
"hari mulai pagi, matahari mulai menembus jendela kamar arif, arif yang teringat tentang niatnya untuk bertunangan dengan taniapun bergegas bangun dan mandi untuk bersiap-siap kekantor dan rencananya sepulang kantor arif ingin kerumah tania, untuk bertemu dengan orang tua tania untuk membicarakan niatnya itu.
"setelah selesai mandi arifpun bergegas bersiap siap dan segera pergi sarapan sesampainya dimeja makan arif bertemu dengan orang tuanya yang juga baru bersarapan
"selamat pagi ayah, ibu, sapanya kepada kedua orang tuanya,
"selamat pagi, ayo sarapan rif, ibunya menyuru arif untuk ikut bergabung dengan mereka.
"iya bu..., merekapun makan dengan tenang, hanya dentingan sendok dan piring yang terdengar
"setelah selesai makan, arifpun membicarakan niatnya yang ingin bertunangan dengan tania
"awalnya orang tua arif kurang setuju, mengingat adek-adek arif yang masih belum mapan, sedangkan ayah arif hanya seorang supir kepercayaan orang, tetapi setelah arif meyakinkan orang tuanya akhirnya orang tuanyapun menyetujui niat arif untuk bertunangan dengan tania
"setelah mendapat persetujuan dari orang tuanya arifpun pamit kepada orang tuanya untuk pergi kekantor
"ya sudah bu, yah, arif pergi kerja duluh, dan nanti sepulang dari kantor arif mau kerumah tania untuk mebicarakan ini semua kepada orang tuanya...
"ya sudah hati-hati dijalan salam buat orang tua tania....
"iya bu...
"sesampainya dikantor arif bertemu dengan Doni kakak tania, arifpun menyapa doni dan menceritakan niat arif
__ADS_1
"pagi bang...
"pagi juga rif...
"ooh ya bang nanti sepulang kantor aku mau kerumahmu untuk bertemu ayah dan ibu untuk membicarakan niatku yang ingin mengajak tania bertunangan
"lah emang kamu dah ngomong sama tania? emang tania dah mau? pertanyaan beruntunpun dilontarkan doni kepada arif
"iya bang tania dah mau kok..., kemaren q dah ketemu tania dan ngobrolin ini semua dan sekarang tinggal ngabarin ayah ma ibu kalau ayah ma ibu ngijinin rencananya minggu depan mau aku langsung siapin soalnya bulan depankan tania mau ada praktek diRumah sakit takutnya dia entar sibuk gak ada waktu
"ya udah kalau kalian berdua udah sama-sama cocok, akumah ikut seneng, akhirnya kamu bakal jadi adekku beneran haha...
"iya bang
"tapi jangan kamu sakittin adekku ya, awas aja kamu berani-berani nyakittin dia,
"iya yang penting kamu jagain tania aku dah seneng..., ya udah ayoh kita apel pagi duluh..
****
"sepulang dari kantor arifpun segera pergi kerumah tania, sesampainya dirumah tania arif ketemu sama ibu tania dihalaman depan.
"assalammu,alaikum bu,...
__ADS_1
"eh nak arif, mau ketemu doni ya...
"gak kok bu, saya mau ketemu ibu sama ayah
"oo ada apa ya..., ayo masuk duluh, biar ibu panggilkan ayah
"saat ayah dan ibu serta arif sudah berkumpul diruang tamu, arifpun dengan segera mengutarakan maksut kedatangannya
" begini yah, bu, alhamdhulilah saya dan dek taniakan sudah kurang lebih satu bulan ini dekat dan maksut saya kesini mau mengajak dek tania bertunangan, karena saya sendiri tau kalau dek tania masih menempuh pendidikkannya, dan maksut saya mengajak dek tania bertunangan ini ingin menujukkan keseriyusan saya kepada dek tania yah, bu
"oo lah kalau kami sebagai orang tua sih menerima niat baik nak arif, tetapi apa tania sudah tau akan hal ini?
"sudah kok yah, bu,... kemaran saya ketemu sama tania dan sudah membicarakan ini semua, dan tania hanya akan setuju jika ayah dan ibu merestui
"oo ya sudah kalau seperti itu maunya kami orang tua hanya bisa mendukung dan mendoakan saja
"oo ya yah bu kalau begitu saya terimakasih banyak sudah diberi restu dan rencananya saya akan menyiapkan ini semua mulai minggu depan karena bulan depan dek tania ada praktek diRumah sakit takutnya dia sibuk malah gak bisa diganggu
"oo kalau itu sih terserah nak arif aja kami orang tua ikut aja
"yah udah yah, bu, saya pamit pulang dan sekali lagi terimakasih
"iya sama-sama, hati-hati dijalan ya nak..
__ADS_1
"iya bu, yah, assalammu,alaikum...
"wa,alaikumsalam.....