ISTRI PENGGANTI CEO: Season 2

ISTRI PENGGANTI CEO: Season 2
Bertemu kekasih.


__ADS_3

Mereka membawa Pria itu kesebuah gedung. dan mendorong masuk tubuh pria itu kedalam ruangan 2x3 yang pengap dan lembab. lalu pintu ditutup kasar.


"BRAKK!


Seketika pria itu menoleh pada sosok wanita yang tergeletak dilantai semen. Dia bangkit dari duduknya karena saat didorong sempat terjatuh. pria itu berjalan kearah fanny. Ia berjongkok dan mengibas rambut panjang wanita didepannya. seketika pria itu membelalakkan matanya "Fanny!


Pria itu terperanjat kaget dan menepuk nepuk pipi Fanny agar terbangun.


"Fan... Fanny...!


Fanny masih terdiam tak berdaya. pria itu duduk dan mengangkat kepala fanny, la menaruh di atas pahanya. Mengusap lembut kepala fanny, kedua tangannya masih terborgol sangat sulit untuk bebas bergerak.


"Wajah fanny memerah dan denyut jantungnya melemah, ia seperti susah bernafas."


Pria itu terus berfikir dan terlihat cemas. "Aku harus memberinya nafas buatan."


"Fanny maafkan aku, terpaksa melakukan ini."


Pria itu menghirup nafas panjang dan memasukkannya ke bibir Fanny, ia melakukan nya berulang sampai akhirnya fanny terbatuk-batuk.


"Uhuk.. uhuk.. uhuk..."


"Fanny! Ahh.. syukurlah kau sadar." pria itu bernafas lega.


Fanny mulai membuka matanya perlahan, terlihat bayangan wajah pria yang sedang menatap dirinya.


"Fr-an-ns...? kau kah itu? ucap fanny pelan nyaris tak terdengar.


"Iya sayang, aku Frans! bangun lah tatap mataku. Aku berada disini deket denganmu." mengusap lembut pipi fanny. Mata Frans mulai berkaca-kaca.


"Kenapa kau berada disini? kenapa Erland begitu tega menyekap mu disini juga? apa tujuan dia melakukan ini padamu? begitu banyak pertanyaan yang Frans lontarkan.


"Frans! tangan fanny menyentuh wajahnya "Kita berada di dunia yang sama sekarang. Aku sudah tidak ingin berpisah lagi denganmu."


Melihat kondisi fanny yang memprihatinkan, Frans tak kuasa untuk tidak meneteskan air matanya. "Tidak sayang, kita tidak akan berpisah lagi, apapun yang terjadi aku akan tetap bersama mu." mencium lembut kening fanny.


"Fra-ns.. aku sudah tenang dan bahagia, kita akhirnya bertemu kembali walau kita sudah meninggal dunia dan berada di alam yang berbeda."


Frans terkejut mendengar ucapan fanny. "Fanny.. apa maksudmu?


"Kita sudah mati bukan? arwah kita bertemu di tempat ini."


"Fanny! kita belum meninggal? kau jangan konyol. kau tidak boleh berkata begitu! buka matamu." mengusap lembut kepala Fanny.


"Aku berkata bener Frans, aku melihat bayangan wajahmu. kau bilang sedang berada di Korea, ternyata kau berbohong. sebenarnya kau sudah meninggalkan dunia ini. Makanya kau sedang menjemput ku."


"Fanny berhenti berkhayal, aku benar Frans kekasih mu, ini nyata! sentuh lah wajahku." Frans menarik tangan fanny dan menaruh ke wajahnya "Ini aku Frans! aku sudah sembuh dan pulang kembali untuk menemui mu."


"Frans benarkah kita masih hidup? benarkah ini nyata? bukankah aku sedang berhalusinasi?


"Benar sayang, kita masih hidup, aku disini bersama mu." menciumi tangan Fanny berkali-kali dan menggenggam nya kuat.


"Frans akhirnya kau kembali." hiks... Fanny menatap lekat wajah Frans dan menangis terisak. Fanny berusaha untuk bangun, Frans membantunya. Dan mereka berpelukan untuk melepaskan kerinduan yang hampir lima bulan lamanya terpisah.

__ADS_1


"Frans! hiks.. hiks.. aku lelah, aku hampir putus asa. Ku pikir kau tidak akan kembali lagi."


"Tidak sayang, mana mungkin aku pergi dan meninggalkan mu, dunia ku akan hancur bila kehilangan dirimu." Frans mengusap lembut airmata fanny.


"Frans, Kenapa tanganmu di borgol? Fanny terperanjat kaget. "Dan kau kenapa bisa berada disini juga? Fanny baru menyadari.


"Ceritanya panjang."


"Frans, tenggorokan ku kering, aku sangat haus."


Frans melihat sekeliling ruangan tapi tidak menemukan apa-apa.


"Di ruangan ini tidak ada persediaan air, biar aku memintanya pada mereka." Frans beranjak dari duduknya dan berjalan kearah pintu.


"Dorr.. dorr.. dorr.. "Bukakan pintu! berikan kami minum! teriak frans. "Hey! kalian dengar tidak, berikan kami air minum!


"Berisik! ganggu orang tidur saja! teriak pria yang berjaga di depan pintu.


"Setidaknya berikanlah kami air! apa kau mau kalau kami mati kehausan, lalu arwah kami penasaran. kami akan menggerayangi dirimu dan keluargamu! pikirkan itu!


