Cinta Mita

Cinta Mita
Farewell party


__ADS_3

Selepas shalat ashar ia santai-santai sebentar. Menikmati minggu-minggu terakhir sebelum sibuk dengan dunia perkuliahan kembali. Dilihat jarum jam menunjukan angka empat. Ia pun lantas mandi, segar, dan wangi siap membelah jalanan Jakarta kembali menuju bilangan Kebayoran Baru.


Siang tadi ia sudah berjanji kepada staf kantor divisinya untuk traktir makan bersama sebagai tanda perpisahan darinya karena mulai besok ia sudah tidak ngantor lagi seperti biasanya.


Sebenarnya ide membaut acara perpisahan merupakan ide dadakannya tadi pagi. Biasanya jika ada yang resign di kantornya, karyawan tersebut akan memberikan buah tangan untuk rekan yang lain. Bisa berupa kue untuk dimakan bersama satu divisi, atau terkadang berupa cendramata.


Sayangnya ia benar-benar lupa, belum mempersiapkana apapun. Akhirnya ia konsultasi singkat dengan Sena, mengingat ia adalah salah satu potret remaja Jakarta kekinian yang seleranya bisa diperhitungkan.


Sena pun menyarakan untuk makan bersama di sebuah restoran jepang di Jakarta selatan. Meskipun domisilinya di Jakbar tapi Sena anak Jaksel banget.


''Dek, aku mau perpisahan sama teman kantor enaknya ngasih apa ya?'' ia melakukan panggilan telepon dengan adiknya yang sudah seminggu ini berstatus menjadi anak kuliahan.


''Traktir aja Kak, pasti seneng deh teman-temannya.''


''Enaknya dimana? Aku lagi nggak bisa mikir saking bingungnya dadakan gini.''


''Japanese aja, di Okuzono enak kak. Chaba Marinated Beef nya enak. Grilled beef nya empuk ada mashed potato, sausnya juara.''


Dasar cewek, makanan dan tempat nongkrong aja lancar banget, batinnya.


''Oke, makasih dek.''


Ia pun googling restoran yang dimaksud untuk reservasi sore nanti. Kagetnya ia restoran yang dimaksud berkonsep dining yang memiliki harga di atas rata-rata restoran biasa lainnya.


Tak memiliki pilihan lain akhirnya ia pun tetap menelpon restoran tersebut dan memilih private room khawatir menggangu pengunjung lainnya.


Jarak kantor dan restoran yang hanya 2 km membuat teman-teman nya telah mendahuluinya tiba di restoran tersebut.


Begitu masuk ia disuguhkan dengan konsep zen garden yang khas dengan batu dan pasir ala Jepang.


''Yang punya hajat baru datang nih.''


Andri nyeletuk melihat kedatangannya.


''Sorry telat, gua dari rumah macet dikit. Udah mesen?''


''Mesen aja nih Ram?'' Teguh yang biasanya tidak terlalu aktif terlihat antusias.


''Mesenlah. Lu ngapain disini ngga mesen.''


''Sikatt, bos Rama yang bayar. Ya kan Ram?''


Lagi-lagi Andri memberi intruksi

__ADS_1


''Beresss, pesen aja pesen.''


Mereka pun ngobrol ngalor ngidul, dari yang berfaedah sampai yang unfaedah. Obrolan didominasi dengan topik recehan kaum pria.


''Bang, udah berapa taun di kantor?'' kali ini pertanyaan keluar dari Iqbal teman se tim nya yang baru bergabung setahun terakhir.


''Hampir 4 tahun.''


''Nggak niat ngawinin Siska Bang?''


''Nikah dong nikah.'' mereka tergelak bersama-sama. Wanita yang menjadi obrolan sudah merah merona warna kulit wajahnya.


''Ganteng doang, nikahin nggak.'' Bagas menimpali.


''Eaaaaaa'' suasana pun bertambah riuh.


