ISTRI YANG TAK DIANGGAP

ISTRI YANG TAK DIANGGAP
21 " HARUSKAH SELALU MENGALAH "


__ADS_3

"Maksud kamu? Kamu ingin munguras semua hartaku secara perlahan?"


"Ya bisa dibilang seperti itu? Rahasia kamu ada ditangan aku jadi jangan coba-coba untuk mengancam-ku paham?"


"Anda sekarang sangatlah pede dan terlalu percaya diri untuk mengalahkan aku, tapi lihatlah tidak akan lama kamulah yang berbalik tidak berdaya dalam situasi ini apa anda paham! Soal permintaan kamu tadi baiklah aku akan menuruti semuanya tapi sebagai imbalannya kamu ijinkan aku untuk menikah lagi apa kamu bersedia?"


"Apa dipikiran kamu hanya ada kata pernikahan belaka? Apa kamu gak sadar kita baru aja menikah seminggu yang lalu apa begitu mudahnya kamu ingin melakukan poligami padaku?"


"Kamu lupa kamu sudah meminta imbalan dengan jatah 100 juta perbulan apa itu kurang buatmu? Apa kamu masih ingin menambahnya lagi?"


"Jika aku tidak dalam keadaan terpojok karena kekurangan akan biaya terapi ku mungkin aku sudah akan pergi dari jeratan Pria kejam ini? Jadi dengan berat hati aku harus menyetujui akan permintaannya dengan begitu aku bisa berobat untuk mengobati kanker yang perlahan-lahan bisa menguasai diriku ini?"batinnya yang hanya mampu menatapnya dengan tatapan sinis.


"Kamu kenapa terdiam? Apa kamu sedang berfikir berapa banyak uang yang kamu inginkan sekarang? Apa kamu benar-benar kurang dengan uang pemberiaanku itu?"


"Baiklah aku mengijinkan anda untuk menikah lagi, terserah kapan mau menikah kapan karena itu bukanlah urusanku."

__ADS_1


"Baiklah kalau kamu sudah setuju, besok aku mau kamu kembali kediamanku suka atau tidak kamu harus bersedia jadi bersiaplah aku harus pergi!"Segera pergi dari pandangannya, Bintang yang tidak bisa menahan dengan kuat air matanya agar tidak jatuh dari kedua pipinya tadi, kini air matanya berlinang dengan deras hingga membasahi kedua pipinya.


"Kenapa kisah percintaan ku selalu bernasib tragis seperti ini? Dulu Rafa yang dengan teganya mengkhianati-ku karena menikah dengan sepupuku sendiri. Dan sekarang Tristan? Yang sudah menjadi Suamiku dia malah meminta ijin untuk menikah lagi disisi lain aku yang masih menjadi Istri sahnya, jika aku disuruh memilih aku tidak ingin hidup lebih lama dengannya, tapi jika aku tidak menahan semua ini bisa-bisa penyakit yang aku alami tambah akan semakin menyebar kemana-mana, Tuhan tolong aku berikan aku petunjuk dan pintu akan kebebasanku hamba mohon."


Belum dua minggu aku menjadi Istrinya tapi dia sudah menunjukkan bahwa aku ini sama sekali gak ada artinya buat dia, iya aku sadar aku ini siapa aku hanyalah istri pelampiasan yang memang gak pantas untuk mendapat kebahagiaan di Rumah semewah ini.


Tapi apa gunanya ikatan janji yang barusan ia ucapkan tadi jika ia sama sekali gak bisa menghargai ku sebagai Istrinya, dan apa gunanya pernikahan ini.


\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_


"Kenapa lagi-lagi aku harus masuk kembali kediaman dari keluarga yang sangat kejam ini?"batinnya yang hanya mampu menundukkan kepalanya


"Apa kamu masih ingin berdiam tanpa masuk kedalam?"tanya Tristan seketika mengejutkan lamunannya.


"Aku ...,"ucap Bintang yang seketika mendapatkan tarikan dari Tristan lantaran ia langsung memaksanya untuk masuk.

__ADS_1


"Wanita ini? Tristan kenapa kamu membawanya kembali kesini bukankah dia kemaren sudah pergi kenapa dia balik lagi?"


"Urusannya lebar Ma? Tristan tidak ada waktu untuk menjelaskannya, dia juga masih Syah menjadi Istriku jadi sudah seharusnya dia menetap disini,"ucapnya tak lama pelukan akan seseorang tiba-tiba muncul dari belakang tubuhnya.


"Sayang kamu kenapa lama sekali pulangnya aku capek lagi menunggu kamu terus,"ucapnya yang tak lain seseorang itu adalah Sandra.


"Sandra kamu kenapa ada disini? Mama?"tanyanya dengan menunjukkan jarinya kearah Mamanya.


"Kamu tenang aja sayang Sandra sudah bicara banyak pada Mama. Dan sedari dulu Mama memang sangat menyayanginya, jadi biarpun kamu sudah mempunyai Istri yang tidak ada gunanya kaya dia Mama tetap menyayangi Sandra seperti dulu. Apalagi dengar dari Sandra langsung yang katanya ingin secepatnya kalian menikah Mama merestui hubungan kalian.


"Mama? Apa seperti itu cara Mama mengajarkan Putra Mama? Dia ini sudah beristri apa Mama pantas memberikan restu pada mereka yang jelas-jelas aku ini masih jadi Istri sah Tristan apa Mama lupa?"


"Hay apa kamu sudah lupa dengan awal perjanjian kita jika pernikahan kita hanya atas dasar kontrak? Dan perkataan yang kamu katakan tadi apa kamu lupa dengan semua perkataan kamu? Ingat suka atau tidak ini sudah jadi keputusanku dan besok aku ingin segera melakukan akad nikah dengannya apa anda paham!"gertaknya dengan tatapan tajam yang ia berikan, Bintang yang tak kuasa lagi ia segera pergi dari pandangan ketiganya.


BERSAMBUNG.

__ADS_1


__ADS_2