ISTRI PENGGANTI CEO: Season 2

ISTRI PENGGANTI CEO: Season 2
Penyerangan Markas


__ADS_3

Justin ayo masuk kenapa masih di depan pintu."


"Tidak om aku harus pulang, Papa dan Mama juga khawatir di rumah."


"Ya sudah hati hati dijalan, ini sudah hampir pagi."


"Fanny aku pulang dulu ya." tersenyum manis


"Iya terima kasih." ucapnya dingin.


Setelah berpamitan Erland berjalan ke mobilnya, Ramon langsung menutup pintu kembali dan berjalan kearah kamar.


Fanny bernafas lega dan buru buru berjalan ke kamarnya, beruntung Ramon tidak marah karena ia pulang hampir pagi.


"Sial! aku jadi berhutang jasa sama Justin! gerutu fanny sambil masuk kedalam kamar mandi.


Selesai bersih bersih fanny memakai kimono dan naik keatas ranjang. sebelum tidur ia mengambil ponsel dalam tasnya dan mencoba telpon Frans kembali tapi tetap saja nomor nya tidak aktif.


"Kenapa Frans tidak bisa di hubungi? Fanny terus berfikir "Frans bukankah kau berjanji akan selalu bersama ku? Fanny membaringkan tubuhnya diatas kasur, tak terasa bantal pink itu sudah basah oleh air matanya.


Tiba-tiba fanny teringat akan Kejadian yang baru ia alami di clubs "Kejadian di Clubs tadi membuat aku kesal, dari awal aku sudah menolak kesana, tapi sahabat ku selalu memaksa, Frans maafkan aku sudah melanggar kepercayaan mu!' hiks ... "Bagaimana bila Vidio aku tersebar di dunia maya? pasti Papa akan tahu semuanya dan Justin dianggap bhong!


"Hah! Justin kau menambah masalah dalam hidupku! Fanny mendesah kasar.


"Kenapa aku tidak bisa tidur! fanny guling guling kesana-kemari "Frans kau sedang apa sekarang? aku merindukan mu." hiks....


"Kak Reno! ya aku harus temuin kak Reno besok, pasti dia tau keadaan Frans! Fanny memejamkan matanya berusaha untuk bisa melupakan kejadian hari ini.


🍃Korea🍃


Sementara di korea selatan, banyak orang menyebutnya negeri ginseng, disebuah villa duduk seorang pria di kursi roda sambil memandang Gunung Seorak didepannya. Alam yang terbuka begitu indah dipandang, terlihat nyaman dan sejuk. Pria itu menghirup udara bebas dengan dalam sambil memejamkan mata.


"Selamat sore Tuan?


Terdengar suara seorang Dokter dan dua perawat masuk kedalam villa itu.


"Bagaimana keadaan Tuan? tanyanya yang sudah berdiri di belakang kursi roda.


"Sampai kapan saya terus berada di kursi roda ini Dok! suara pria itu parau nyaris putus asa.


"Tuan Frans, anda masih dalam pemulihan, patah tulang di bagian kaki memang memakan waktu yang cukup lama, bisa mencapai tiga sampai lima bulan, Tuan baru saja menjalankan terapi dua bulan setelah pasca operasi, jadi tolong bersabarlah."


"Tapi para readers sudah kangen padaku dan mereka ingin aku tampil menyelamatkan fanny." 🤭😄😄


"Sabar Tuan, bila sudah sembuh total anda pasti akan kembali pulang ke Indonesia, saya tidak ingin Pasien yang saya operasi mengalami kegagalan apalagi sampai tidak berhasil, jadi harap bekerjasama lah agar hasilnya maksimal."


Frans mengangguk "Baik Dok!

__ADS_1


"Boleh saya memberikan keterangan tentang operasi yang sudah anda jalani."


"Silakan Dok!


"Dokter Haruka ini kursi anda, duduklah." dengan sopan Suster memberikan Dr Haruka sebuah kursi kayu.


"Terima kasih Suster."


Dr Haruka duduk di depan Frans dan ia membuka lembaran file yang ia bawa, memperlihatkan sebuah Rontgen kaki Frans yang patah.


"Ini rontgen kaki dan tulang anda yang sudah rusak sebelum kami memperbaikinya, tim Dokter menyatukannya tulang yang sudah patah dan rusak, daging kaki yang mengecil sudah kami perbarui dengan mengambil dari daging paha, kini dari kaki sampai betis akan normal kembali seperti sediakala, tapi semua itu butuh proses agar daging dan tulang tuan akan kuat, tunggu sampai kaki Tuan benar benar pulih agar Tuan bisa berjalan normal dan berlari dengan baik.


"Berapa bulan lagi saya harus menunggu Dok?


