SIAPA KAMU

SIAPA KAMU
Istri Ke-lima


__ADS_3

Jhonny, terpaksa berbohong kepada Sandra jika Camelia menginap di rumah temannya.


Sandra,nampak murung setelah berdebat dengan Jhonny. Membuat kesepakatan dengannya, meskipun tidak rela. "Seandainya aku bisa melakukannya, sudah aku bunuh kamu Jhonny sejak bayi". Gumamnya, berharap rahasia tersebut tidak terbongkar. Namun perkiraannya salah, menjadi bumerang baginya dan Camelia.


Begitu juga Camelia,mengirim pesan kepada neneknya bermalam di rumah Rika. Dia tidak mau neneknya kepikiran, tentang dirinya tak pulang-pulang.


Padahal dirinya masih di tahan oleh Ardan, membawanya ke ruang makan. Merengek-rengek meminta makan, sudah lapar dan haus. Ardan, seorang gangster tertekan bertemu dengan kekasihnya JJ Abrams. JJ Abrams dan Ardan,bukan teman dan juga bukan musuh. Terkadang hubungan mereka,ada pula buruknya. Biasanya Ardan, memulai masalah duluan.


Camelia,di sambut hangat oleh 4 wanita cantik-cantik. Rupanya istri-istri Ardan,masih muda,body ramping, rambut panjang terurai bebas,dan badannya tinggi.


"Selamat malam sayang-sayangku,maaf baru pulang sekarang". Ardan, bergantian memeluk tubuh istrinya dan mencium mereka secara bergantian. Camelia, melihat secara langsung bergidik geli.


Inilah uang segalanya, mampu meluluhkan hati siapapun. Tidak memandang fisik seseorang, asalkan berlimpah kekayaan.


"Waw...Tuan Ardan, istri-istri anda memang cantik-cantik seperti artis terpopuler. Untungnya anda memiliki uang banyak, kekuasaan, dan satu masalahnya". Bisik Camelia, membungkuk badannya.


Ardan, mengerutkan keningnya karena penasaran apa perkataan Camelia selanjutnya. "Masalah apa?".


"Itu, masalahnya ada di badan anda". Kekehnya Camelia, membuat sang empunya marah padam.


"Sayang, siapa dia? Apakah calon adik madu kita?". Salah satu istri bertanya, karena penasaran siapa perempuan muda dibawa suaminya.


"Sayang-sayangku,dia adalah kekasih JJ Abrams di utusnya ke sini". Jawab Ardan, melirik ke arah Camelia.


"Oh". Ucap mereka bersamaan, rupanya kenal dengan JJ Abrams.


"Tuan Ardan,kau memang hebat mendapatkan istri-istri seperti mereka. Saling akur dan damai, tidak saling dengki. Pasti Tuan Ardan, menafkahi mereka sangat fantastis sekali. Mana mungkin kan,anda pelit terhadap mereka". Camelia,melirik ke arah istri-istri Ardan tersenyum manis.


"Kau ini, kenapa ngomong aneh-aneh? Sama saja,kamu bergosip tentang diriku. Masalahnya kenapa dengan ku, tidak dengan mereka". Kata Ardan, menunjukkan ke arah anak buahnya.


"Astaga! Bergosip dengan orangnya langsung lebih menantang loh,apa kalian setuju aku jadi istri kelima dari suami kalian?". Tanya Camelia, tersenyum manis ke arah istrinya Ardan.


"Kenalkan namaku Wina,dia Anggi,dia Selfi dan dia Li Ning panggil saja Ning. Aku istri pertama tuan Ardan, sepertinya kamu cocok menjadi adik madu kami". Wina, langsung menyetujui tanpa berpikir panjang pun.

__ADS_1


"Benar sekali,kau sangat manis". Sahut Anggi, istri keduanya Ardan.


"Benar,aku setuju jika dia menjadi adik madu". Sahut Selfi, tersenyum sumringah.


"Dia sangat cocok, tidak pemalu pasti asyik berteman,ngobrol, menjalani kehidupan sehari-hari. iyakan,sayang?". Sambung Ning, mengelus lembut pundak suaminya.


Membuat Ardan,menganga lebar lalu menatap ke arah Camelia yang melambaikan tangannya.


"Sayang-sayangku, aku tidak mau memiliki istri seperti dia. Aku tidak habis pikir menjalani kehidupan bersamanya,bisa jadi di kurung di kamar mandi". Ardan, memasang wajah masam.


"Tidak! Itu adalah rencana kedua, rencana pertamanya adalah menggantung kepalamu diatas tempat tidur". Sahut Camelia, mengedipkan matanya.


Prok!


Prok!


Wina, bertepuk tangan setelah mendengar ucapan Camelia. "Sayang, perkataannya sangat indah sekali. Mana pernah kamu menemukan wanita seperti dia".


Ardan, menepuk keningnya memiliki istri malah setuju menikah lagi. "Tidak! Dia calon istri JJ Abrams,aku tidak berani macam-macam karena dia bisa menghilangkan nyawaku dalam hitungan detik". Bentak Ardan, lagi-lagi melongo melihat istrinya membawa Camelia dan meninggalkan dirinya.


