ISTRI YANG TAK DIANGGAP

ISTRI YANG TAK DIANGGAP
91 " Akankah akan berubah "


__ADS_3

"Tristan,"ucap Sandra yang masih terbaring lemas diatas brangkar Rumah sakit.


"Sandra gimana keadaanmu sekarang apa kamu baik-baik saja, kamu gak lagi ngerasain sakit lagi kan?"tanya Tristan yang kemudian Sandra pun mengatakan sesuatu.


"Aku tidak tahu apa kesalahan yang pernah aku perbuat sama kamu Bin. Dan aku juga sadar jika aku pernah salah dan jahat sama kamu, tapi akan lebih baik kita omongin masalah ini secara baik-baik tentang apa yang sebenarnya kamu ingginkan. Apa sebenarnya selama ini kamu hanya berpura-pura baik pada kita semua karena kamu inggin menggambil simpati dari Tristan karena dengan begitu kamu bisa terbebas menyingkirkan ku dan juga anak yang aku kandung dari kehidupan Tristan,"ucap Sandra yang beralih Tristan pun bertanya padanya.


"Sandra apa maksud kamu kenapa kamu bisa berkata seperti itu?"tanya Tristan.


"Aku tidak tahu apa Setelah aku mengasih tahu kamu soal ini. Apa kamu akan percaya atau malah sebaliknya kamu akan menggangap jika akulah yang salah dan merencanakan semua ini. Karena pada kenyataanya kamu juga sangat sulit untuk mempercayaiku Tristan!"


"Sandra jika kamu inggin menggasih tahu aku sesuatu cepat bicaralah jangan tambah menambah masalah yang akan menjadi semakin rumit!"timpal Tristan yang merasa sangat bingung dengan perkataan apa yang dimaksud oleh Sandra barusan.


"Tristan apa kamu sadar jika selama ini kita salah telah menilai dan menggangap dia sebagai orang baik. Karena pada kenyataanya dia tidak sebaik yang kita kira

__ADS_1


Dan apa kamu tahu apa alasannya kenapa aku bisa masuk kerumah sakit. Apa kamu inggin tahu apa itu penyebabnya, dialah orang yang sudah membuatku seperti ini. Dan dia juga orang yang berusaha inggin membunuhku dan juga membunuh anak yang ada dikandunganku ini.


"Apa kamu punya bukti sehingga kamu bisa berkata seperti itu?"timpal Tristan.


"Aku sudah menduga jika kamu mungkin tidak akan pernah mempercayaiku, dan sekarang sudah benar-benar terjadi. Bahkan Bintang bukan hanya berpura-pura baik tapi dia juga sudah berhasil menghasut pikiran kamu untuk selalu percaya dan terus percaya dengan ucapan apa yang ia selalu ia katakan.


"Tidak itu semua tidak benar, Sandra apa yang kamu lakukan kenapa kamu malah memutar balikkan fakta seperti ini. Tidak Tristan aku berani bersumpah kalau aku bukanlah orang yang inggin menyakiti dia! Itu bukan aku dan kamu harus percaya sama aku,"timpal Bintang dengan mengengam erat tangan Tristan agar dia percaya dengan apa yang ia katakan saat ini.


"Tapi sayangnya pembelaan kamu telah sia-sia karena kami punya bukti jelas jika andalah pelaku dari semua ini?"timpal seseorang yang tiba-tiba langsung memasuki ruangan ini.


"Saya adalah Satpam penjaga awalnya aku tidak tahu apa-apa jika di-taman terdapatlah tindakan kejahatan yang barusan dilakukan oleh seseorang. Akan tetapi setelah saya melihat kamera cctv yang terpasang disana aku sadar jika benar nyatanya jika Wanita inilah yang bersalah yang berusaha inggin mendorong Istri anda agar jatuh dan mengalami keguguran,"ucap Satpam yang kemudian membuat Bintang pun tidak percaya dengan menggeluarkan tatapan tajamnya kearah Bintang, Bintang pun dengan berusaha ia mencoba menjelaskan pada Tristan Akan tetapi semua usahanya pun hanya sia-sia.


"Tidak ini semua bohong aku sama sekali tidak ada niat untuk mencelakai Sandra, ini semua bohong!"

__ADS_1


"Masih inggin menggelak dengan cara apa lagi kamu. Apa dengan adanya bukti video ini kamu masih berusaha untuk membela diri,"ucap Satpam yang terus menerus memberikan tatapan tajamnya kearah Bintang.


"Tristan aku mohon percayalah sama aku, aku sama sekali tidak pernah ada niat apalagi inggin membunuh Sandra semua ini tidak benar. Ini semua hanya kesalahpahaman semua ini tidaklah benar aku mohon percayalah sama aku, aku mohon!"


Belum juga bintang berhenti dengan berusaha membela diri, Tristan yang sudah tidak tahan lagi ia pun akhirnya membentak Bintang dengan kasar yang pada saat itu juga ia pun terkejut mendengar ucapan apa yang barusan dilontarkan Tristan.


"Diam!"tegas Tristan dengan menunjukkan wajah datar dengan amarahnya yang seketika keluar.


"Tristan,"balas bintang dengan air matanya yang akhirnya menjatuhi kedua pipinya.


"Aku sudah tidak inggin lagi mendengar penjelasan kamu lagi, karena bagiku dengan adanya bukti ini, ini sudahlah jelas bagiku. Jujur aku sama sekali tidak menyangka jika kamu bisa berbuat seperti ini Bin. Aku sudah sangat percaya jika kamu itu orang yang baik, tapi nyatanya kenyataan yang aku ketahui selama ini sangatlah salah. Dan ternyata kamu bukan orang sebaik yang aku kira, jadi pergilah karena aku tidak mau melihat wajah kamu di-hadapanku pergilah!"tegas Tristan yang langsung memalingkan pandangannya dari Bintang.


"Baiklah jika sekarang kamu tidak mempercayaiku dan menganggapku sebagai seorang penjahat aku tidak mempermasalahkan itu. Dan satu hal yang perlu kamu ketahui aku bukanlah orang yang sejahat yang kamu kira. Dan kamu Sandra sekarang kamu menang karena Tristan berhasil mempercayaimu tapi aku akan berusaha untuk mencari bukti jika aku bukanlah orang sejahat yang kalian pikirkan, permisi."

__ADS_1


Ternyata dunia cepat sekali berputar dimana yang pagi dengan cepatnya telah berganti menjadi malam. Sama halnya dengan apa yang aku rasakan saat ini jika dulunya ia bersikap baik dan peduli bahkan dia juga menunjukkan sikap manisnya padaku tapi siapa sangka semua itu telah berganti menjadi kehancuran.


BERSAMBUNG.


__ADS_2