
Mita
Hari yang ditunggu pun akhirnya tiba, kami sepakat bertemu di terminal jam10 pagi. Mengingat sekitar jam 10 mall baru dibuka.
Ia memutuskan berangkat dari rumah jam 07.30 karena biasanya 2jam sudah sampai Bogor. Namun ia lupa memperhitungkan kondisi jalanan saat weekend. Ia pikir dengan spare waktu 30 menit bisa meng cover kemacetan-kemacetan kecil.
Diluar dugaan sudah 40 menit di dalam bus, bus tersebut tidak menunjukan tanda-tanda akan berangkat meskipun sudah terisi hampir 70% penumpang. Inisiatif ia mengabarkan Rama bahwa ia akan telat karena kondisi yang ada.
Di sebrang sana Rama mendengus kesal. Apa ia yang terlalu bersemangat, Jam 08.30 sudah masuk tol jagorawi.
Akhirnya bus berangkat 08.20 dan baru tiba di terminal pukul 11.00
Rama sudah menunggunya di depan pintu keluar terminal.
"Kamu naik bus juga?" saat Mita melihat Rama sedang berdiri di depan terminal dan tidak melihat tanda-tanda keberadaan mobil Rama.
"Naik ojeg." Rama tertawa menggoda nya.
Hah? yang benar saja Jakarta - Bogor ngojek.
Ternyata Rama parkir mobil di restoran cepat saji yang terletak di sebrang mall. Dan dilihatnya mobil Rama terparkir disana.
Rupanya dia sudah nunggu disini dari tadi. Kalau gitu kenapa harus repot-repot jemput ia di terminal? Toh jarak terminal ke restoran cepat saji tersebut juga sangat dekat.
"Kamu perlu motor ngga kuliah nanti?" tanya Rama saat sedang menikmati mocca float pesanannya. Ia menggeleng.
"Kosan aku dekat, tinggal jalan juga sampe ke kampus. Nggak perlu motor.''
''Biar kamu bisa naik motor kalau pulang ke Cianjur jadi nggak harus naik bus.''
''Cianjur - Bogor naik motor? Aku?''
****, otaknya jadi nggak jalan. Betapa kesalnya Rama saat menunggu lebih dari 1,5jam karena bus yang ngetem. Memang yang 30 menit nya atas inisiatifnya sendiri berangkat lebih awal. Ekpekatasinya yang terlalu tinggi, ternyata sebanding dengan rasa kecewa saat tidak sesuai dengan realita. Bisa bertemu lebih awal tapi ternyata malah harus menunggu membuat Rama jadi tidak menggunakan akal sehatnya. Dan lagi ini kali pertema ia harus menunggu wanita.
Seorang Mita yang tidak biasa naik motor harus menempuh jarak 70km dengan naik motor, mana bisa. Ada-ada saja.
Selesai makan mereka pun ke toko buku ternama di dalam mall mencari alat tulis.
Bingung pilih yang mana karena menurutnya harganya tergolong mahal jika dibandingkan di toko buku langganan di Cianjur.
__ADS_1
"Kita muter-muter dari tadi kamu belum dapet apa-apa?" Rama memeriksa tas belanja bertuliskan "Gramedia" masih kosong.
"Mahal, apa aku beli di Cianjur aja ya? Kayanya kalau cuma alat tulis nggak banyak juga bawaan aku."
Pulpen yang biasa ia beli di tempat langganannya, disini harganya 4x lipat. Pemborosan sekali. Walaupun memang berbeda kualitasnya, tapi baginya fungsinya tetap sama.
''Oke ayo aku anter, kebetulan aku juga pengen ke Cianjur.''
Gendeng.
''Nggak jadi, aku beli disini aja.'' Rama tertawa puas berhasil menggodanya. Seketika perasaan kesal yang sejak tadi mengusiknya menguap.
Alat tulis, kalkulator, tas, sepatu sudah ada di genggaman Rama.
''Kemana lagi kita?'' Rama bertanya saat ia selesai membayar di kasir.