"Tergantung proses tuan Frans untuk berusaha sembuh dari terapi yang sedang tuan jalani, dan minum obat teratur di tambah gingseng sebagai penguat tulang dan imun"


"Terima kasih banyak atas penjelasannya Dokter Haruka, Aku akan berusaha untuk sembuh dan kembali berjalan normal lagi."


"Aku sebagai Dokter pribadi Tuan Frans, atas perintah Tuan Reno Mahesa yang sudah mengeluarkan dana tidak sedikit untuk kesembuhan kaki tuan, akan terus membantu Anda sampai sembuh total."


Frans tersenyum "Sekali lagi terima kasih banyak Dok, aku tidak akan mengecewakan atasan ku Tuan Reno, aku berhutang budi padanya."


"Baiklah, dibantu suster kita terapi sekarang!"


******


Malam itu di mansion, sebelum tidur Reno selalu membuatkan istrinya susu untuk kebugaran dan kekuatan tubuhnya.


"Sayang aku buatkan susu dulu ya."


"Tidak usah Mas, lihat sudah jam setengah du belas, besok pagi saja."


"Tidak sayang." mencium kening istrinya "Aku ingin melihat tubuhmu tambah berisi dan sehat, aku turun dulu."


"Mas! memanggil Reno sebelum turun ke bawah "Mas bisa menyuruh pelayan untuk membuatnya, bukan?"


"Tidak sayang, membuat susu adalah bagian ku dan tidak boleh orang lain yang membuatnya, sudah kau tenang saja disana sayang." ujar Reno tersenyum simpul dan menutup pintu kamar.


Ia turun melalui lift dan berjalan kearah dapur, malam itu tampak sepi, ruangan tamu dan ruangan keluarga lampunya sudah mati semua hanya ada beberapa ruangan yang masih menyala dan terlihat remang remang, Zevano dan Zevana malam itu tidak terjaga, biasanya dari dalam kamar si kembar terdengar rengekan yang tidak sabar meminta susu. Reno terus berjalan melewati pintu pintu kamar dan beberapa ruangan untuk menuju dapur, karena rumah itu terlalu besar dan membutuhkan banyak pelayan.


"Kenapa malam ini perasaan ku tidak enak ya? gumamnya, Reno berjalan kearah jendela yang tembus ke pekarangan rumah, ia menyibak gorden dan menatap liar keluar jendela, tetap sunyi tak ada seorang pun diluar, dari kejauhan pos satpam terlihat terang benderang dan suara beberapa orang yang sedang bersendau gurau terdengar sayup-sayup.


"Hah! hanya perasaan ku saja! ia berjalan ke arah dapur, menyalahkan saklar lampu dan masuk kedalam, dapur bersih yang terlihat lux dengan perabotan dapur masih tertata rapi di tempat nya, Reno membuka pintu kitchen set dan mengambil susu istrinya menaruh dua sendok penuh kedalam gelas.


"Krek!


"krek!

__ADS_1


"Suara apa itu? Reno mencoba mendengarkan lagi tapi suara itu sudah hilang bagaikan angin. ia menuangkan air panas kedalam gelas dan mengaduk nya.


******


Sementara di Markas besar milik Reno, orang orangnya sedang panik, karena sebagian blok tempat tawanan ada yang sengaja membakarnya.


"Eh Barak! Bagaimana kau sudah menghubungi Bos Reno!


"Tidak diangkat Jack, berulang kali aku menghubunginya tapi tidak juga ada jawaban!


"Ada apa dengan Bos besar kita? tidak biasanya ia seperti ini! Jack, Barak dan levi adalah orang kepercayaan Reno yang menjaga Markas besar Mafianya.


"Cepat kau suruh yang lain menyebar aku akan menjaga Mr Black! pasti ini perbuatan orang orang Mr black!"


"Baik aku akan berjaga di depan!


"Levi kau ikut aku, perketat pengawasan Mr Black jangan sampai lepas lagi!"


"Bagaimana kalau Mr Black melawan!


"Tembak di tempat!


"Tapi bukankah bos melarang kita membunuhnya, karena aset keluarga nya belum di kembalikan."


"Itu langkah terakhir kita, daripada ia lolos lagi akan makin sulit mencarinya."


"Baiklah aku ikut perintah mu!


"Ayo cepat persiapkan senjata mu, kali ini mereka menyerang markas kita, kita harus melawannya demi menjaga amanah Bos!


'


'


'


'


'


@Bersambung........


@Untuk para readers sabar ya, kisah Reno, frans dan Fanny akan di selesaikan satu satu, Author juga paham keinginan kalian, biarlah Author selesaikan sampai tamat.


🍃Novel terbaru yuk ikuti kisahnya😍


__ADS_1


__ADS_2