Anak buahnya cekikikan menahan tawanya,baru kali kalah dengan seorang wanita muda.


Camelia,di bawa ke meja makan sudah tersedia bermacam-macam jenis makanan. "Hmmmm... Sepertinya lezat sekali, terimakasih atas semuanya. Aku sudah lapar sekali".


"Makanlah Camelia,jangan sungkan". Kekehnya Wina, mengambil menu makanan lain dan meletakkan di dekat Camelia.


"Ayo, kita makan sama-sama. Kami senang sekali,ada seseorang spesial berkunjung ke sini". Kata Anggi, tersenyum.


"Benar,kau beruntung bisa meluluhkan hati tuan JJ Abrams. Ayo,makan yang banyak". Selfi, menyodorkan satu menu makanan kepada Camelia.


"Huu... Kalian sibuk melayani Camelia, sedangkan aku suami kalian tidak perduli. Camelia,puas kau sudah mengambil perhatian istri-istri ku!". Ardan, duduk di sebrang Camelia dan menatap tajam ke arahnya.


"Sayang,jangan marah-marah loh. Nanti cepat tua, katanya mau memiliki banyak anak". Lagi-lagi hati Ardan, luluh mendengar bujuk rayunya Selfi.

__ADS_1


"Ummmahh...Itu pasti sayang,aku selalu ingat. Camelia,kau makan rakus sekali apa tidak takut ada racun di dalam makanannya?" Kata Ardan, menyunggingkan senyumnya.


"Aku sudah mencicipi pertama kali". Sahut Ning, tersenyum semanis mungkin.


"Menyebalkan sekali,punya istri tak mau ikut bekerjasama". Gumam Ardan,masih panas mendengar cekikikan tawa Camelia.


"Bos,ada telpon dari Tuan JJ Abrams". Bisik anak buahnya, langsung memberikan ponsel kepasa sang bos.


"E'ehmmm...!". Ardan,berdehem.


(Aku memperingati mu Ardan,jangan sampai kekasihku lecet sedikitpun. Kau paham!)


"Tuan JJ Abrams,tenang saja jangan memikirkan kekasih mu ini. Dia tengah makan bersama istri-istri!ku,di jamin istri mu tidak ada lecet sedikitpun". Ardan, mendelik tajam ke arah Camelia.


(Baguslah,jika kau tau diri dan menuruti perintah ku. Kalau kenapa-kenapa,aku tak segan-segan mengirim mu hadiah. Kau tau apa hadiahnya? sebuah nuklir aku luncurkan kediaman mu,dimana nuklir tersebut aku membelinya darimu. Dalam hitungan detik, istri-istrimu akan menjadi janda. Pasti mereka berterimakasih, sudah lepas dari suaminya).


"Ck, menyebalkan sekali. Tidak kau, bahkan kekasih menyebalkan lebih parah. Baru beberapa menit,dia sudah mengambil hati istri-istri ku dan ingin menjadikan adik madu mereka". Decak Ardan, mengepalkan tangannya di meja makan.


(Bagus,satu lagi jangan pernah mengusik kehidupan anak buahku menyebarkan benda haram itu. Lebih baik kau tobat Ardan, sudah punya istri dan anak) JJ Abrams, terkekeh kecil.


"Tidak bisa Tuan JJ Abrams,jika aku tobat tidak menyebarkan benda haram ini. Nanti para polisi nganggur gak ada pekerjaan,enak sekali duduk santai makan gajih buta. Sedangkan kita susah payah membayar pajak,lalu membayar yang lainya". Tolak Ardan, tersenyum kecil.


(Benar juga yah,tumben kamu pintar,Ardan. Berikan Ponselnya kepada kekasihku, aku sangat merindukannya. Cepat!) perintah JJ Abrams, langsung di turuti Ardan.


"Terimakasih,tuan Ardan". Kekehnya Camelia, mengambil ponsel di tangan anak buahnya.


"Ada apa, sudah kangen yah? Aku terkejut siapa Tuan Ardan". Kekehnya Camelia, menutup mulut dan melirik ke arah Ardan yang marah padam.


"Geram sekali, suka membentak keras dan memerintah diriku ini". Gumam Ardan, menghela nafas beratnya.


(Hahahaha... Bagaimana, kejutan ku sayang? Apa kamu senang, pasti kamu tertawa terbahak-bahak kan?) Tanya JJ Abrams,di sana dia tertawa lepas. Semakin geram lah Ardan mendengar dua sepasang kekasih ini.


"Ck,kejutan darimana? Emangnya aku barang apa, sesuka hati kalian mengejek-ejek ku. Dimana letak wajahku sebagai gangster,di takuti orang lain". Ardan, menusuk-nusuk garpunya di daging berada diatas piring.

__ADS_1


Beruntung istri-istrinya merayu,memadamkan amarahnya sudah memuncak.


__ADS_2