ISTRI YANG TAK DIANGGAP

ISTRI YANG TAK DIANGGAP
S2 ( " 13 Akankah Bintang akan menolongnya " )


__ADS_3

Melihat mobil polisi yang datang dan mendatangi satu kediaman dari seseorang membuat warga yang merasa penasaran berdatangan satu persatu untuk melihatnya. Disisi lain Bintang yang barusaja mendapatkan alamat kediaman dari seseorang yang ia duga kembaran Tristan, ia melihat kediaman yang akan dia tuju telah dikerumuni banyak orang hingga tidak terlihat akan seseorang pemilik dari kediaman tersebut.


"Aku mendapatkan alamat dari Pria bernama Bagas itu tapi kenapa kediamannya banyak seseorang yang datang, ada apa?"ucapnya yang kemudian ia menghalangi langkah seseorang yang barusan keluar dari sana.


"Maaf itu ada apa kenapa ada rame-rame apa ada masalah yang barusan saja terjadi disini?"tanya Bintang pada Ibu-ibu tersebut.


"Itu Mbak, Bagas pria baik hati yang selama ini kita kira orang baik, tulus pada Istrinya nyatanya dia sudah berani main api dan tindak kekerasan pada istrinya sendiri, kami sangat-sangat tidak menyangka jika dia akan setega itu kasihan sekali ya Revi kasihan sekali dia?"


"Main api? Maksud kalian Pria bernama Bagas itu berselingkuh sekaligus melakukan tindakan kekerasan pada Istrinya sendiri?"


"Iya bisa dibilang seperti itu,"balas Ibu yang satunya.


"Baik Buk sekali lagi terima kasih atas infonya,"balas Bintang.


"Sama-sama ya sudah mari kami tingal dulu?"


"Baik Buk."


"Itu tidaklah mungkin. Aku memang baru beberapa hari bertemu dengan Pria yang sangat mirip dengan Tristan, tapi aku sangat-sangat yakin dia bukanlah Pria macam seperti itu, itu tidaklah mungkin aku harus cari tahu tentang masalah ini." Membuka ponsel yang sedari tadi ada digenggaman-nya, Bintang lalu menekan salah satu nomor yang tertera.


📞"Andra cepat carilah pengacara yang paling handal dalam menyelesaikan setiap masalah aku butuh secepatnya!"


📞"Tapi untuk menangani masalah apa Nyonya?"


📞"Tidak ada waktu untuk menjelaskannya jadi cepat carikan segera, aku mau besok pengacara itu sudah ada dan menghadap-ku paham!"

__ADS_1


📞" Baik Nyonya saya akan segera mencarikannya dan besok saya pastikan seseorang itu sudah ada dihadapan Nyonya!"


📞" Baguslah!"


"Sayang kamu tau rencana yang sudah kita rencanakan berjalan sesuai rencana. Dan keinginan-ku untuk memberikan perhitungan padanya benar-benar berjalan sesuai keinginan-ku aku sangatlah bahagia sekarang,"ucap Revi.


"Kamu tidak perlu menjelaskan sedetail itu aku juga sudah mengerti akan perasaan bahagia yang telah kamu rasakan saat ini. Dia hanya anak kampung dan beruntungnya kehidupannya mau ditampung oleh Papa kamu dan bodohnya juga karena dia percaya padaku jika aku benar-benar sahabat baik yang akan selalu mendukungnya. Dan setelah apa yang terjadi saat ini kita akan melihat selemah apa Pria yang selama ini menjadi Suami kamu itu?"ucap Alex dengan senyum liciknya.


"Gila jadi semua ini rencana mereka, mereka sengaja membuat berita palsu karena ingin menghancurkan kehidupannya sangat-sangatlah kejam aku harus menolong pria itu,"batin Bintang yang berpura-pura tidak sedang memperhatikannya, dan tetap melanjutkan makan siangnya di Restoran ini.


"Oh iya terus gimana dengan Rasya? Jika nanti dia terus bertanya dimana Papanya apa yang akan kamu lakukan?"


"Soal Rasya kamu tenang aja aku sudah bisa urus masalah ini, selama ada Bibik aku tidak perlu cemas memikirkan nya, ya sudah ini sudah waktunya aku menjemput Rasya aku balik dulu ya?"


"Baiklah!"


Melihat Revi yang mulai menginjakkan kakinya untuk pergi dari Restoran ini, Bintang yang sedari tadi sengaja membuntutinya, ia berlalu ikut keluar dan menyusul Revi setelah dirinya yang melajukan laju kendaraannya kembali.


"Pak ikuti mobil hitam itu tapi ingat jangan terlalu dekat?"


"Baik Nyonya,"balas supir.


\*\*\*\*\*


"Mama kita mau kemana apa kita akan menjenguk Ayah? Dimana ayah Ma dimana Ayah sekarang?"

__ADS_1


"Rasya kamu itu bisa gak sih sekali aja jangan cari-cari Ayah kamu itu, dia sudah tidak akan bersama dengan kita jadi kamu harus usahakan untuk menurut sama Mama apa kamu paham?"


"Mama kenapa jadi marah sama Rasya? Rasya hanya bertanya dimana Ayah kemana Mama marah


"Diam! Jika sekali lagi kamu berani menangis mau merengek lagi kamu akan tau akibatnya nanti diam-lah!"


"Aku ingin mencari Ayah aku ingin mencarinya aku ingin bertemu dengan Ayah Rasya ingin bersama dengan ayah Ma


"Diam! Apa kamu sungguh-sungguh ingin buat darah tinggi Mama naik?"


"Anda kenapa se'kasar ini pada Putra anda? Dia ini putra kandung anda sendiri harusnya anda jangan sampai berani membentak apalagi mendorongnya seperti ini?"timpal Bintang dengan membantu Rasya bangkit.


"Siapa kamu? Berani sekali kamu ikut campur urusanku? Jika anda hanya orang asing alangkah baiknya anda diam dan urus masalah anda sendiri paham!"


"Tante ... Aku ingin ketemu Ayah aku ingin bertemu dengan Ayah. Mama jahat karena tidak pernah sayang pada Rasya, Rasya ingin ketemu Ayah, Rasya ingin bertemu dengan Ayah?"


"Rasya sayang kamu tidak pernah cemas, Tante akan mengantarkan kamu bertemu dengan ayah kamu ayo ikut Tante." Menarik tangan Rasya untuk ia ajak pergi, belum juga Bintang berhasil membawanya Revi dengan segera menarik balik tangan mungil Rasya dengan kasar.


"Hey siapa kamu? Berani sekali anda ingin membawa Putraku apa kamu tidak sadar aku ini Mama kandungnya?"


"Terus jika anda Mama kandungnya apa aku harus meminta ijin sama anda? Jika anda Mamanya tidaklah mungkin anda akan membiarkan Putra anda menangis seperti ini,aku sudah kenal siapa Bagas dan siapa Rasya jadi biarkan aku mengantarnya apa anda mengerti!"



BERSAMBUNG.

__ADS_1


__ADS_2