Terjerat Overdosis Cinta

Terjerat Overdosis Cinta
Ingin Semuanya Jelas. Season 2


__ADS_3

Ingin membuktikan sendiri semua fakta tentang gosip pertunangan. Rasanya tidak nyaman sekali perasaan, saat banyak sekali dalam benak ini, tentang pertanyaan-pertanyaan yang simpang siur atas semua kejelasan.



Dengan segenggam kenekatan, sekarang akan menuju ke rumah Chris. Tadi sempat diantar Chandra pulang kerumah. Setelah semua nasehat dia ada benarnya, maka langsung berbalik memesan ojek.


Cukup panas sekali matahari telah menyengat kulit. Angin yang berhembus kencang terus menerpa. Mata pedih saat kaca helm terbuka. Tak sabar ingin segera datang, jadi mata harus tajam melihat tiap belokan menuju arah jalanan.


Tidak pedulikan sama kulit yang gosong ketika memakai baju berlengan pendek. Sekarang urusan hati lebih penting daripada anggota tubuh. Perasaan yang terbiar akan ada penyesalan jika tidak bertidak cepat, namun kulit yang terbiar bisa diperbaiki dengan diberikan lotion ataupun pemutih.


Tepat berdiri diperkarangan rumah, ongkos segera kuberikan pada Bapak ojek. Dengan uang lembaran biru, cukuplah untuk mengantarkan perjalanan cuma beberapa menit saja. Sering makai jasa ini, selain tidak ada kendaraan mobil sendiri, bisanya memang hanya bisa menyetir roda dua itu.



"Suara didalam begitu ramainya? Ada apa ini?" guman hati bertanya.


Suara riuh dan gelak tawa terdengar mengema keras sekali. Pikiran sudah menebak kalau ada acara penting dikeluarga Chris. Langkah rasanya jadi berat dan tertahan, apakah langkah ini telah benar ataukah malah salah mendatanginya.


"Aku harus bertanya agar semua jelas. Jikapun jawaban menyakitkan, aku akan terima itu. Bismillah, semoga hatinya akan tetap berlabuh padaku. Amin ... amin."


"Aku sangat berharap kamu yang terakhir untukku?" Dengan langkah seribu hati begitu berharap.


Tangan hanya mengambang ketika jari-jari ingin mengetuk. Tidak menyangka sebelum bertanya, banyak gelak tawa didalam yang menyebut tentang pertunangan.


"Apakah ini semua nyata, Chris? Kalau kamu benar-benar ingin bersama wanita itu," Kesedihan yang didapat sekarang.


"Ini semua adalah takdir kita. Mulai sekarang aku akan ikhlas melepasmu juga. Mungkin sejak awal kita bukan jodoh, makanya sampai ada kata perpisahan diantara kita berdua. Semoga kamu bahagia bersamanya, aku disini hanya bisa berdoa yang terbaik untukmu," Dengan langkah gontai mencoba meninggalkan kediaman keluarga yang berkecukupan.


Sesekali kepala menoleh kebelakang, rasanya masih tidak rela saja, bila dirinya akan bersanding dengan orang lain. Semua mungkin karmaku sebab terlalu mengabaikan dirinya, maka dari itu sekarang semua pasrah dan hanya bisa memedam kesedihan.


Sebelum aku memelukmu


Tak tahu jika dunia yang kutinggali ini begitu cerah.


Aku mengapaimu dengan secerah nafas kehidupan


Itu adalah cinta memanggilku tanpa rasa takut.


Aku sangat menyukaimu ketika memperhatikanku


Membuat hati kian berdebar kencang.


Saat teringat kenangan itu ada


Betapa aku sangat cemburu padamu.


Dalam penantian panjang yang ada kegelapan


Yang layaknya kekal bagaikan matahari, kau datang padaku kala itu.


Sesudah aku melepaskanmu


Tidak tahu kalau duniaku akan mulai terasa sepi.


Bunga yang bermekaran dan layu ditaman

__ADS_1


Seperti dirimu ada secercah harapan sirna, yang tak akan pernah datang lagi.


Aku mulai menjadi serakah


Ingin hidup dan tua bersamamu.