''Kenapa keluar Mas? Sayang posisi udah stabil tapi resign. Padahal masih bisa naik lagi.'' tanya Siska yang duduk di hadapannya. Perempuan muda yang katanya menaruh hati padanya sejak lama penasaran.


''Nyari tantangan baru Sis.'' ia tersenyum menyeringai.


''Keluar kemana Mas? Udah ada tempat baru ?''


''Lanjut magister rencanya, upgrade skill. Doain ya.''


''Sepik aja lu, upgrade skill. Tahun-tahun kemarin disuruh bokap lu lanjut kemana aja ogah-ogahan. Sekarang upgrade skill segala.''


Andri setengah berbisik, ia pun cekikikan.


Meski matahari sudah tidak nampak, namun keinginannya saat ini meminum sesuatu yang dingin. Ia pun memilih hojicha tea dingin yang memilki aroma dan rasa smoky, kemungkinan teh yang digunakan telah melalui proses pemanggangan.


''Cakep resto pilihan lu Dut.''


Andri menikmati segelas latte pesanannya.


''Pilihan adek gue. Bokek gua bisa ini mah. Pada aji mumpung semua lagi. Bang ke.''


Andri tertawa puas.


''Buset anak kemaren sore makannya di resto ginian. Nggak nahan, sultan abeez.''


Semua makanan pun sudah datang, hampir semua di pesan. Mulai dari sushi, onigiri, donburi, udon, soba, salad, dan lainnya. Mereka pun makan bersama.


''Guys, sekarang kita minta Pak Rama kita yang handsome ini ngasih saran, kesan, atau apalah sebagai ucapan terakhir ke masing-masing kita. Setuju ngga nih?''

__ADS_1


Seperti biasa, kampret Andri yang selalu out of the box.


''Setuju.'' Semua pun menjawab kompak.


''Ada-ada aja lu, tapi yaudah. Serius nih ya, sebelumnya gua mau minta maaf ke lo semua kalau selama kerja bareng gue ada kata-kata atau sikap gue yang kurang enak.''


''Buat Iqbal junior kesayangan gue, sorry ya Bal gue suka nyuruh. Itu buat bahan belajar lo juga.'' ditatapnya Iqbal sambil tertawa tipis.


''Santai Bang. Makasih juga udah bimbing dan ngajarin saya selama kerja disini.'' Iqbal nampak terharu disebut junior kesayangan nya.


''Lo punya potensi. Semangat ya Bal.''


Ia pun mengepalkan tangan sebagai tanda semangat.


''Buat Bagas, semoga lo sabar, terima nasib berlapang dada. Sekarang Andri jadi atasan lo langsung ngegantiin gue.''


Semua tergelak menertawakan Andri senior absurd.


''Buat Siska dong.'' yang lain saling sahut menyahut ''cie cie''.


''Kalau buat Siska, nanti kita private chat aja ya.''


Ia bingung harus mengatakan apa untuk Siska, akhirnya ia lewat saja. xixixi


Ruangan pun semakin panas, Siska semakin memerah.


''Si bangsat jago sepik.'' Andri tak kuat menahan tawa.


''Buat gua Dut. Orang mulu dari tadi.'' lanjut Andri


''Pengen aja lu, heran. Buat lu nih denger, nggak ada gua omongan lo jaga. Jangan makin-makin lo. Jangan kawin mulu, nikahin noh anak orang.'' Dilemparnya kepalan tisu ke arah Andri. Semua yang hadir tertawa.


''Jangan dibahas di forum yang gituan sih.'' Andri protes.


''Protes aja lu. Tadi minta.''


Akhirnya acara pun selesai 18.30. Mereka kembali ke rumah masing-masing membawa kenangan malam ini.


*****


By the way anyway busway, kalau tidak merepotkan aku tunggu komen, like, dan support kalian ya karena aku penulis pemula disini 🌺🌺


Bisa juga berteman di dunia per-instagram an dengan follow Instagram aku @shintaanadrika dm aku biar aku follow back πŸ€—πŸ€—

__ADS_1


Semoga kita bisa berkawan rapat 🌺🌺🌺🌺


__ADS_2