
Tak perduli mendengar ocehan dari Sandra yang terus-menerus berkata tanpa henti. Bintang akhirnya memutuskan untuk pergi, tapi belum jiga ia menjauh Sandra yang dengan rasa geram ia seketika menjambak rambut Bintang yang seketika membuatnya terkejut.
"Astaga apa yang kamu lakukan kenapa kamu menjambak ku lepaskan!"
"Ini akibat karena kamu sudah dengan beraninya menantang Sandra jadi rasakan ini!"
Tak ingin kalah dan berdiam diri, ia akhirnya membalasnya dan ikut menjambak-nya.
"Astaga apa yang kamu lakukan kenapa kamu menjambak-ku lepaskan!"
"Ini akibat karena kamu juga telah beraninya menantang ku jadi rasakan ini!"
Tarikan demi tarikan telah mereka lalui. Dan belum juga rasa kesal mereka terobati Sandra yang terus menariknya tanpa henti membuat rambut Bintang rontok yang berada digenggaman Sandra.
"Rambut? Rambut kamu kenapa bisa sampai rontok sebanyak ini. Kamu ... Kamu penyakitan?" tanya Sandra yang spontan Bintang yang menyadarinya pun terdiam.
__ADS_1
"Apa maksud kamu? Apa kamu pikir orang yang mengalami kerontokan dia penyakitan apa, ya tidaklah!" sambungnya yang terlihat menyembunyikan sesuatu. Dengan menundukkan kepalanya tiba-tiba darah segar pun jatuh dan menimpa lantai bawahnya.
"Darah! Astaga kenapa disaat seperti ini aku malah mimisan," batinnya yang kemudian bergegas ia pun mengusapnya dengan tissue.
"Aku sadar sekarang kenapa kamu berniat ingin menceraikan Tristan. Kamu menceraikannya karena kamu itu penyakitan kan sekarang. Atau bisa dibilang sebentar lagi kamu akan ma*i makanya kamu pasrah akan keadaan dan mengalah dari peperangan ini," ucap Sandra dengan menyilangkan kedua tangannya, tak lupa ia menunjukkan wajah sinisnya.
"Bodoh! Terserah kamu mau mengatakan apa karena aku tidak akan perduli dengan ocehan kamu," sambungnya lagi yang kemudian tanpa berkata sepatah kata lagi, Bintang berlalu pergi dari hadapannya.
"Jadi Wanita itu penyakitan syukurlah jadi aku tidak perlu susah-susah mengalahkannya karena cepat atau lambat dia juga akan ma*i dengan sendirinya," batinnya yang terlihat sangat bahagia.
"Rambutku kenapa bisa rontok sebanyak ini. Apa jangan-jangan ini tanda kalau penyakitku tambah semakin parah dan sudah mulai menjalar kemana-mana, aku harus memeriksa ke-dokter sekarang," batinnya.
"Gimana Dok keadaan saya apa penyakit saya ada kemungkinan akan bisa pulih. Atau mungkin penyakit saya tambah semakin parah?" tanyanya pada salah satu Dokter.
"Maaf saya hanya ingin bertanya apa kamu pernah mengalami kecelakaan disaat penyakit kamu sudah mulai bersarang didalam tubuhmu?" tanya Dokter yang kemudian Bintang teringat akan sesuatu.
__ADS_1
"Kecelakaan. Iya saya ingat Dok beberapa waktu yang lalu saya sempat mengalami kecelakaan tapi hanya melakukan Operasi kecil. Dan kata Dokter tidak ada resiko besar yang akan terjadi kenapa Dok? Tidak ada yang terjadi serius kan Dok akibat kecelakaan waktu itu?"tanya Bintang dengan sedikit rasa paniknya.
Melihat ekpresi Dokter yang terlihat pasrah yang terlihat dari raut wajahnya membuat Bintang mengerti dan paham apa maksud dari semua ini.
"Melihat ekpresi wajah Dokter itu sudah sangat membuktikan kalau pasti ada hal yang penting yang ingin Dokter katakan pada saya, jadi cepat katakan pada saya Dok apa yang terjadi insyallah saya akan menerima semua ini dengan ikhlas jadi Dokter jangan diam seperti ini?"
"Baiklah saya sangat sulit untuk mengatakan ini pada anda, tapi akibat benturan yang terjadi pada saat kecelakaan waktu itu membuat sel-sel penyakit yang anda derita menjadi pecah. Dan akibatnya sel-sel itu mulai menjalar kesemua bagian organ-organ anda termasuk mata jadi ada kemungkinan besar anda akan mengalami kebutaan karena adanya kornea mata rusak itu. Dan kabar buruknya lagi penyakit anda sudah memasuki stadium 3 jadi..
"Jadi itu artinya dengan tindakan operasi mau pun terapi semua itu akan sia-sia karena pada kenyataannya saya juga akan tetap mati. Terima kasih Dok terima kasih atas usaha yang Dokter lakukan terima kasih ya sudah saya pergi dulu!"
"Baiklah berhati-hatilah."
Mendengar semua perkataan yang diucapkan oleh Dokter seketika tangisannya pun pecah bahkan ia tidak bisa lagi mencoba untuk membendungnya.
"Aku kira masih ada banyak waktu bagiku untuk bertahan dan menata kehidupanku yang lebih baik lagi. Tapi ternyata semuanya berbalik arah pada akhirnya perlahan-lahan aku akan tetap ma*i!"
__ADS_1
Seketika tubuhnya pun tersungkur diaspal, orang-orang yang melihatnya bergegas mereka pun mengerubunginya. Tiba-tiba datanglah seseorang yang baru aja turun dari mobil dan langsung mengangkat tubuh Bintang dan memasukannya kedalam mobil.
BERSAMBUNG.