnya.
"Maaf,aku ada janji dengan mommy Dwi. Dia seorang wanita yang aku anggap seperti,ibuku sendiri dan aku ada janji dengan beliau. Aku tidak mau membantu beliau kecewa,termasuk anda harus mengambil hati beliau untuk mendapatkan restu. Satu lagi,aku tidak suka seseorang mengekang kebebasanku. Kau paham bukan, satu-satunya cara membuat seseorang jatuh cinta kepada anda. Anda harus banyak berkorban, memenuhi keinginannya dan jangan mengekang pasangan Anda". Camelia, tersenyum smrik terpampang jelas di bibirnya.
JJ, menyipitkan bola matanya dan memajukan wajahnya lebih dekat lagi. "Kali ini,aku membiarkan mu lolos. Tapi, tidak di lain waktu sayang. Aku mempercayai ucapan mu,jaga hatimu cuman untukku. Jika berani macam-macam di belakang ku,bukan kamu saja yang hancur. Tetapi,seluruh keluarga Allen".
Mendengar ancaman JJ, mampu membuat Camelia terdiam dan menahan amarahnya. "Baik,aku pegang ucapan mu itu". Camelia, menarik tangannya yang berada di genggaman JJ.
"Gadis pintar,aku tau kamu masih mencintai Jangan remehkan aku sayang,aku bisa merebut cintamu dari Jhonny dan mencintaiku sepenuh hatimu". Ucap JJ, tersenyum kecil.
"Aku suka dengan ucapanmu, buktikan jika bisa membuatku jatuh cinta kepadamu. Jika berhasil,maka seluruh hidupku cuman untukmu. Tetapi,dalam jangka waktu tertentu bagaimana?". Tanya Camelia, memberikan tantangan kepada JJ.
"Satu tahun,aku meminta waktu satu tahun untuk membuat mu jatuh cinta kepadaku. Jika tidak,maka aku membebaskan dirimu dan keluarga Allen. Termasuk mempersatukan hubungan mu dan Jhonny, bagaimana?". JJ,malah berani mengambil misinya.
Camelia, keheranan mendengar ucapan JJ yang meminta satu tahun. Jangankan satu tahun, beberapa bulan aku bisa lolos dari jeratan mu JJ.Batin Camelia, mengulurkan tangan untuk bersalaman setuju dengan pilihan JJ.
__ADS_1