SIAPA KAMU

SIAPA KAMU
Video


__ADS_3

Para tamu undangan, mendapatkan notifikasi di ponsel masing-masing.


Aluna musik terhenti, terdengar suara bisik-bisik dan memandang ke arah keluarga Doni dan Rendy.


"Astaga, video apa ini?".


"Memalukan sekali, kasian keluarga Allen di permalukan".


"Mereka selingkuh, apakah keluarga Allen tidak tau?".


"Siapa yang menyebarkan video panas ini? Sungguh memiliki nyali yang kuat".


"Keluarga tidak tau malu!".


"Keluarga Allen, sudah di bohongi".


Banyak lagi, omongan dari tamu undangan lainnya. Membuat Camelia,puas sudah menyebar video panas itu.


1,2,3,booommm..! Bagaimana dengan balas dendam ku, paman?Ini adalah karma yang kalian tuai, sudah membunuhku.Batin Katrina, menghirup secangkir jus jeruk.


"Tuan, lihatlah video ini". Jecky, memberikan ponselnya kepada Jhonny.


Jhonny, terkejut video adegan panas Doni dan Lena. Dia menggenggam erat benda pipih di tangannya, menatap tajam ke arah Doni dan keluarganya.


"Kurang ajar sekali, mereka berani mempermalukan keluarga Allen". Geram Jhonny, menggeretakkan giginya dengan keras.


Camelia, membongkar perselingkuhan Doni dan Lena. Tepat di pesta ulangtahun neneknya,ini adalah kesempatan emas untuk menyakiti dua keluarga langsung.


Sandra, terduduk lemas mengetahui kelakuan bejat besannya itu. Astaga! Kenapa ada masalah baru lagi? Batinnya Sandra, memijit pelipisnya.


Doni,yang sudah gelabakan rahasianya terbongkar. Sang istri, terduduk lemas di lantai karena keluarganya hancur.


Siapa yang membongkar rahasia kami? Siapa yang menyebarkan video panas ini, apakah benar Katrina? Aaaarrgghh.... Semua hancur lebur,sial,sial.Batinnya Doni, keringat membasahi keningnya.


Tidak!Tidak mungkin, secepat ini rahasia kami terbongkar.Batin Lena,tak sanggup menopang berat tubuhnya.


Clara, langsung turun ke bawah ketika melihat video panas ayahnya dan ibu kandung Rendy. Hatinya terasa sakit, sudah pasti rumah tangganya di ujung tanduk.

__ADS_1


Pesta ulangtahun Sandra,yang meriah. Kini sunyi senyap,para tamu undangan mulai membubarkan diri. Suasana semakin tegang, mereka tidak pantas ikut campur dalam urusan keluarga Allen.


Di ruang tamu mansion,tersisa beberapa orang. Jhonny, menahan diri untuk tidak meluapkan emosi di hadapan keponakannya.


Brakk...!


Jordan, menendang meja lumayan keras. Hatinya terasa panas, mengetahui perselingkuhan ayah mertuanya.


"Doni!kalian sudah mempermalukan keluarga Allen, sangat memalukan!". Bentak Sandra, menatap tajam ke besannya itu.


"Sudah merusak pesta nenek!". Sambung Camelia, memasang wajah cemberut.


"Kamu tegas mas! Apa kurangnya aku selama ini,kalian berdua tega mengkhianati kesetiaan ku". Isak tangisnya Linda, baginya tidak masalah lepas dari sang suami. Masih ada harapan kepada Clara,dia bisa tinggal bersama anaknya di mansion Allen.


"Nyonya, maafkan kesalahan kami". Doni, berlutut di hadapan Sandra. Aaarghhh..Aku tidak akan melepaskan orang yang sudah menghancurkan kehidupanku,awas saja kalau tertangkap. Aku tidak akan memberikan ampunan,ingat itu.


"Ck, sudah tua bangka masih doyan selingkuh dan celap-celup sana-sini. Memalukan sekali,". Gerutu Jhonny,melirik sekilas ke arah Jordan.


Jordan, berdiri tegak dan memandang ke arah mertuanya. "Kalian tau,konsekuensinya sudah melakukan kesalahan besar dengan kami. Aku tidak sudi memiliki mertua suka selingkuh, mencoreng nama baikku. Maka dari itu, secepat mungkin mengurus surat perceraian kita Clara!". Tegas Jordan, mendelik tajam ke Doni.


"Jordan,kamu tidak bisa meninggalkan aku seperti ini? Aku tidak salah apapun,itu urusan mereka". Clara,mencekal lengan suaminya. "Aku sangat mencintaimu, Jordan. Jangan lakukan itu,aku mohon Jordan".


Jordan, langsung menepis tangan istrinya dengan kasar. "Aku sudah memilih keputusan yang tepat".


"Tidak! Aku tidak mau berpisah dengan mu, Jordan!". Bantah Clara,air matanya mengalir deras."Aku sangat mencintaimu,jangan tinggalkan aku". isak tangisnya,tak mampu meluluhkan hati Jordan.


