
kring...kring....kring.... suara Hp tania berbunyi, dipagi hari saat tania tengah bermalas malasan dikamarnya, nomor siapa ya tania bertanya - tanya, karena nomor itu tidak tania ketahui siapa pemiliknya, tania mengabaikannya, tapi karena hpnya berbunyi terus, akhirnya tania mengakat telefon itu, halo ini siapa ya, oo ini mas arif temen mas doni, ternyata doni memberikan nomor hp tania kepada arif, maaf mas arif ganggu tania gak ya? arif bertanya kepada tania untuk berbasa basi, enggak kok, ada keperluan apa ya mas? gak cuma ingin ngobrol aja sama tania, tania terlihat malas menanggappi arif yang tengah menelefonya, tapi mau tidak mau tania tetap menanggappi arif dengan baik, dan diujung obrolan arif menanyakan kapan tania akan kembali kekota K, dan tania menjawab kalau nanti malam dia akan kembali kekota K, dan arif menawarkan diri untuk memberikan tumpangan kepada tania dengan alasan arif juga ingin kembali kekota K. dan karena tania tidak dapat menolak tawaran arif akhirnya tania menyetujui tawaran arif untuk kembali kekota K, bersama arif. saat malam tiba arif datang untuk menjemput tania dan memintak izin kepada orang tua tania untuk mengantar tania kembali kekost dan orang tua tania mengijinkan arip untuk mengantar tania tapi sebelum pergi arif diajak makan malam berasama orang tua tania, dan arif menyetujui ajakan mereka, setelah selesai makan arif dan taniapun pamit untuk segera pergi kembali kekota K, saat dijalan tidak ada pembicaraan diantara mereka, kamu duluh sekolah diSMA mana? pertanyaan arif memecah keheningan diantara mereka berdua, q duluh sekolah di SMA nusantara tania menjawab pertanyaan arif, diperjalanan tidak banyak yang dibicarakan arif dan tania.
__ADS_1
" dan tidak terasa mereka sudah sampai dikota K, dimana kamu kost dek? digang depan kampus M, tania menjawab dan tidak lama merekapun sampai didepan kost tania, sesampainya didepan kost arif langsung pamit pulang kepada tania, karena ini sudah malam aku langsung pulang saja ya dek, iya mas hati2, arifpun mengulurkan tangan untuk berjabat tangan dan disambut baik oleh tania, dan tidak ketinggalan pulah arif sedikit mengacak pucuk rambut tania dan sembari tersenyum kepada tania.
__ADS_1
"tanpa disadari sepasang mata mengamati kedatangan tania dan arif, ya aji menunggu kedatang tania, tanpa sepengetahuan tania, sebab aji selain penasaran dengan sosok arif, aji juga cemburu kepada arif, yang dengan mudahnya mendapat respon baik dari orang tua tania.
__ADS_1
"aji hanya bisa bersabar dan bilang tidak apa- apa pada hal didalam hati aji, aji ingin marah tapi aji sadar akan dirinya yang belum mempunyai pekerjaan yang mapan untuk bisa seperti arif yang mampu menemui orang tua tania.
__ADS_1
"setelah tania mematikan teleponya, tiba-tiba hpnya berdering lagi, ya itu adalah telepon dari arif dengan malas tania mengabaikan telepon dari arif, karena teleponnya tidak diangkat akhirnya arif mengirimkan pesan singkat melalui aplikasi whatsapp, "kamu sudah tidur ya dek? selamat malam dan mimpi indah ya, mas barusan sampai" isi pesan whatsapp arif
__ADS_1