
"Aku akan mencari dedaunan untuk menghentikan darah ini! kau juga terluka?
"Hanya luka gigitan di punggung tanganku. untung aku menutupi wajahku tadi."
"Ya sudah, Ayo kita pergi dari sini. hari sudah semakin sore.
Tapi darah ini sangat banyak Frans. Disini banyak binatang buas, aku takut darahmu mengundang binatang lainnya."
Frans melepaskan baju dan membalut kannya pada tangannya yang terluka. ia hanya memakai singlet ditubuhnya.
"Ayo kita jalan lagi, hati hati Fany kau harus waspada jangan sampai kita bertemu binatang liar lagi."
"Iya Frans, tapi kita semakin jauh di dalam hutan. Seperti tidak ada ujungnya."
"Semoga cepat datang pertolongan."
Mereka berdua terus berjalan kembali walau tidak tahu arah jalan keluar.
*****
"PLAKK!
Ternyata kau yang sudah menculik Fanny! berani sekali kau, Hah!
"PLAKK!
Tamparan keras bertubi-tubi ke wajah Shella. hingga jatuh tersungkur ke lantai. Justin berjongkok dan menarik kasar wajah Shela memencet kedua pipinya. "Kau pikir aku tidak akan tahu perbuatan mu pada Fany! berani kau menculik dan menyekapnya. kau sudah keterlaluan Shella!!! menghempaskan kasar wajah Shella.
"Justin sudah cukup! aku sedang mengandung anakmu! kenapa kau malah menyiksaku!
"kau pantas mendapatkannya! perbuatanmu sudah diluar batas! menjambak kasar rambut Sheila "Sekarang katakan siapa yang sudah kau suruh untuk menculik Fany!
"Lepaskan just! ini sangat sakit! Shella menarik tangan Justin yang terus menjambaknya.
"Cepat katakan dimana Fany berada!
"Aku tidak tahu ia berada di mana! Aku sudah menyuruh orang untuk membunuhnya!
"Apa berengsek kau!
"DUG! DUG! DUG!
Dengan amarah meletup-letup Justin menjedotkan kening Shella ke tembok.
"Aaahhhhkkkkk... sakit Justin, Ampun! terlihat luka memar di kening Shella.
"Beraninya kau ingin membunuh calon istriku! katakan siapa orang yang telah kau suruh! Justin berteriak lantang.
"Lepaskan dulu jambakannya aku tak kuat. Perut ku sangat mual." huek.. huek..huek..
Justin melepaskan dengan kasar. Shella memuntahkan cairan bening sambil memegangi perutnya yang mual. "Kau jahat Justin! aku ini sedang mengandung anak mu!
"Anak ku? harus berapa kali aku katakan! kalau janin dalam perutmu itu bukanlah milikku! kau jangan pernah membodohi ku Shella l!"
"Tapi itu kenyataannya! hanya dengan mu aku tidur! tidak ada laki laki lain!
"Sudah cukup! apa kau ingin mati ditangan ku! dengan geram Justin mencekik leher jenjang Shella. "Cepat katakan sialan! siapa yang sudah kau suruh menculik Fany!
"Baiklah le-pa-s kan dulu just! Shella memohon dengan suara tercekat.
__ADS_1
"UHuk.. uhuk.. uhuk. Setelah Justin melepaskan jeratannya, Shella terbatuk sambil memegangi lehernya yang terasa sakit.
"Cepat katakan! waktu ku tidak banyak!
"Yono dan Parto!
Seketika mata Justin membulat sempurna. jantungnya berdebar cepat. Menatap tajam kearah Shella dengan ekspresi marah.
"Bodoh! kau sudah menyuruh Yono kepala bandit itu! seru Justin geram. "Kau membayar berapa untuk membunuh Fany!
"Seratus juta!
"Brengsek kau Shella! mencekik kembali lehernya "Kau sudah menghancurkan rencana ku! Shella berusaha berontak dan mencakar tangan Justin. Akhirnya jeratan itu terlepas juga saat bunyi ponsel dari saku baju Justin.
Justin mengambil ponsel dari saku baju dan tertera nama Yono di layar ponsel.
"Sudah pasti Fany saat ini bersama Frans! Sial! menendang kursi di depannya "Mereka malah bersama! bagaimana kalau keluarga Fany tahu kebenarannya! matilah aku!
Aaahhhkkkk! Justin mengerang frustasi.
Ponsel Justin kembali berdering. Yono kembali menelpon.
"Hallo!
"Bos! kami masih mencari Pria itu tapi tidak ketemu. Sepertinya dia sudah mati di makan binatang buas!
"Kau tidak usah bermain-main lagi denganku Yono! tak perlu membodohiku!
