ISTRI PENGGANTI CEO: Season 2

ISTRI PENGGANTI CEO: Season 2
Terkuaknya perselingkuhan


__ADS_3

"Kau berikan syrup biasa yang mirip dengan wine ini, ingat! jangan sampai tertukar, target ku Pria itu!" ucapnya seraya memasukkan amplop coklat kedalam saku celananya.


"Baik Nona! saya permisi.." waiters itu berjalan kearah meja yang menjadi targetnya.


"Malam ini akan aku tunjukkan siapa kau sebenarnya!" wanita itu tertawa kecil seraya menyesapi wine di tangannya.


Waiters sudah berhasil mendatangi sepasang kekasih yang sedang menikmati acara party.


"Silakan Nona dan Tuan." Pria bertubuh tinggi langsing itu menaruh gelas wine di depan mereka.


"Wah kebetulan sekali, terima kasih." ucap Reyhan tersenyum.


"Maaf, saya tidak meminum yang berakohol. Berikan saya sprite atau Coca cola, cukup yang bersoda saja." imbuh Vana.


"Baiklah! waiters mengambil kembali gelas berisi wine itu dan melangkah pergi.


"Wine ini tidak memabukkan Van, hanya sedikit pusing." gelak Reyhan, mulai meresapi wine kedalam mulutnya.


"Dari dulu Daddy ku melarang aku dan kakakku minum air beralkohol."


"Come on, coba lah sedikit, kau pasti akan ketagihan."


Vana menggeleng "No! sekali Daddy ku melarang aku tidak akan melanggarnya."


"Sungguh kau memang wanita spesial baby..."


Nathan yang sudah terlihat mulai bosan hanya menatap Vana dan Reyhan dari jarak lima meter, dan berharap segera pergi dari tempat perkumpulan anak ABG itu.


"Hey! sapa seorang wanita bertubuh sintal.


Nathan hanya melirik sekilas "Ahh! kau lagi..!" ucapnya lirih dan terlihat tenang.


"Aku sudah melakukan sesuai rencana mu. Dan kau harus berjanji untuk tidak melaporkan aku ke kantor polisi!"


"Apa kau sudah benar-benar berjanji untuk tidak melakukan hal buruk lagi pada Zevana? Nathan melempar tatapan sinis seraya mengeratkan gelas ditangannya, sedikit lagi di tekan gelas itu akan pecah berhamburan.


"Aku berani bersumpah demi kelurga ku! sumpah demi apapun aku tidak akan berurusan lagi dengan Vana setelah Reyhan lepas dari Vana. Aku begitu sakit hati pada Reyhan yang sudah mencampakkan aku dan memilih Vana."

__ADS_1


"Rasanya belum impas dengan perbuatan mu waktu itu. Dengan membayar dua pria bayaran untuk menghancurkan kaca mobil yang aku dan Vana tumpangi! Nathan menatap bengis wanita didepannya "Kau telah salah memilih lawan! bila wanita ku tergores saja kulitnya, aku habisi kau tanpa ampun! gertaknya dengan rahang mengeras "Andai aku tidak pulang waktu itu, ku pastikan kau sudah mendekam di penjara!"


Wanita itu bergidik negeri "Aku berjanji akan menebus kesalahanku, setelah Reyhan lepas dari Vana, aku akan bersujud dan meminta maaf padanya. Apakah itu belum cukup?


"Heh! Nathan menyunggingkan sudut bibirnya. "Kita lihat saja seberapa hebat kau menjalankan aksi mu." Nathan meneguk habis wine di tangannya, lalu ia berdiri dan berjalan pergi meninggalkan Jessica sendiri.


Sementara Reyhan mulai gelisah, ia baru saja meminum wine yang tinggal seperempat. Tubuhnya terasa panas dan tersiksa dengan keadaan yang ia sendiri tidak mengerti. Reyhan mengendurkan dasinya yang terasa sesak.


"Rey? kau kenapa? sepertinya kau sangat gelisah. Apa kau sakit?" tanya Vana begitu khawatir melihat wajah Reyhan memerah seperti menahan sesuatu dan gesture tubuhnya seperti tidak tenang.


"Di ruangan ini terasa panas dan sesak. Aku ketoilet sebentar." tanpa berpikir panjang lagi Reyhan buru-buru beranjak dari tempat duduknya dan berjalan menjauh. Vana hanya menatap penuh kebingungan.


Seorang wanita yang sejak tadi melihat dari jarak tidak terlalu jauh meninggalkan tempat duduknya dan menyusul Reyhan menuju toilet.


"BRAKK!!


Reyhan membuka kasar pintu toilet dan mulai berdiri di depan wastafel, memuntahkan isi perutnya yang terasa mual, Namun tidak bisa muntah, justru badannya semakin panas dan bagian bawahnya sudah mengembang keras. ia membasuh wajahnya dan tengkuknya, berharap panas di tubuhnya berkurang.


"Rey? apa kau butuh bantuan?" tiba-tiba Jesica sudah berdiri di samping Reyhan. Tentu saja Reyhan terkejut dan terlihat tak suka dengan kehadiran Jesica "Ngapain kau masuk kedalam toilet laki-laki! keluar kau! bentak Reyhan dengan tubuh gemetar menahan hasrat yang mulai memuncak.


