ISTRI PENGGANTI CEO: Season 2

ISTRI PENGGANTI CEO: Season 2
Minta Bantuan


__ADS_3

"Dasar wanita bodoh! kalau saja fanny sampai memberitahu kakaknya, dan menghancurkan clubs ku ini dalam satu malam, habislah kau! Bisnisku akan hancur!


Shella bersimpuh didepan Erland "Ku mohon bos, ampuni aku, aku mengaku salah! hiks..


"Sekarang temuin dia sebelum pergi dan mengadu pada kakak nya, bersimpuhlah didepan fanny dan memohon ampun agar kau mendapatkan maaf darinya!


"Baik bos!


"Dan satu lagi, rahasiakan jati diriku dari wanita yang bernama fanny. bila sampai terbongkar ku habisi dirimu!


"Iya bos, aku janji akan menjaga rahasia ini!


Shella bangkit dari lantai dan melangkah keluar untuk mencari fanny.


"Rocky! ikuti Shella, kau lihat apa Shella benar-benar minta maaf pada wanita tadi atau tidak! kalau benar ia sudah meminta maaf padanya kirimkan rekaman videonya padaku!"


"Baik Tuan, saya pergi dulu!


"Sial kau Shella! gara gara kau aku hampir ketahuan Fanny! aku tidak ingin pernikahan ku gagal dengannya, aku harus mencari solusinya agar Fanny tidak mengadukan masalah Clubs ini pada keluarga nya, sekarang Shella menjadi ancaman buat ku!


Shella terus berjalan kesana kemari mencari sosok fanny.


"Jack! dimana wanita tadi!


"Bukankah tadi orang suruhan bos yang meminta mereka dilepaskan."


"Iya dia berada dimana sekarang!


"Sudah berjalan keluar dari Clubs ini!


"Mereka lewati pintu mana?


"Sebelah Utara!


Shella berjalan dengan cepat melewati kerumunan orang orang yang sedang asik berjingkrak kan mengikuti irama musik.


Fanny dan teman temannya sudah berada di luar lobby dan mereka berempat berjalan ke mobil.


"Syukurlah fan akhirnya kau bisa dilepaskan dan kita bisa pulang bersama lagi." kata Anggie sedikit lega.


"Tapi aneh deh, kenapa semudah itu bos wanita tadi melepaskan mu, apa kau mengenalnya."


"Tidak! mana mungkin aku saja baru sekali ini datang ke clubs J&E, itupun kalian yang bawa."


"Bisa jadi karena fanny tidak bersalah!


"Lagian karena itu kesalahan dia, sudah jelas banyak pengunjung di clubs ini, tapi dia bawanya udah kaya foto model, ingin terlihat cantik dan seksi di depan orang! gerutu fanny kesal.


"Fan, apa wanita itu sengaja mau cari muka di depan bos nya, masa kesenggol ajah bisa jatuh semua katanya gak masuk akal deh!


"Udah biarin ajalah yang malu juga dia sendiri, kita lihat ajah!"


"Ya sudah yuk kita pulang, udah malam nih! ujar Rara.


Saat fanny membuka pintu mobil, tiba tiba Shella datang dan berlari kearah fanny.

__ADS_1


"Nona tunggu!


Fanny mengerutkan alisnya dan menatap wajah Shella yang sudah berdiri di depannya dengan ekspresi dingin.


"Mau apalagi kau mencari ku!


"Nona aku datang menemui untuk minta maaf." ujar Shella dengan wajah tertunduk.


Fanny membelalakkan matanya, melipat kedua tangannya "Hah! apa aku tidak salah dengar? kau minta maaf pada ku? bukankah tadi kau begitu angkuh dan merasa berkuasa! angin apa yang sudah membawa mu kemari? kau sudah menghina dan memaki aku didepan banyak orang! bahkan kau sudah permalukan aku! bentak fanny dengan suara yang tinggi.


"Aku mengaku bersalah Nona, aku menyesal telah membuat mu sakit hati."


"Jelas lah sahabatku sakit hati, karena kau sudah permalukan sahabatku di depan umum! seru Anggie emosi.


"Fanny lebih baik Kasuskan saja masalah ini, di kantor Papamu banyak pengacara bukan? biar wanita ja*a*g ini tidak seenaknya menghinamu!


