
Taman Mansion
Dua orang manusia yang sudah lama berpisah di pertemuan kembali dalam acara yang tidak terduga, ya frans dan Riska adalah teman lama satu fakultas yang mengambil jurusan Bisnis, seorang wanita cantik dan elegan bertemu dengan pria lajang tampan dan berkharisma, mereka bercerita saat saat masa di kampus dulu, siapa sangka Riska dan Frans pernah menjalin suatu hubungan cinta, tapi pada akhirnya mereka harus berpisah begitu saja tanpa keputusan dari keduanya, Riska Amelia wanita cantik ini pernah hadir dalam hidup frans dan mengisi hatinya yang kosong, dengan kepergian Riska begitu saja tanpa kejelasan yang pasti, sempat membuat Frans drop dan mati rasa pada seorang wanita, bahkan ia dijuluki sosok pria dingin dan tak punya hati saat berhadapan dengan lawannya, Frans yang memiliki watak keras seperti Reno, tidak hanya cerdas yang mengandalkan otaknya saja, tapi juga ototnya saat bekerja melawan musuh perusahaan Reno, terbukti ia menjadi Asisten Reno yang handal dan disegani lawan bisnisnya, tapi setelah frans mendapatkan musibah di kapal pesiar itu, ia sempat putus asa dan hilang kepercayaan pada dirinya, beruntung Reno seorang Ceo yang baik dan sangat perhatian pada frans, saat Frans jatuh terpuruk, Reno lah yang membangkitkannya, dan Reno pulalah yang membangunkan kepercayaan dirinya, Reno bagai perisai buat frans yang melindunginya dari hinaan orang diluar sana, dan hanya memandangnya sebelah mata.
"Kau masih ingat Erland? tanya Riska.
"Erland,,,? ia tentu saja, dia sahabatku, pria jaim dan playboy,," hahahaha,,,dimana dia sekarang? aku sudah lama tidak bertemu, ia pun tiba-tiba menghilang begitu saja"
"Kabar terakhir yang aku dengar, ia mendirikan perusahaan diluar negeri dan tidak tau pasti kehidupan sekarang?!"
"Hebat! pantaslah ia bisa memiliki sebuah perusahaan di luar negeri, karena Erlan dari kalangan klurga berada"
"Tapi sayang,, dia pria playboy dan banyak wanitanya dimana mana, dia tidak cukup hanya dengan satu wanita, selain kaya, tampan, dan anak semata wayang dikelurga nya, pantas lah ia bisa mewariskannya bisnis ayah nya sekarang"
"Dimana Erland tinggal?!
"Jerman! dan ia punya nama lain disana, tapi aku lupa"
"Erland memang blasteran Jerman indo, setau aku ibunya asli dari Jerman dan ayahnya asli indo,,"
"Menceritakan teman lama memang tidak pernah ada habisnya, dan dimana kau dulu berada? sampai menghilang tanpa jejak" ucap frans dingin dengan ekspresi datar, ia meneguk habis airputih ditangannya.
"Aku,,," Riska terdiam sesaat, dan menatap sendu wajah frans "Aku pergi untuk menerus kan kuliah di Francis mengambil S2, orangtua ku menentang hubungan kita karena aku harus mewujudkan impian ku dulu"
Frans tersenyum tipis "Tapi kini kau sudah meraih impian mu bukan?
"Belum sepenuhnya, masih ada impian ku yang lain,,"
"Apalagi impian mu Riska,,?!
"Kau Frans,,,?"
"Deg! jantung frans berdetak hebat, debarannya sangat cepat, tentu saja ia kaget dengan penuturan Riska yang tiba-tiba, bagaimna bisa Riska lngsung menembak dirinya, sementara mereka sudah berpisah empat tahun yang lalu saat usia Frans 23 tahun, selesai kuliah yang hanya mengandalkan S1 nya, frans sudah melamar bekerja dimana mana tapi hasilnya nihil, saat ada lowongan di perusahaan Reno, lalu ia melamarnya dan di terima sebagai staf karyawan biasa yang hanya di kontrak selama satu tahun, siapa sangka karena kecerdasan dan keberaniannya, yang akhirnya membawa frans sebagai asisten seorang Ceo Reno Mahesa, pria muda yang di juluki macan Asia, kini di usia frans yang menginjak 27 tahun sudah menjadi kaki tangan Reno sekaligus orang kepercayan perusahaan terbesar di Asia.
Tanpa menoleh pada Riska Frans berkata "Bagaimana kalau pria yang kau cari sudah memiliki kekasih?"
"Aku akan merebutnya! ucapnya tegas tanpa beban.