"Ap-apa..? Reyhan terkejut dan ia melihat ada dua orang wanita baru masuk kedalam toilet dan menatap aneh kearahnya.


"Ahh sial! bukankah tadi aku baca ini toilet 'Man' Kenapa berubah jadi toilet 'woman'!" gerutunya dalam hati.


"Minggir aku mau keluar! Reyhan mendorong tubuh Jesica dan mulai berjalan sempoyongan, sebisa mungkin ia menahan hasratnya.


"Rey awas! Jesica merangkul pundak Reyhan yang hampir jatuh dan membawa keluar toilet, di lorong yang sepi tiba-tiba Reyhan mendorong tubuh Jesica kedinding dan meraup bibirnya dengan cepat. Rasa panas itu telah merangsang libidonya semakin naik. kedua tangannya mer*mas dua gundukan indah milik Jesica.


"Rey jangan disini! pasti orang-orang lewat jalan ini, ayo ikut aku!" tanpa pikir panjang Reyhan mengikuti langkah Jesica, tubuh mereka saling berangkulan. Seringai licik tersungging dari bibir tipis Jesica. Meraka berjalan menuju pintu lift dan berhenti di lantai delapan. Jesica membuka pintu kamar dan masuk kedalam, lalu membaringkan tubuh Reyhan keatas ranjang, spontan Reyhan menarik tangan Jessica dan jatuh di atas tubuhnya. ia membalikkan tubuh Jesica dan berada di bawah Kungkungan nya, tangan Reyhan merobek gaun Jesica dan mulai menjamahnya dengan buas, ia juga melepaskan seluruh pakaiannya dan melampiaskan hasratnya pada Jesica, Reyhan terus menjelajahi tubuh mulus Jesica tanpa berfikir lagi, karena aura tubuhnya sudah di penuhi nafsu birahi.


Vana yang sudah setengah jam menunggu tampak gelisah, ia mengedarkan pandangannya dan mencari sosok Pria bertubuh tegap itu. Dan ia juga tidak melihat sosok Nathan yang sejak tadi duduk tak jauh darinya. Vana mengambil gawai dalam tasnya dan mulai menghubungi kekasihnya. Namun tidak ada jawaban.


"Maaf Non! apa anda yang bernama Zevana Alea..?


"Iya bener saya sendiri."


"Ini saya menemukan dompet dan ponsel bernama Reyhan Aditya. Saya melihat foto Nona di layar depan ponsel Mas Reyhan. Bukankah pria ini yang tadi bersama Nona?" tanya seorang waiters seraya menyodorkan ponsel dan dompetnya.

__ADS_1


"Dimana kau menemukan ini?" tanya Vana tak sabar.


"Di dalam toilet Non!"


"Kenapa Reyhan harus teledor begini sih! untung saja ponsel dan dompetnya tidak hilang. Makasih ya Mas.."


"Kalau begitu saya permisi dulu Nona."


"Tunggu! Pria berpakaian hitam putih itu berhenti "Apa kau melihat keberadaan kekasih ku Reyhan?"


"Aku sendiri tidak tahu nona. Tapi tadi temanku melihat pria itu berjalan dengan seorang wanita menuju kamar lantai delapan. Seketika mata Vana membulat, seakan tak percaya dengan ucapan Pria berstatus waiters itu.


"Kau jangan mengada-ada! bentak Vana mulai tersulut emosi.


Kalau Nona tidak percaya, Kenapa Nona tidak datang dan membuktikannya sendri di lantai delapan."


Untuk menepis keraguannya Vana mengangguk dan berkata "Berapa nomor kamarnya?"


"Kata temanku nomor 20A!"


Tanpa curiga dan banyak bertanya lagi, Vana melangkah pergi menuju pintu lift dan berakhir di lantai delapan. Vana merasakan jantungnya berdebar lebih cepat, ada perasaan takut dan bayangan Reyhan sedang bercumbu dengan seorang wanita memenuhi pikirannya. kaki jenjang Vana sudah berhenti tepat didepan kamar no 20A.


"Pelan-pelan Rey.., jangan terlalu cepat." ucapnya di sela rintihan nikmat dan desah*n panjang. "Ohhh... Rey ini enak sekali.."


DEG!


Debaran jantung Vana semakin cepat dan ia hampir tak percaya mendengar suara wanita menyebut nama Rey. Vana semakin penasaran dan tangannya gemetar saat membuka handle pintu.


"CEKLEK!!"


๐Ÿ”ฅ๐Ÿ”ฅ๐Ÿ”ฅ


@Terimakasih yang masih setia membaca novel Bunda๐Ÿ™. Ada reader yang sudah nggak baca novel ini, lalu tiba-tiba komen dan mengiring opini reader lainnya. BUNDA sudah sering umumkan kalau novel ini akan tamat, insyaallah tidak kehabisan bahan cerita dari season 1 2 3, Kalau pembaca mulai bosan dan berkurang, berarti rezeki bunda menang hanya segitu, percaya pada Allah rezeki tak akan pernah tertukar. Masih ada 4 karya lagi kok yang masih Bunda simpan, tapi tunggu satu-satu kelar dulu, baru di keluarkan karya novel terbaru.


@Sabar ya reader sayang... ada beberapa episode lagi menuju TAMAT.


@Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2