Pria didepan pintu itu mulai berfikir "Boy apa kita berikan mereka air minum. kalau mereka mati kehausan pasti arwahnya gentayangan. kita orang pertama yang mereka incar."


"Ya sudah kau berikan teko air itu pada mereka!


Pria itu mengambil tako yang tak jauh dari dia duduk. dan berjalan kearah pintu.


Krekkk!


"Ini ambillah! pria itu memberikan teko air dan gelas plastik pada frans yang masih berdiri di depan pintu.


Frans berjalan mendekati fanny dan menuangkan air kedalam gelas. memberikan minum pada fanny yang sudah terlihat lemas.


"Fanny minumlah, kau harus kuat." memberikan minum kebibir fanny. selesai memberikan minum, Frans menyandarkan kepala fanny ke pangkuannya. "Kau tidak usah takut, aku selalu ada bersama mu "


"Frans bagaimana kau bisa berada di sini?"


πŸƒFlash back πŸƒ


(PoV Frans)


Pesawat sudah landing, aku begitu lega dan bahagia, sebentar lagi aku akan bertemu fanny. aku tersenyum sumringah, Akhirnya aku bisa kembali lagi ke Negara ku, setelah hampir lima bulan bertobat ke Korea. Aku menyalakan ponsel untuk menghubungi Tuan Reno, tapi sayang berkali kali menelpon tidak ada jawaban. Aku menunggu selama satu jam di ruangan tunggu, tapi tidak juga ada yang datang. padahal satu hari sebelum berangkat ke Indonesia tuan Reno menghubungi ku dan memberitahu akan ada yang menjemput ku. aku berinisiatif untuk mencari taksi. Saat sudah didepan bandara, datang dua orang pria menghadang ku.


"Tuan Frans, anda ikut kami sekarang! ucapnya dingin.


"Kalian siapa? tanyaku selidik.


"Kami disuruh menjemput anda?


"Siapa yang menyuruh kalian menjemput ku? tanya ku lagi. karena aku ragu melihat penampilan mereka yang seperti preman.


"Tentu saja Tuan kami yang menyuruh!


"Siapa Tuan kalian?

__ADS_1


"Sudah jangan banyak tanya! ayo sekarang ikut kami! bentak dua orang itu, menarik kasar bajuku. aku berontak dan terjadi perkelahian antara aku dan dua orang pria itu. Disaat mereka terdesak, datang dua orang pria dan langsung menyerang ku! jumlah mereka empat orang dan terus menyerang ku, tiba tiba dari arah belakang ada yang menghantam kepala ku hingga mataku gelap dan tidak ingat apa-apa lagi.


Saat di perjalanan aku mulai tersadar, tapi aku pura-pura tetap pingsan. Dari obrolan mereka aku mendengar orang yang telah menculikku.


"Boy! Bos Justin menelpon!


"Kau angkat lah!


"Hallo Bos!


"Kalian sudah tangkap Frans di bandara!


"Sudah Tuan, dia sedang pingsan tadi sempat melawan. aku pukul kepalanya pakai balok!


"Bagus! kalian bawa ke lereng gunung pancar. berikan dia pada Yono!


"Baik Bos!


"Tunggu! satu lagi. Di bagasi mobil ada satu peti senjata api, kau berikan senjata itu pada Yono, ingat! kalian harus berhati hati jangan ada yang mengetahui senjata ilegal itu.


"Siap Bos!


Aku mendengar percakapan Erland sahabat ku sendiri pada anak buahnya. Aku nggak nyangka Erland bisa tega padaku. sampai di sebuah hutan yang lebat aku di bangunkan dengan menyipratkan air ke wajahku. Aku terbangun dan pura-pura baru tersadar. Mereka memborgol tanganku sebelum naik keatas gunung.


****


"Fanny.. kenapa Erland juga menyekap mu di sinil?


"Tidak Frans bukan Justin. Yang menyekap ku di tempat ini seorang wanita yang bernama Shella, bukankah Shella kekasihmu?!


Fanny bangun dan terduduk sambil menatap wajah Frans yang terlihat bingung.


"Kekasih?! Frans mengeryitkan dahinya "Mana ada aku memiliki kekasih bernama Shella? hanya kau satu-satunya kekasih ku? kau mengenal ku dari dulu bukan? lihat mataku apakah ada kebohongan dari ucapan ku!


Fanny terdiam dan tertunduk, ia terus berfikir. "jangan-jangan kekasih yang Shella maksud adalah Justin?! sepertinya Shella tau aku akan di jodohkan oleh Justin, dan ia sedang mengandung anaknya. Makanya ia tidak ingin aku merebutnya, jadi dia yang menculik dan menyekap ku!


"Berarti dalang dari penculikan kita berdua adalah sepasang kekasih. Justin dan Shella! ucap Frans geram.


"Fanny aku akan membuat siasat untuk bisa keluar dari tempat ini! kau sabar ya sayang." mencium lembut kening fanny.


"Aku percaya padamu Frans! Fanny tersenyum dan menyandarkan kepalanya di dada bidang Frans.


'


'


'


'


'


'

__ADS_1


@Bersambung......πŸ’ƒπŸ’ƒπŸ’ƒ


@Tadinya prediksi Author akhir bulan ini akan tamat. tapi berhubung author juga masih nulis dua novel yang on going, jadi telat nulisnya dan nggak bisa tamat Sekarang. Reader tolong bersabar ya, dan semoga tetap suka dengan hiburan cerita yang author suguhkan.😍


__ADS_2