"Tapi ini benar! kami menemukan banyak darah didekat Air terjun. ada Anjing liar yang mati. Sepertinya ada banyak Anjing liar dan tubuhnya habis terkoyak di makan."
"Awas saja kalau kau berbohong! sekarang dimana Fany! bentak Justin pada Yono.
"Mak-su-d Bos?
"Wanita itu juga pergi bersama pria itu Bos!
"Berengsek kau Yono! Jadi kau mau membodohiku kalau mereka mati berdua dimakan binatang buas! bentak Justin.
"Ma-afkan kami Bos! suara Yono tercekat.
"Sekarang cepat cari mereka berdua! sebelum kalian aku habisi!
"Ba-ik Bos!
Dengan geram Frans mematikan ponselnya. menoleh pada Shella yang terlihat shock terduduk dilantai. tanpa banyak bicara lagi Justin pergi meninggalkan rumah Shella.
******
Barak dan Boy berserta tiga anak buahnya sudah berada di markas. Anak buah Justin mengeluarkan tiga peti senjata Api Ilegal.
"Kalian buka senjata itu. Aku ingin melihatnya! apakah senjata senjata itu ada yang cacat!
Seorang pria, kaki tangan Yono dan Justin membuka sebuah peti dan memperlihatkan isinya. Boy maju kedepan untuk melihat senjata itu.
"Bagaimana Tuan, apa anda sudah puas! sekarang serahkan uang tiga Milyar itu!
Boy melirik pada Barak. Barak berjalan mendekat. Saat ingin menyerahkan koper itu tiba tiba terdengar sebuah tembakan.
"DORR!
__ADS_1
"Jangan bergerak! kalian sudah kami kepung! seru komandan polisi yang sudah berdiri didepan mereka.
Tiba-tiba sudah banyak polisi yang berada di sekitar tempat itu. Mereka semua mengangkat tangan dan langsung di borgol. ada beberapa orang yang berusaha kabur. polisi dengan sigap menembak kakinya.
"DORR! "DORR!
Tak berapa lama muncul Reno dan Tommy. ia mendekati Barak dan Boy.
"Dimana Bos kalian berada! teriak Reno komplotan bandit itu.
"Pak polisi, tolong introgasi penjahat itu! seru Tommy.
"Rupanya kalian menjebak kami, Kami pikir kalian ingin membeli senjata itu! ternyata kalian semua penipu! gerutu anak buah Justin.
"Dasar penjahat! polisi memukul kepala pria itu "Sekarang cepat katakan dimana Bos kalian!
Seorang polisi berlari kearah Reno. "Tuan! kami sudah mencari di semua tempat. tidak ada Pria atau wanita yang di sekap!
"Tidak mungkin Pak, mobil yang mereka pakai, nomornya sama persis dengan orang yang sudah menculik Tuan Frans saat di bandara." ujar Boy menjelaskan.
"Sekarang kau katakan dimana mereka! atau kau akan membusuk di penjara! Apa benar ditempat ini ada penculikan laki laki dan wanita! seru komandan polisi.
"Be-nar Pak! ada dua orang yang kami Sandra. seorang wanita cantik berambut panjang dan seorang Pria tampan. sepertinya mereka sepasang kekasih."
"Brengsek kau! "DUG" dengan kesal Reno menendang perut Pria itu hingga tersungkur ketanah.
"Benar itu adalah Adikku Fany dan Asisten ku Frans!
"Sekarang dimana mereka berdua! bentak pak polisi lagi.
"Sudah dua hari mereka kabur dan berlari ke dalam hutan!
"Ya Tuhan Fany dan Frans berada di dalam hutan!
"Ayo Tuan, kita harus mencari mereka kedalam hutan! dan kami sudah membawa beberapa penduduk asli desa pancar, untuk membantu mencari adik dan asisten Tuan. Mereka akan sangat membantu kami untuk pencarian, sebab sudah paham Lika liku di hutan!
"Baik Pak komandan, saya sangat setuju. Bila mereka berhasil menemukan adik dan asisten saya. Saya berjanji akan memberikan hadiah untuk mereka.
"Ayo kalau begitu cepat kita berangkat sebelum malam tiba! karena banyak binatang liar di dalam hutan! seru komandan polisi.
"Pak Julian! kau bawa mereka para bandit ke bawah dan langsung dibawa ke markas. senjata senjata itu amankan sebagai bukti! Sebagian ikut kami untuk pencarian kedalam hutan!
"Siap komandan. Laksanakan!
"Ayo Tuan Reno, Tuan Tommy, kita berangkat ke hutan!
"Ayo Pak!
Mereka semua bersama para polisi berlari masuk kedalam hutan.
'
'
'
'
'
__ADS_1
'
@Bersambung.....💃💃💃