"Heh' asal kau tahu, sahabat ku yang kau hina itu dari keluarga terpandang dan terhormat, sekarang bisa tidak kau balikkan nama baik yang sudah kau cemar tadi! Rara menunjuk wajah Shella "Mereka yang berada di clubs itu merekam semua penghinaan mu pada Nona Fanny! kau bisa di laporkan ke polisian dengan tuduhan pencemaran nama baik dan penghinaan!


"Ayolah fan lebih baik kita pergi dari tempat ini!


"Nona fanny... ku mohon maafkan aku, hiks... hiks.." Shella menjatuhkan diri diaspal dan menarik kaki Fanny untuk bersimpuh di kakinya. "Nona sekali lagi aku mohon, maafkan aku..hiks.. hiks.. "Aku menyesali perbuatan ku tadi, bila Nona ingin menampar ku tampar lah aku! tapi aku mohon jangan penjarakan aku!


"Sekarang kau baru memohon! tadi kau seenaknya memaki dan menampar wajah ku! dimana kesombongan mu tadi, mana bos mu katanya ingin menghukum ku! dasar pengecut!


"Nona sekali lagi aku mohon, maafkan aku! Shella mengatubkan kedua tangannya meminta permohonan pada fanny.


"Sudahlah fan, kita tinggalkan wanita itu!


Fanny dan ketiga temannya masuk kedalam mobil dan meninggalkan tempat itu.


"Fan! buka pintunya.


Fanny menurunkan jendela kacanya "Ada kau datang jam segini?


"Fan sorry aku baru baca pesan mu, dari pagi ponsel ku tertinggal di rumah, aku ke kantor bawa ponsel satunya."


"Kau kan bisa membalasnya tidak perlu sampai datang kemari!"


"Tidak apa-apa fan, aku tidak ingin kau berpikir macam-macam, besok kita bisa bertemu di cafe."


Fanny hanya diam tidak bicara lagi.


"Fan kau darimana? ini sudah jam setengah tiga? tanya Erland berpura-pura.


"Rumah teman!"


"Apa kau perlu bantuanku untuk bicara pada orangtua mu?


Fanny tetap terdiam tanpa mau bicara, tapi hatinya berkata klau ia butuh bantuan.


"Oke, kalau kau tidak butuh bantuan, aku mau pulang sekarang!


"Justin tunggu!


Erland menghentikan langkahnya dan tersenyum penuh kemenangan.

__ADS_1


"Aku butuh bantuan mu bicara pada orangtua ku!"


"Okey aku akan membantumu, kau tenang saja ya."


"Pak buka pintu gerbang nya! perintah Erland.


"Baik Tuan!


Pintu gerbang terbuka lebar, mobil fanny dan Erland masuk kedalam mansion, dan terparkir dengan sempurna.


Fanny keluar dari mobil di ikuti Erland yang berjalan dibelakang nya, fanny menekan tombol berkali kali, pada tekanan kelima pintu terbuka.


"Papah!


"Selamat malam om? tersenyum lebar


"Justin, kau bersama fanny?


"Ohh, iya om tadi sore aku jemput fanny ke kampusnya, aku mengajak Fanny makan malam bersama Clint di sebuah restoran, Karena aku bersama teman ku sedang membuat cabang perusahaan baru, dan maaf karena membahas masalah bisnis, aku dan fanny keasyikan ngobrol jadi pulang kemalaman," menggaruk alisnya yang tidak gatal "Bukan begitu fanny!


"Ahh! iy__iya Pah! ucapan fanny terlihat gugup.


"Syukurlah fanny pergi dengan mu, aku takut ia pergi ke clubs lagi, jam segini baru pulang!


Fanny menelan salivanya, keringat dingin keluar dari pori-pori kulit nya. "Ti_ tidak Pah, aku tidak ke clubs." dusta nya.


"Justin ayo masuk kenapa masih di depan pintu."


"Tidak om aku harus pulang, Papa dan Mama juga khawatir di rumah."


"Ya sudah hati hati dijalan, ini sudah hampir pagi."


"Fanny aku pulang dulu ya." tersenyum manis


"Iya terima kasih." ucapnya dingin.


Setelah berpamitan Erland berjalan ke mobilnya, Ramon langsung menutup pintu kembali dan berjalan kearah kamar.


Fanny bernafas lega dan buru buru berjalan ke kamarnya, beruntung Ramon tidak marah karena ia pulang hampir pagi.


"Sial! aku jadi berhutang jasa sama Justin! gerutu fanny sambil masuk kedalam kamar mandi.


'


'


'


'


'


'


@Bersambung......

__ADS_1


@Untuk reader yang meminta frans, untuk bersabar ya.


__ADS_2