__ADS_1
"Hallo,, boleh kah aku bergabung?! ucap seorang wanita yang tiba-tiba sudah berdiri didepan meja mereka sambil membawa piring berisi stik didalam nya.
"Fanny,,?! tutur Frans pelan dan lngsung terlihat gugup.
Tanpa basa-basi Fanny duduk di diantara mereka berdua "Oh ya frans, siapa wanita ini? tanya fanny tersenyum ambigu.
"Oh ya Nona fanny, kenalkan ini teman lama ku, dulu satu fakultas, namanya Riska Amelia"
"Riska,, ini Nona fanny, adik kandung dari pemilik perusahaan "Mahesa Group'
"Ohh,, adik dari Tuan Reno Mahesa? senang berkenalan dengan anda nona" ucap Riska lngsung berdiri dan memberi hormat, aku adalah Riska manager dari perusahaan "John's grop" perusahaan aku bekerjasama dengan perusahaan tuan Reno"
"Fanny,," keduanya berjabat tangan, "Aku adalah keka ___" belum sempat berbicara, frans sudah memotong ucapan Fanny.
"Nona fanny, dimana Nona Delena? sejak aku disini tidak melihat Nona?"
Fanny menatap kesal pada Frans "Ahh,, tentu saja sedang bersama suaminya" ucap fanny kesal sambil memotong kasar stik di piringnya.
Melihat ada keanehan pada cara fanny makan, Riska merasa tak enak hati "Ohya frans,, aku harus pamit sekarang, kalau ada apa-apa bisa hubungi aku, Nona fanny salamkan pada tuan Reno"
"Saya permisi dulu,," Riska beranjak dari duduknya dan pergi meninggalkan frans dan fanny yang terlihat tegang.
Fanny terus memotong motong kasar daging stik itu dengan bibir mengerucut.
"Fanny pelan pelan memotong nya, sini biar aku bantu potongkan"
"Praankk! fanny melempar pisau itu ke piring "Tidak usah! kenapa kau tidak pernah mau mengakui aku sebagai kekasih mu, apa alasan mu frans?
"Fanny kecilkan suara mu, kau melempar pisau itu ke piring, lihat mereka menatap kearah kita berdua"
"Aku tidak peduli! kau selalu buat aku kesal,,!
"Fanny, aku tidak ingin merendahkan dirimu di depan client Kaka mu, kalau kau bilang kekasih ku dia tidak akan percaya, apalagi kau adik dari pemilik perusahaan ternama"
"Kau selalu saja seperti itu frans! berhenti lah merendahkan dirimu sendiri! fanny melipatkan kedua tangannya di dada "Atau jangan jangan kau ada hubungan dengan wanita itu!
"Fanny,,, Riska adalah teman satu kampus, kita dulu berteman baik, empat tahun kita berpisah dan gak disangka bertemu kembali di acara pesta tuan Reno"
__ADS_1
"Ahh! Fanny tergelak "Teman tapi mesra! aku melihat di mata wanita itu saat menatap mu Frans! menatap mu penuh cinta! aku bisa merasakan itu, karena aku bukan lah anak kecil yang mudah di bohongi!"
"Fanny,," suara Frans melembut "Kita bicara di tempat lain saja, gak enak disini, mereka seakan sedang membicarakan tentang kita, aku tidak ingin merusak acara tuan Reno, lihat ada wartawan juga disini, mereka seakan sedang mengamati kita berdua"
"Sudah lah frans, aku males melihat sikap mu yang seakan sok menjaga perasaan ku!
"Fanny, aku tidak ingin kita bedebat lagi, aku sangat menghargai kelurga mu, aku mohon plis,, nanti kita bahas kembali masalah ini ya"
Fanny berdiri dari duduknya "Kau selalu saja tidak bisa mengerti aku Frans! seru fanny menatap tajam wajah frans dengan mata berkaca-kaca, dan lngsung melangkah pergi begitu saja.
"Fanny,,, fan! frans lngsung berdiri, ia tidak berani mngejar fanny, karena tidak ingin para tamu beranggapan yang tidak tidak, apalagi ada sebagian orang yang melihat kearahnya.
"Nanti saja, akan aku jelaskan semuanya pada Fanny" frans lngsung beranjak dari tempat itu dan berjalan menuju Mansion.
'
'
'
'
'
'
@BERSAMBUNG
@Yuk terus dukung Author agar bisa up setiap hari dengan cara
@LIKE
@VOTE/GIFT
@RATE BINTANG 5
@SERTAKAN KOMENTAR MU
__ADS_1