"Jordan,jangan libatkan masalah ini dengan Clara. Yang salah mereka,kenapa anakku yang kena imbasnya". Linda, mengelus lembut punggung anaknya yang luruh di lantai.


"Itu adalah efek jera terhadap keluarga kalian,aku setuju dengan keputusan Jordan. Mana mau memiliki keluarga,tukang selingkuh. Bisa jadi, Clara berselingkuh di belakang Jordan. Seorang anak pasti menurun sifat aslinya dari orangtuanya,aku tidak sudi memiliki menantu seperti itu". Sahut Sandra, menahan diri.


Rendy,yang terduduk lemas karena kecewa berat dengan ibunya. Vanya, sedari tadi diam karena beberapa pesan mengatakan ibunya pelakor.


"Aku kecewa dengan mamah, sudah menghancurkan karirku. Puas mah! Bukan kak Jessica saja, yang hancur dan mendekam di penjara. Tetapi aku mah,dimana menaruh wajahku ini?". Vanya,tak sanggup menerima semuanya.


"Maafkan mamah, sebenarnya Doni mantan kekasih mamah dulu. Kami saling mencintai, tu menyangka bahwa terbongkar rahasia ini. Rendy, Vanya,mamah sudah memutuskan hubungan dengan Doni. Itu cuman video lama, percayalah kepada mamah". Lena, benar-benar kehilangan anak-anaknya. Sungguh tak menyangka,video panas tersebar luas.


"Mau video lama,atau baru. Sama saja,kalian sudah mencoreng nama baik keluarga Allen!". Ucap Jhonny, ingin sekali memberikan bogem mentah di wajah Doni.

__ADS_1


"Aku memerintahkan kepada kalian semua,keluar dari mansion ini! Termasuk kamu Clara,aku tidak sudi memiliki menantu dari kalangan keluarga tukang selingkuh!". Sandra, yang tak bisa menahan emosinya. Langsung mengusir mereka semua, Clara yang langsung syok berat dan mendekati ibu mertuanya.


"Mamah,jangan usir aku mah! Aku tidak seperti itu, percayalah dengan ku mah. Aku tidak mau kehilangan Jordan,jangan pisahkan kami". Clara, memohon iba kepada ibu mertuanya.


"Jeng,jangan mengambil keputusan terlalu cepat. Bagaimana dengan Clara, kemungkinan besar dia tengah hamil? Jeng,jangan seperti ini dengan anak-anak kita". Linda, memohon kepada besannya.


"Hamil darimana, Tante Clara dan paman kan mereka berdua tidur berpisah". Kata Camelia, dengan santainya.


"Apa! Apa benar yang di katakan Camelia,besan?". Linda, yang terkejut mendengar dan menatap ke arah anaknya tertunduk.


"Benar sekali mah,aku tidak pernah menyentuh Clara. Jikalau dia hamil,bukan anakku". Tegas Jordan, langsung.


"Tuh,kalau anakmu hamil. Jadi Clara, selingkuh dan mengikuti sikap ayahnya". Geram Sandra, memasang wajah marah.


"Besan,jangan sangkut paut dengan masalah ini dengan Clara. Aku akui bahwa aku yang salah, sudah mempermalukan keluarga Allen. Tapi, jangan pisahkan anak-anak kita". Doni, berlutut di hadapan besannya.


"Pak Doni,ini adalah keputusanku sendiri. Tanpa ada pemaksaan dari mamah, semua kalian yang salah. Aku tidak akan mengubah keputusan ini, siap-siap surat perceraian akan datang untuk mu Clara". Ucap Jordan, berlalu meninggalkan ruang tamu. Tidak memperdulikan teriakan Clara, memanggil namanya.


"Jordan,aku kecewa dengan mu. Mantu macam apa kamu,ha? sudah memperlakukan seorang istri, tidak adil!". Teriak Doni, bergegas menghampiri Jordan.


"Aku sangat adil, beruntung Clara aku nikahi. Kalau tidak, bagaimana penilaian orang lain. Jangan salahkan aku,kenapa bersikap seperti ini? Itu semua salah kalian, menghancurkan segalanya. Aku tidak sudi memiliki keluarga yang sudah mempermalukan diri ku,paham pak Doni!". Tegas Jordan, membuat Doni bungkam langsung.


Plak!


Plak!


Linda, menampar wajah Lena sudah geram berselingkuh dengan suaminya. "Wanita murahan kamu, Lena! Berhati iblis, tidak punya hati". Bentak Linda, dadanya kembang kempes menahan diri.


Plak!


Plak!


Lena,tak mau kalah dengan Linda. Dia membayar dua tamparan langsung,pada akhirnya mereka saling menjambak rambut satu sama lain. Keadaan mansion semakin heboh, termasuk pelayan menonton pertengkaran mereka.


"Astaga! Kediaman Sean,hangus terbakar!". Kata Camelia, menunjukkan sebuah video di sosial media.


"Apa!". ucap mereka bersamaan, termasuk Linda dan Lena,terdiam langsung.

__ADS_1


__ADS_2