ISTRI PENGGANTI CEO: Season 2

ISTRI PENGGANTI CEO: Season 2
Menerima Kenyataan


__ADS_3

Selesai mandi dan berpakaian, fanny keluar kamar menuju ruangan kelurga, pelayan membawa secangkir coklat panas permintaan Fanny,. ia duduk disamping Andini sambil bersandar manja pada pundak Andini.


"Tumben anak kesayangan mama manja hari ini,, gak biasanya suka cuex"


"Ahh,, Mama, itu perasaan mama ajah, fanny kan dari dulu selalu jadi anak mama yang manis" pungkas fanny sambil memeluk tubuh Andini.


"Fanny,, papa ingin bicara serius dengan mu nak, papa harap kamu mau menerima saran papa"


Fanny menyeruput coklat yang berada di tangannya, sesekali ia meniup niupnya agar cepat dingin "Papa ingin bicara apa? katakan saja" tutur fanny enteng.


"Sekarang usia mu sudah menginjak 23 tahun"


"Dua bulan lagi pah 23 tahun" protes fanny


"Iya, tapi kan sebentar lagi usia mu sudah 23 tahun, dan tahun ini kamu lulus kan?! ucap Andini menengahi.


"Ohh,, jadi Mama dan Papa mau mengadakan perayaan ulang tahun ku dua bulan lagi? yess asyik,," Fanny berlonjak senang.


"Fanny, kamu kapan dewasanya kalau seperti ini terus,,? coba dengarkan dulu papa mu bicara, jangan di sela" tutur Andini memperingati.


Ramon menghela nafas dalam "Begini Nak, Papa punya sahabat yang tinggal di London, dan sahabat papa memiliki seorang anak laki-laki yang berusia 27 tahun, namanya Justin"


Fanny mendengarkan Ramon bicara dengan ekspresi datar, ia sudah tau pasti arah pembicaraan papa nya.


"Jadi Papa ingin__


"Menjodohkan aku dengan Justin,,?! sela fanny sambil meminum perlahan coklat itu.


Ramon dan Andini saling bersitatap.


"Papa dan Mama mu ini sudah tua Nak, kami ingin melihat kau bahagia dan memiliki pendamping hidup untuk masa depan mu, bukan papa tidak sayang padamu, justru papa dan mama ingin menjaga kehormatan mu agar kau ada yang menjaga


Fanny mendesah kasar, ia menatap langit langit ruangan itu, saat ini hatinya harus terluka lagi, dulu Aryatama yang ternyata mantan kekasih kaka iparnya Delena, batal bertunangan karena Arya masih mencintai Delena, lalu datang Arnold sahabat kakanya, Reno, Arnold pun gagal bertunangan karena dendam pada Reno dan fanny hampir hancur karenanya, satu pria terakhir yang selalu hadir dan membelanya yaitu frans, cinta yang datang tiba-tiba tanpa diminta, frans yang selama ini fanny cintai dan menjadi sandaran hidupnya, sudah melupakan dirinya dengan alasan amnesia, fanny sudah putus asa, kini ia hanya bisa pasrah, bola mata fanny berkaca-kaca seakan beban hidupnya teramat berat, orang orang yang pernah ia cintai dan sayangi telah pergi begitu saja.


"Nak kau tidak apa-apa kan? tanya Andini, membuyar kan lamunan anaknya, Fanny menggeleng dan tersenyum hambar.


"Mah,, Pah,,,! suara fanny bergetar menahan tangis "Kalau menurut kalian itu jalan yang terbaik buat fanny, ia Fanny menerima perjodohan itu"


"Alhamdulillah,,,"


Ramon dan Andini mengucap syukur bersamaan, wajah mereka berbinar cerah, Ramon tersenyum bahagia, ternyata Fanny tidak menolak perjodohan dengan anak sahabatnya.


Fanny terdiam dengan tatapan kosong, ia sudah pasrah dan menyerah dengan keadaan nya sekarang, dia sudah tidak peduli lagi pada siapa ia berlabuh.


"Fanny kenapa kau diam, haiii,, air coklatnya tumpah ke baju mu"


"Ohh,, maaf mah, aku nggak sengaja" fanny tertawa canggung "Aku ganti baju dulu ya, dan kebetulan aku banyak tugas campus, karena mau semester akhir, jadi fanny mau belajar dulu mah,,, pah,,,"


"Silahkan sayang, belajar lah yang baik, agar nilai mu bagus seperti kaka mu Reno"


"Tentu donk pah!


Fanny mencium kedua pipi Andini dan beranjak dari duduknya, ia berjalan ke arah Ramon dan mencium kedua pipinya juga.

__ADS_1


"Anak papa sudah besar" mencium kening fanny "Kau anak gadis papa satu satunya, papa ingin memberikan yang terbaik untuk mu"


"Terima kasih pah"


Fanny berjalan kearah kamarnya, ia menutup pintu dan menguncinya dari dalam, fanny berlari keatas ranjang dan menangis sejadi jadinya "Kenapa nasib ku seperti ini Tuhan! hiks,, hiks,, hiks,, aku tidak bisa kecewakan mama dan papa yang sudah berkorban bnyak untuk ku, Frans pun sudah tidak bisa mengingat ku kembali, untuk apa aku perjuangkannya, aku sudah lelah dengan semua ini, takdir terus permainkan hidup ku,,


🍃🍃🍃🍃


Malam itu Frans sudah siap untuk pergi kesebuah acara bersama Reno,ia berdiri didepan kaca sambil menatap dirinya sendiri


"Apakah aku pantas berada di pesta itu dengan kondisi ku seperti ini? ya Tuhan,,, aku tidak akan sanggup saat orang orang menatap kondisi ku, aku tidak bisa menjaga Tuan ku sendiri, seharusnya aku orang paling bangga bila berada disamping Tuan Reno, tapi sekarang,,?


