ISTRI PENGGANTI CEO: Season 2

ISTRI PENGGANTI CEO: Season 2
Perselisihan.


__ADS_3

Delena menatap sonya dari atas sampai bawah. "Ular tetap saja ular, walau kau merubah seluruh wajahmu agar terlihat awet muda, melangsingkan body mu agar terlihat menarik, dan membesarkan dada dan bokong mu agar terlihat menggoda, apa untungnya?! kau ingin melawan kodrat mu! Pria yang duduk disana" menoleh pada empat orang berondong yang sedang bingung "Mereka semua hanya ingin uang mu saja!"


"Cukup! cukup! kataku cukup! teriak Sonya, tangan Sonya akan melayangkan tamparan ke wajah Delena, tapi sebuah tamparan keras sudah mendarat di pipi Sonya, sebelum ia menampar Delena.


"PLAKK!


"Aaaauuuuuww!"


Berengsek kau Helena berani menampar wajah ku!"


"Seharusnya sudah dari dulu aku menampar wajahmu, tapi baru sekarang aku lakukan!" ucap Helena lantang.


"Pergi kalian berdua dari mansion ini!"


"Apa kau bilang? berani sekali kau mengusir kami, ini mansion milik ibu yang kau rebut dengan cara licik!"


"Ku kira kau dan ibumu sudah tidak pernah bangun lagi dari koma!"


"Berani sekali kau mendahului Tuhan? memangnya kau siapa? bertobatlah tante sebelum ajal menjemput mu."


"Sudah habis kesabaran ku pada kalian! teriak Sonya.


Semua teman teman Sonya mengabadikan momen langka itu dengan membuat video.


"Apa yang sedang kalian lakukan? pergi kalian semua dari sini, ini urusan keluarga!" bentak Delena pada ibu ibu sosialita itu.


"Ayo jenk kita pulang, serem lihat mereka."


"Ayo kita pergi dari sini!"


Mereka semua bubar dan meningglkan mansion.


Helena menatap tajam wajah Sonya "kau memang keterlaluan Sonya, orang yang selama ini aku anggap sahabat bahkan sudah seperti saudra, bukan hanya merebut mas Darwin dari ku tapi juga telah memisahkan aku dari Davina! bahkan kau yang meracuni pikiran Davina agar membenci diriku! kau selalu melarang aku menemui anak kandung ku sendiri! saat aku datang di hari ulang tahun Davina, aku membawa boneka hasil rajutan ku sendiri, dengan kejam dan tak punya perasaan kau membuang boneka itu ke tong sampah!"


"Seharusnya kau berpikir kenapa anak dan suamimu membenci mu, kesalahan kau adalah selingkuh di belakang Mas Darwin!"


"Itu tidaklah benar Sonya! kau fitnah aku berselingkuh, bahkan kau yang merekayasa itu semua, kau membayar seorang pria untuk menjebak ku, menaruh obat tidur kedalam gelasku dan menaruh seorang pria dikamar tidurku, saat mas Darwin membuka pintu aku di tuduh berselingkuh, padahal itu semua perbuatan mu!" karena emosi yang sudah memuncak dengan cepat Helena menjambak rambut Sonya yang bersanggul rapih.


"Apa apaan ini kau sudah gila! kau rusak rambut ku!"


Aaaaaauuuuwwwww....


"Ibu sudah cukup bu." Delena menenangkan.


"Ini bayaran atas dosa dosa mu di masa lalu Sonya!"


"PLAKK!


"Ini bayaran kau sudah merebut suamiku pelakor!"


"PLAKK!


"Ini bayaran kau telah memisahkan seorang ibu dan anaknya!"


"PLAKK!


"Dasar gila! kau menampar ku bahkan rambut ku rusak!


"Ini bayaran karena kau telah merusak rumah tangga ku!"

__ADS_1


"PLAKK!


"Jane tolong Mama, mama diserang orang gila!


Tiba-tiba datang seorang wanita turun dari tangga dan mendorong kasar tubuh Helena hingga tersungkur kelantai, kejadiannya begitu cepat dan membuat Delena kaget.


"Mama kau tidak apa-apa? lihat wajah mama memerah dan rambut Mama berantakan" kata seorang wanita yang baru datang.


"Ini karena ibu dan anak itu yang tiba-tiba menyerang Mama."


Delena memeluk tubuh Helena dan membangunkannya, dengan nafas kasar Delena menatap tajam wanita muda di depannya, keduanya saling bersitatap.


"Mama mundur biar aku hadapi wanita ini!"


"Lawan dia Jane, kau seorang taekwondo di Perancis, kau pasti menang melawan wanita angkuh itu!"


"Hajar dia jangan kasih ampun! kau harus balaskan perlakuan dia pada Mama!"


Wanita bernama Jane itu sudah memasang kuda kuda, wajahnya yang beringas seakan ingin mematikan lawan.


"Kau kira aku takut dengan gertakan mu!


Tiba-tiba Jane menendang kaki Delena kencang dan ia terjatuh, tapi Delena wanita yang tangguh ia bngkit kembali walau kakinya terasa sakit, kali ini ia tidak mau gagal.


