ISTRI YANG TAK DIANGGAP

ISTRI YANG TAK DIANGGAP
77 " Akankah rencana berhasil 2 "


__ADS_3

Giliran mereka semua yang pada sibuk berkemas diri. Tristan akhirnya menghampiri para petugas yang ternyata mereka semua adalah anak buah yang ditugaskan oleh Tristan sendiri.


"Tuan gimana penyamaran kita, genius bukan?"ucap Andra dengan memainkan kumis palsunya.


"Iya aku akui kalian memanglah genius sekarang. Dan sekarang aku sudah berhasil mengalihkan perhatian mereka semua untuk meninggalkan Rumah ini jadi laksanakan tugas yang saya perintah dan ingat jangan sampai gagal!"tegas Tristan pada ketiga anak buahnya.


"Baik Tuan kita tidak akan gagal sekarang, tapi nanti kita boleh kan menyusul Tuan ke tempat wisata?"tanya Reza dengan menaikkan alisnya.


"Baiklah kalian boleh menyusulnya nanti, tapi ingat laksanakan dengan benar tugas yang saya perintahkan ini?"


"Siap Tuan."


Mendengar suara langkahan kaki seseorang yang menuju kearah mereka. Tristan pun memulai lagi aktingnya.


"Baiklah Pak kalau kalian semua sudah mengerti dengan apa yang saya katakan tadi, jika kalian sudah selesai cepat kabari saya?"


"Baik Tuan kita akan mengabari Tuan nanti!"


"Ya sudah Tristan yuk kita berangkat kita sudah siap nih,"balas Sandra dengan menenteng barang bawaannya.


"Ya sudah kita berangkat sekarang,"balas Tristan kemudian ia membantu mereka untuk memasukkan barang bawaannya kedalam mobil.

__ADS_1


Rupanya penyamaran yang dilakukan para anak buah Tristan berhasil tanpa ada rasa kecurigaan yang dirasakan oleh mereka semua. Bergegas mereka pun mulai memasuki Mobil dan melajukan laju kendaraannya.


Dan tidak sampai menempuh jarak sekitar 2 jam tak lama mereka pun telah sampai disalah satu Hotel Permata Indah yang dimana Hotel tersebut sudah mendapat predikat Hotel termegah lantaran kualitasnya sangat tinggi, ditambah lagi dengan adanya beberapa fasilitas yang sudah terpampang nyata disana.


Setelah memesan dua kamar Hotel, Tristan akhirnya berhasil merasa lega dan meletakkan koper Sandra di ruangan tersebut.


"Akhirnya kita sampai juga di Hotel ini!"ucap Tristan dengan menjatuhkan tubuhnya diatas ranjang. Dan kemudian dia pun kembali bangkit setelah ia ingat akan rencananya.


"Astaga aku baru ingat ponselku tertinggal di dalam Mobil jadi aku ambil dulu ya sayang?".


"Baiklah apa kamu inggin aku temani kamu?" tawar Sandra.


"Baiklah kalau gitu jangan lama-lama ya?"


"Iya hanya sebentar saja kok."


"Rencana-ku untuk menjebak mereka semua sudah berhasil terlaksana. Jadi sekarang giliran-ku untuk menjalankan misi ini untuk meletakkan alat pengintai ini didalam mobil tapi dimana aku harus menaruhnya. Jika aku taruh diatas mau pun didepan, Sandra pasti akan mengetahuinya jadi kemana aku harus meletakkan alat ini agar dia tidak ia curigai mau pun dia ketahui?"


Sembari berfikir dan mencari tempat yang cocok buat meletakkan alat ini, pandangan Tristan yang tadinya hanya terus berputar ke segala arah akhirnya tak lama pandangannya tertuju pada salah satu titik tempat yang terbilang cukup sempit dan gelap tapi masih ada ruang untuk bisa meletakkan barang yang ukurannya hanya seukuran botol aqua bahkan alat ini lebih kecil dari ukuran botol tersebut.


Dengan warna yang hitam dan berukuran sangat kecil jadi akan menyusahkan bagi seseorang untuk mengetahui apa alat itu.

__ADS_1


Dengan hanya perlu menempelkannya pada batang besi. Otomatis alat itu akan tertempel dan merekat dengan sendirinya pada alat HDleans lantaran ada magnet yang mampu untuk menarik gaya gravitasi ketika sedang bersentuhan dengan batang besi yang sudah bersentuhan tersebut.


Berhasil merekat dalam satu sama lain. Tristan hanya perlu menonaktifkan huruf On yang nantinya data tersebut otomatis akan menyala secara langsung dan tersambung lewat jaringan ponsel Tristan sendiri.


"Misi selesai!" ucap Tristan yang bisa merasa lega akhirnya ia bisa menjalankan semua secara rencana. Dan tak lama ia pun menggambil benda pipih yang berada di sakunya dan menekan salah satu nomor yang tertera pada layar ponselnya.


📞"Tristan gimana apa disana rencana bisa berjalan sesuai rencana?"


📞" Tuan tenang saja kita sudah berhasil memasangkan alat itu mulai dari sudut ruangan sampai ke bagian ruangan yang lainnya. Bahkan kita juga memasangkan perekam suara khusus untuk bagikan kamar mandi, kan tidak mungkin kalau kamar itu kita kasih CCTV juga bukannya itu sudah melanggar peraturan bukan?"


📞 "Ia benar sekali. Baguslah kalau ternyata kalian bisa bekerja tambah lebih baik sekarang, ingat jika kalian sudah berhasil memasangkan semuanya kabari aku lagi ya.


📞" Baik Tuan nanti kita akan kabari Tuan lagi. Ya sudah kalau gitu saya matikan dulu ya?"


📞"Baiklah!"


NIH ADA REKOMENDASI CERITA SERU DAN PASTINYA SANGAT COCOK BUAT MENGISI WAKTU ISTIRAHAT KALIAN. YUK MAMPIR DI-KARYA DENGAN JUDUL "BETWEEN QATAR AND JOGJA " PASTINYA BIKIN NAGIH MAMPIR YA 🥰🥰🥰🥰



BERSAMBUNG.

__ADS_1


__ADS_2