Drett,, drett,, drett,,


Terdengar suara ponsel berdering, Frans menerima panggilan itu


"Hallo Tuan,,,"


"Kau sudah siap,,,? supir sudah berjalan ke apartemen mu"


"Sudah Tuan, aku sedang menunggu"


"Bagus, kita akan bertemu di pesta Tuan Ajmaja"


"Baik Tuan,,"


Setelah satu jam menunggu, mobil sudah berada di depan Apartemen, Frans masuk kedalam mobil, mobil berjalan meninggalkan Apartemen menyusuri jalan raya ibukota, saat melewati perempatan tiba-tiba mobil macet total.


"Apakah masih lama pak,,? tanya frans sambil menoleh pada arloji ditangannya.


"Ada jalan lain kah untuk mengindari kemacetan"


"Ada Tuan tapi melewati jalan perkampungan dan agak jauh"


"Lewat sana saja, daripada kita kejebak macet"


"Baik Tuan,,"


Saat sudah melewati perempatan, supir membelokan mobilnya mencari jalan yang tidak terlalu macet, saat sedang berjalan tiba-tiba supir mengerem mendadak, membuat frans terpekik


"Ada apa pak?! kenapa rem mendadak! seru frans kaget.


"Maaf Tuan, di depan seperti ada seorang wanita yang sedang ribut dengan pria"


Frans membuka pintu dan berjalan kluar


"Tuan mau kemana,,?!


"Kau tunggu saja disini, aku ingin melihat"


Terlihat dua orang wanita sedang bertengkar dengan seorang pria pengendara motor.


"Loe yang salah, bawa motor nggak hati hati, lihat mobil gue loe tabrak sampe ringsek!

__ADS_1


"Ehh,, Nona! loe yang bodoh, kalau gak bisa bawa mobil jangan main ke jalanan! bentak pria itu.


"Seenaknya ajah loe bilang gue bodoh! kata wanita yang satunya


"Woiii,, kenapa loe yang nyolot, lihat perbuatan loe,. mobil gue rusak! gue gak mau tau loe harus ganti kerusakan mobil gue!


"Dasar cewek Brengsek! berani nya loe teriakin gue! saat pria itu ingin menampar wajah wanita itu, tiba tiba sebuah tangan menarik tangan nya.


"Berani kau ingin menampar seorang wanita! hadapi dulu aku! ucap Frans sudah berdiri di depan pria itu.


"Siapa kau,,? berani melawan ku, ini rasakan! pria itu ingin meninju wajah frans, tapi frans dapat menghindari, pria itu semakin membabi buta saat Frans berhasil meninju wajah nya bertubi-tubi dan akhirnya pria itu menyerah.


"Frans!


Seru fanny, frans berhasil menaklukkan pria Arogan itu, dan pria itu meminta maaf pada fanny, mobil wanita yang baru saja ditabrak nya, akhirnya pria itu mau mengganti rugi dari ancaman Frans yang akan membawanya ke jalur hukum.


Frans berjalan kembali kearah Mobil


"Frans tunggu!


frans menghentikan langkahnya dan membalikkan tubuhnya.


"Malam Nona, maaf saya buru buru untuk datang kesebuah acara, Tuan Reno sudah menunggu" ucap frans membungkuk memberi hormat, dan Frans berbalik dan berjalan kearah mobil.


Seketika fanny terperanjat kaget saat melihat kaki frans yang berjalan pincang, ia membekap kan mulutnya tak percaya, hampir 5 bulan fanny tidak bertemu frans, kini ia harus melihat sendiri kondisi frans yang sebenarnya


"Tunggu Frans! teriak fanny


Frans berhenti tanpa menoleh pada fanny.


"Ada apa dengan mu frans?! katakan! apa yang sudah terjadi pada mu! airmata fanny mengalir bebas begitu saja, frans tak sanggup untuk melihat tangisan fanny, sudah pasti ia akan bertambah terluka, ia tidak butuh dikasihani.


"Maafkan aku Nona, aku harus pergi, jaga lah diri Nona" tutur frans tanpa menoleh, ia lngsung masuk kedalam Mobil.


"Jalan pak,," perintah Frans,


"Frans!


fanny terus berteriak memanggil nama nya.


"Fanny,, Ayo kita harus segera pergi, waktu kita gak banyak untuk ketempat itu" ucap temannya, fanny berjalan kearah mobil.


"Kau saja yang bawa" fanny memberikan kunci mobil pada temannya.


Mobil berjalan meninggalkan tempat itu, sementara fanny masih terus menangis sepanjang perjalanan.


🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃


-


-


-

__ADS_1


-


@Bersambung


__ADS_2