Ingin mengenggam erat tangan keriputmu


Dan selalu bilang betapa hangat hidup bersamamu.


Mungkin itu hanyalah kebetulan berkah


Ketika pertemuan yang singkat itu.


Namun harus menatap kepergianmu


Yang bagaikan hujan, aku terus menangis.


Aku ingin bahagia setidaknya sekali saja


Tapi mungkin akan membuat kita menangis kembali.


Lupakan segalanya


Dan sekarang aku datang padamu.


Ketika nafasmu memanggil lagi


Keharusan terus mengiringi, ketika begitu ingin memelukmu.


Aku takkan pernah melupakan begitu saja


Semua kenangan yang kau berikan


Telah membuatku menjadi bodoh akan cinta.


Selalu percaya suatu saat hari nanti akan bertemu kembali


Dan disitulah kita akan bahagia bersama.


Apakah kau percaya, aku kini datang padamu kembali


Bagaikan salju yang turun pertama kali.


"Aahgkh, eh maaf ... maaf!" cakapku tak enak hati saat menabrak seseorang.


"Iya, ngak pa-pa, Non."


Setelah diketahui ternyata adalah bibi pembantu Chris.


"Kenapa, Non Karin kayak tidak fokus melihat jalan gitu?" Beliau bertanya.


Sepertinya Bibi pembantu habis membuang sampah, yang terlihat sedang membawa wadah dari bahan plastik pembuangan.


"Hehehe, iya ini, Bik. Maaf ya."

__ADS_1


"Iya, tidak apa-apa kok."


"Saya mau pergi."


"Lah, kenapa buru-buru? Memang tidak mau masuk ke dalam dulu."


"Maaf, Bik. Terima kasih atas tawarannya. Tapi mungkin lebih baik aku akan pergi saja."


"Kenapa begitu, Non?" Beliau penasaran.


Susah juga untuk mencoba menjelaskan.


"Tidak ada apa-apa kok, Bik. Hanya ingin segera pulang saja. Permisi!" Tidak ingin lebih banyak lagi pertanyaan, maka secepatnya harus melangkah kaki seribu meninggalkan beliau.


"Tapi, Non. Tunggu sebentar. Non Karin ... Non Karin?" teriak beliau.


Panggilan beliau kuacuhkan. Langkah terus berjalan ke arah jalanan yang sepi. Sekitaran rumah Chris adalah rumah elit jadi jarang kalau ada ojek masuk, maka harus berjalan beberapa meter untuk mencapai jalan besar, yang banyak kendaraan dan tukang ojek.


Langkah terus gontai dan lemah. Telapak kaki terasa mengambang. Sesekali tangan menyeka airmata yang mulai menjatuhi pipi. Sesak, kala mengenang percintaan kami. Dengan penuh penyesalan, aku hanya bisa menahan hati yang perih.



💖Terima kasih sdh mendukung karya ini😊


💜Terima kasih selalu mengikuti karya ini😊❤Terima kasih yg sudah memberikan gift, like, komentar


💙Terima kasih sudah berbaik hati


💚Terima kasih hadir dikarya remahan ini


💛Terima kasih menunggu karya ini


💗Terima kasih meluangkan waktu utk baca


💝Terima kasih, Terima kasih😊😊😊😊


TIGA PART LAGI AKAN TAMAT🙏


Author tidak bisa memberikan apapun atas kebaikan kalian, karena kita virtual. Baik hadiah maupun berkunjung menemui kalian hanya sekedar berterima kasih🙏tidak bisa author lakukan.


Author hanya bisa memberikan doa agar kalian🙏


🌸Sehat selalu sekeluarga


🌹Terhindar dari marabahaya apapun


🌷Banyak rezeki yang datang dari arah tak disangka-sangka


🍀Yang blm dpt jodoh, semoga disegerakan


🌺Yang ingin mencapai cita-cita, segera terpenuhi


🌻Bahagia selalu, dan berkah yg kalian lakukan


🌼Diberikan segera yang menjadi impian

__ADS_1


Thanks😊


Terima kasih sebanyak-banyaknya🙏tanpa dukungan kalian karya remahan ini bukan apa-apa, dan hanya tenggelam tanpa ada yang mau mampir. Love u all😊


__ADS_2