Dia Milikku

Dia Milikku
Episode 2


__ADS_3

Setelah tiba di cafe..


Laura : “Mana sih anak ini, kok nggak keliatan” batin Laura yang sesekali tengok kanan kiri tapi tidak ada satu pun diantara pengunjung café ada orang yang dia cari.


Rey : “Woy” tepuk Rey pada pundak Laura dari belakang.


Laura : “What! Setan lu, ngapain ngagetin gue dari belakang segala sih” teriakan kaget Laura yang reflek tangannya sambil memukul Rey.


Rey : “Ya ellah gitu doing kaget, lama amat sih jam segini baru dating kemana aja lu”


Laura : “Resek! Kan gue udah bilang kalau macet”


Rey yang tertawa sambil berjalan menuju salah satu sudut café yang sedari tadi sudah di siapkan untuk Laura yang diikuti Laura dari belakang.


Rey : “Duduk dong, mau minum atau makan apa lu?”


Laura : “Terserah” sahutnya yang masih kesal


Rey : “Yaellah non jutek amat sih, pantes jomblo pasti nggak ada yang mau GALAK terus sih”


Laura : “Setan lu, diem deh gue single terhormat lho, udah sana bawain gue minum sama cemilan yang banyak laper gue”


Rey : “Baik nona haha” tawa Rey sambil berjalan menjauhi Laura


Di arah lain


Arga : “Rey ada cewek cantik duduk sendirian tuh, temenin yuk” teriak Arga yang tiba-tiba muncul di belakang Rey kaget sambil tangan yang menunjuk arah Laura


Bram : “Iya siapa tuh, eh tunggu dulu bukannya itu tempat duduk kita ya kok dia duduk disana sih, gue samperin deh biar pergi” imbuh Rizal yang kemudian pergi kearah Laura


Dengan cepat Rey menarik Bram yang berjalan menuju arah Laura


Rey : “Mau kemana lu? Kalian kapan datang sih, tumben kesini nggak ada kabar” protes Rey pada teman-temannya


Farrel : “Sejak kapan kita kesini harus laporan sama elu, mentang-mentang pemiliki café terus ada aturan gitu buat kita dating” protes farrel angkat bicara

__ADS_1


Rizal : “Iya kenapa sih nih anak, jangan bilang lu kenal lagi sama cewek itu inget bro elu udah punya istri masak elu mau embat juga kasian dong temen lu ini yang masih pada jomblo hahaha”


Rey : “Apasih kalian, iya gue kenal tuh cewek dia temen smp gue makanya gue suruh dia duduk disana awas kalian kalau macam-macam dengannya”


Bram : “Kenalin dong ke kita”


Rey : “Cerewet amat sih kalian kayak emak-emak, ayo ikut gue kenalin”


Rey berjalan menuju arah Laura yang diikuti oleh empat sahabatnya


Rey : “Ra”


Laura : “Hmmm” jawab laura tapi pandanganya masih tetap tertuju pada ponselnya sendiri yang asik dimainkan


Rey : “CANTIKA PUTRI LAURA” dengan nada yang cukup tinggi untuk menarik perhatian perempuan dihadapannya yang berhasil menoleh


Laura : “Apasih Rey teriak-teriak gue nggak budek tau” sambil menoleh kesamping dengan mata terbelalak karena dibelakang rey ada empat cowok berdiri dengan tampang cogan


Rey : “Ngapain lu ngeliatin gue segitunya naksir lu, sory ya gue udah punya istri”


Rey : “Woy woy panjang amat ngomongnya, sory nggak ada kabar itu dadakan sih udah setahun gue nikah”


“Eheemmm” suara keempat sahabat Rey di belakang yang mulai jengah dikacangin


Rey : “Oh yaa kenalin ini temen gue Arga, Rizal, Farrel dan Bram mereka jomblo lho hahaha dan ini Laura temen smp gue”


“Hai Laura” sapa mereka pada Laura


Laura : “Hai, namaku Laura” sambil memberikan senyuman dan mata yang diam-diam menatap sesorang bernama Rizal yang memiliki postur tubuh lelaki idaman wanita tinggi, putih dan berisi


Farrel : “Kita boleh gabung duduk sini nggak?”


Laura : “Oh iya silahkan”


Bram : “Ini kan emang tempat duduk kita sejak dulu” gerutu Bram sambil duduk dan bisa didengar semua orang disekitarnya

__ADS_1


Rizal : “kamu bukan orang sini ya ra?”


Laura : “eh iya aku bukan orang sini aku tinggal di kota S” sambil menatap dengan malu-malu


Rizal : “ Oh jauh juga, kerja atau kuliah? Pasti Rey yang nyuruh elu kesini kok mau sih”


Rey : “Dia yang mau kesini, Hati-hati lu sama dia galak di cakar baru tau rasa lo haha” tawanya


Laura : “Apasih” dengan mata melotot dan tangan yang mencubit Rey yang duduk di sebelahnya


Rey : “Haha nih buktinya main cubit, dia ini salah satu the most wanted di kampusnya” nggak ada yang nggak kenal dia”


Rizal : ‘Oh masih kuliah, kita semua udah pada kerja udah pada tua haha”


Bram : “Enak aja kalian aja gue nggak” celetuknya tiba-tiba tanpa menoleh dari ponselnya


Laura : “Haha berarti gue main sama om om dong”


Rey : “Wah main nggak ngajak-ngajak nih, mabar yuk”


“Ayo” jawab semua cowok disekitar Laura bersama


Beberapa menit kemudian Laura mulai bosan dengan ponselnya dan kenyang dengan cemilan, tapi tidak dengan 5 cowok yang duduk bersamanya karena mereka asyik main game bareng


Laura : “Main apasih kalian? Kok keliatan asyik banget”


Rey : “Bosen yah ayo main mobile legend bareng asyik kok”


Rizal : “Iya ayo main, buruan download gue ajarin” Laura menatap dengan senyum semangat


Arga : “Paling juga nggak bisa main kan cewek haha” ketawanya yang diikuti semua orang


Laura : “Jangan ngeremehin gitu dong, Ok tunggu bentar gue download”


Rey : “Udah ayo main”

__ADS_1


__ADS_2