"Delena sudah nak, jangan diteruskan wanita itu bukan lawan mu" Helena sudah berinisiatif untuk menelpon Reno, ia ingin mengambil ponsel, tapi seorang pria merebut tasnya.


"Kembalikan tas ku!"


"Jangan coba coba untuk meminta bantuan pada seseorang, anda dan anak anda yang memulai pertengkaran ini!"


Jane wanita luar negeri dengan fostur tubuh tinggi langsing berhasil menampar wajah Delena, alhasil darah segar mengucur dari sudut bibirnya.


"Delena kau harus kuat, kau harus balas semua ini, ingat kau seorang istri Reno Mahesa, jadi lah kuat seperti macan Asia" begitulah isi hati Delena.


Delena sudah siap dengan serangan dari jane, saat jane melayangkan tendangannya, Delena berjongkok dan lngsung menarik kaki panjang itu hingga ia jatuh terpelanting, Delena tidak sia siakan kesempatsn itu, saat ia bangun Delena menarik satu tangan Jane dan memelintirnya kebelakang.


"Aaagghhhkkk! lepaskan tanganku berengsek!


"Kau sudah mendorong ibuku, sekarang bersujud lah dan minta maaf pada ibuku!"


"Ciihh! tak sudi aku minta maaf pada ibumu!"


"Jane! pekik Sonya "Lepaskan mantu ku Jane, Delena! Sonya tampak tegang melihat jane yang kesakitan.


"Aku sudah bilang mau minta maaf atau tidak, apa kau minta dipatahkan satu tangan mu?!" Delena melintir lebih keras lagi.


"Aaaaggghhhh..


Saat dua orang pria mau menolong jane, Delena membentaknya "Kalau kalian berani maju dan menolong wanita ini, besok nama kalian tinggal armahum, karena suamiku Reno yang akan menghajar kalian!"


Seketika dua pria itu mundur, Helena menarik kembali tasnya dari tangan pria itu.


Aaaaggghhhh.. Ampun! aku menyerah, baiklah aku akan minta maaf."


"Bagus!"


Delena mendorong tubuh Jane tersungkur di kaki Helena. Jane melihat wajah Helena.


"Maaf!"

__ADS_1


"Apa katamu? aku tidak mendengarnya?" kata Delena.


Menatap tajam wajah Delena "Maaf"


"Bukan begitu cara minta maaf pada orangtua, ibu maafkan aku yang sudah mendorong ibu."


"Ayo katakan, apa kau minta ku pelintir lagi!"


Dengan wajah masam Jane berkata "Ibu maafkan aku yang sudah mendorong ibu"


Sonya berlari dan mengakat tubuh jane "Jane ayo bangun nak."


"Sekarang aku kasih waktu kalian 2x24 jam untuk pergi dari mansion ini!"


"Tidak bisa! aku sudah membelinya dari Davina."


"kau masih saja ingin berbohong, tidak mungkin anakku Davina menjual mansion ini padamu."


"Kalau kalian tidak percaya, aku akan memberikan bukti surat akte mansion ini."


Sonya berjalan masuk ke dalam kamarnya, tak lama ia kembali dengan membawa sebuah Map berisi akte Mansion, dan memberikannya kepada Delena.


"Ini buktinya!"


"Tante dulu pernah memalsukan akte ini atas nama Tante sendiri, padahal papa belum pernah memberikannya pada siapapun atas hak mansion ini, ternyata melalui kuasa hukum papa sudah memberikannya atas nama aku."


"Kau salah Delena, ternyata Darwin telah mewariskan mansion ini pada Davina. Sebelum Davina pergi dari negara ini, ia telah menjual mansion ini pada anakku Handoko."


Delena membuka akta Jual beli surat mansion itu, dan ia membaca surat kuasa yang diberikan oleh Davina, Delena tak pernah menyangka kalau mansion itu sudah dijual oleh Davina.


"Kalau Papa mewariskan pada Davina, kenapa ia membuat surat wasiat pada pengacaranya dan memberikan mansion ini padaku, bu?"


"Sabar Dena, pasti ini ada kesalahan, tidak mungkin ada dua akte."


"Sudah puas kalian! sekarang pergi dari mansion ku, jane adalah istri Handoko dan mereka juga akan menempati mansion ini, jadi kalian tidak usah usik kami lagi!"


"Ingat Sonya urusan kita belum selesai! kau harus membayar semuanya Sonya, dan ingat satu hal, Papaku meninggal secara tak wajar, seorang suster pernah memergoki seorang anak laki-laki dan ibunya di dalam kamar Papa dengan menyamar menjadi Suster dan Dokter."


Terlihat wajah Sonya yang pucat dan tegang, wajah ketakutan terlihat jelas dimatanya.


"Ayo bu kita pulang, percayalah padaku, mansion ini pasti akan kembali pada pemilik aslinya, kita biarkan dulu wanita ular ini bersenang senang." Delena tergelak.


Delena dan Helena pergi meninggalkan mansion itu dengan perasaan pedih, tapi Delena telah berjanji akan mengambil kembali haknya.


'


'


'


'


'


'


BERSAMBUNG 😍


@lebih panjng 1300 kata, ayo yang bilang lanjut dukung Author dengan cara VOTE, LiKE, RATE BINTANG 5 DAN KOMENTAR NYA.

__ADS_1


__ADS_2