''Aku laper, tadi cuma beli float.''
''Food court di atas, mumpung masih disini kita kesana dulu sekalian.'' Rama menunjuk toko elektronik yang masih berada satu lantai dengan toko buku. Dia pun mengikuti langkah Rama berpikiri mungkin Rama mau beli sesuatu.
Langkah Rama terhenti di stand laptop. Lalu bertanya,
''Biasanya cowok suka laptop gaming gitu ya disana tadi aku lihat. Teman sekolah ku ada yang punya.'' Rupanya ia tidak mengerti arah pertanyaan Rama.
''Aku udah punya, ini buat kamu kuliah. Kamu mau laptop gaming?''
Mulai lagi ini cowok ganteng tapi gendeng.
''Aku belum ada budget beli laptop.'' malas kali harus bedebat di depan orang seperti ini.
Pramuniaga yang menemani mereka melihat laptop pun memperhatikan mereka.
''Aku yang beliin. Ya udah aku yang pilih, nunggu kamu lama.''
Rama tanpa sadar meninggalkannya, ia bertanya spesifikasi dan harga kepada mas-mas pramuniaga beberapa laptop untuk dijadikan pilihan.
''Mit, yang ini ya.'' Rama menunjuk laptop merk terkenal. Betapa kagetnya ia saat melihat harganya mendapai dua digit melebihi biaya masuk kuliahnya. Terlalu mewah untuk anak beasiswa.
''Itu terlalu mahal aku nggak mau.''
__ADS_1
''Sebanding sama performanya. Ya kan mas?'' Mas-mas di sampingnya pun tersenyum.
''Aku nggak mau bawa kalau yang itu.''
''Mita tolong jangan debat disini.'' Wajah Rama berubah dingin mengusap hidungnya sekilas.
''Oke tapi aku yang pilih.'' Akhirnya menyerah karena melihat mimik wajah Rama.
Setelah perdebatan alot karena awalnya ia memilih laptop dengan harga ternurah dan direspon dengan wajah tidak suka lagi, ia pun memilih laptop merk Asus dengan spesifikasi medium. Walaupun baginya masih terlaku mahal juga.
''Biar kamu bisa pake sampe skiripsi atau bahkan kerja. Faktanya yang mahal memang yang lebih awet.''
Ia pun sesekali mendelik kecil jika Rama sudah ceramah ini itu.
''Aku liat loh, mulut kamu di monyong-monyongin gitu.''
Untung ganteng, biarpun nyebelin tetap aja ganteng.
***********
Rama
Susah sekali membujuk anak ini. Saat gadis lain akan berbinar-binar saat tau akan dibelikan barang mahal, ia malah menolak. Aneh tapi nyata.
''Kamu mau beliin laptop nggak bilang-bilang. Jadi aku ngerasa tiba-tiba, aku nggak biasa dibeliin barang mahal sama orang lain. Lagian sekarang belum terlalu butuh, kalau ada tugas aku bisa ngerjain di warnet.''
Begitu keluar toko elektronik Mita terus saja berbicara. Seolah sedangan menumpahkan kekesalan yang sejak tadi ia pendam.
''Sekarang atau nanti, kamu bakal butuh juga. Dua tiga bulan lagi kamu mulai banyak tugas, ngerjain tugas di warnet itu nggak efeketif karena banyak yang main game online juga. Jangan ribetin hidup kamu untuk hal teknis yang nilainya nggak sebanding dengan effort yang harus kamu kerjakan. Nggak worth it.''
Yakin mau lawan Rama debat? Mana bisa!
*****
By the way anyway busway, kalau tidak merepotkan aku tunggu komen, like, dan support kalian ya karena aku penulis pemula disini πΊπΊ
Bisa juga berteman di dunia per-instagram an dengan follow Instagram aku @shintaanadrika dm aku biar aku follow back π€π€
Semoga kita bisa berkawan rapat πΊπΊπΊπΊ
__ADS_1