ISTRI YANG TAK DIANGGAP

ISTRI YANG TAK DIANGGAP
112 " Terlalu terobsesi "


__ADS_3

Sesosok Wanita cantik telah terbaring diatas ranjang bermotif putih polos, wajah cantiknya tak juga lentur biar pun dirinya masih dalam keadaan memejamkan kedua matanya. Tak lama mata indah itu perlahan-lahan mulai terbuka, membuka perlahan kelopak mata cantiknya dirinya dikejutkan dengan dimana ia berada saat ini.


"Ada dimana aku ini? Kenapa aku bisa ada disini?" ucap Bintang yang baru aja tersadar. Melihat siapa seseorang yang berada disampingnya seketika ia langsung membangkitkan tubuhnya.


"Kamu? Jadi kamu orang yang menolongku?"tegas Bintang yang langsung menghindar darinya.


"Jangan bertanya lagi, lebih baik kamu cepat makanlah aku rasa kamu lapar makanya kamu sampai jatuh pingsan seperti tadi jadi cepat makanlah. Atau kamu mau aku yang menyuapi-mu?" timpal seseorang itu yang tak lain adalah Tristan.


"Aku bisa sendiri," balas Bintang dengan raut wajah geramnya.


Memandang wajah wanita yang berada disampingnya, Tristan hanya tersenyum manis melihatnya biar pun wanita yang sedang ia pandang saat ini hanya menunjukkan ekspresi sebaliknya.


FLASH BACK.


"Tuan ada apa disana kenapa orang-orang pada berkerumun," tanya Sekretaris Tristan.


"Hentikan mobil ini sekarang," perintahnya.


"Baik Tuan.


Berlalu ia pun turun dan menghampiri kerumunan itu. Sesampainya ia dihadapkan seseorang yang sudah dalam keadaan tergeletak, raut wajah Tristan pun berubah setelah ia melihat siapa seseorang yang sudah tidak berdaya dihadapannya. Segera keluar dan membopongnya.


"Astaga Bintang. Apa yang terjadi dengannya kenapa dia bisa sampai jatuh pingsan seperti ini?"


"Saya tidak tahu Tuan, tiba-tiba aja dia jatuh pingsan


" Andra cepat kamu bukakan pintunya!"


"Baik Tuan."


FLASHBACK.


"Kenapa kamu masih disini, jika kamu masih duduk dengan keadaan menatapku seperti ini yang ada aku tidak akan selera untuk makan jadi pergilah dari hadapanku!" perintahnya dengan menunjukkan wajah galaknya.


"Baiklah jika itu mau kamu aku akan pergi sekarang," balasnya yang kemudian ia menghampiri Sekretarisnya yang sedari tadi telah menunggunya dibalik pintu.

__ADS_1


"Andra?"


"Iya Tuan ada apa?"tanya Andra balik.


"Aku minta kamu suruh orang untuk membantumu mengemasi semua baju-baju milik Nyonya Bintang karena aku akan mengajaknya pindah hari ini!"


"Baik Tuan."


"Apa maksud anda? Dan siapa yang menyuruh anda untuk melakukan tindakan itu, saya tidak akan pernah mau kembali lagi ke Rumah ini jadi anda tidak perlu repot-repot membawaku dan menampungku di Rumah ini lagi!"timpal Bintang yang sekejab ia pun bangkit dan berniat akan pergi. Sesampainya ia dihadapkan pintu Tristan pun menghalanginya.


"Jika kamu sampai berani menginjakkan kakimu untuk keluar dari kamar ini, maka jangan salahkan aku kalau aku akan bertindak kasar dan lebih kejam dari ini?"ancamnya.


"Apa anda pikir aku akan takut dengan ancaman anda!" gertak balik Bintang, Tristan yang mendengarnya ia hanya menunjukkan senyumannya dan berlalu ia pun merangkul Bintang dan menurunnya diatas ranjang.


"Kamu? Apa yang kamu lakukan lepaskan aku! Lepaskan aku anda tidak bisa menculik ku seperti ini lepaskan aku!"


"Tadi aku kan sudah bilang kalau aku tidak akan membiarkanmu untuk pergi jadi anda sendirilah yang mau aku melakukan ini," timpalnya.


"Baiklah jika itu mau kamu biar aku sendiri yang memberikan perhitungan ke anda," sambungnya yang tanpa aba-aba Bintang pun mengigit kuping Tristan dan membuatnya meringis sakit.


"Apa yang kamu lakukan? Apa kamu berniat ingin menantang-ku?"tegasnya Bintang dengan ekspresi geramnya.


"Kenapa? Bukannya ini memang sudah seharusnya untuk kita lakukan kan, kan selama kamu kabur kita tidak pernah melakukan hubungan itu jadi jika kita lakukan sekarang apa kamu akan keberatan?" tanyanya yang sedikit menggoda.


"Sebenarnya apa yang ada dipikiran kamu saat ini? Apa kamu lupa ada Sandra dan calon anak kamu yang ada di-Rumah apa kamu ingin membuat masalah baru lagi!"


"Sekarang bukan saatnya untuk membahas Wanita itu, cukup aku saja yang harus memberantasnya kini hanya ada kita? Iya kita yang akan memuaskan diri jadi kamu cukup diam kamu mengerti!"


"Lihat saja jika ia sampai berani mencium ku maka hidungmu yang akan jadi taruhannya," batinnya dengan tersenyum sinis kearahnya.


"Kenapa? Kenapa kamu malah tersenyum apa kamu juga menantikannya," balas Tristan lagi.


"Menyingkir dari hadapanku sekarang kalau kamu tidak mau akan menyesal nanti!"tegas Bintang.


"Menyesal untuk apa aku harus menyesal," timpalnya yang kemudian tanpa berkata lagi, Bintang akhirnya memberikan gigitan tepat mengenai hidung Tristan. Merasa terkejut lantaran darah mengalir dari hidungnya ia lantas bangkit dari atas ranjang dan mengambil tissue.

__ADS_1


"Kamu lihat kan aku bukanlah Bintang yang dulu dan kapan aja aku bisa bertindak lebih kasar dari ini, jadi jangan coba-coba untuk melawanku!"


"Baiklah aku akui kalau aku kalah, tapi sebagai gantinya kamu tidak akan aku ijinkan untuk keluar dari kamar jadi selamat tidur," timpalnya yang kemudian Tristan bergegas berlari dan menguncinya dari luar.


"Tristan apa kamu udah gila buka pintunya sekarang, buka!"teriaknya akan tetapi Tristan tidak menggubrisnya.


"Tuan. Apa Tuan serius ingin menguncinya dari dalam?" tanya Andra.


"Ini hanya sementara, nanti aku juga akan membukanya kembali setelah aku menjelaskan semua kepadanya," balasnya.


"Baiklah."


"Bik!tanyanya yang kemudian Bibik Ijah pun menghampirinya.


"Iya Tuan ada apa?"tanya Tristan.


"Saya hanya ingin mengatakan pada Bibik untuk jangan membuka pintu ini, Bibik boleh membukanya jika hendak akan memberinya makan atau minum jadi Bibik paham kan!"


"Baik Tuan, tapi jika dia terus berteriak apa yang harus saya lakukan Tuan?"tanya Bibik lagi.


"Jika dia berteriak Bibik boleh membukanya sekalian ajaklah bicara biar dia tidak merasa kesepian."


"Baik Tuan."


"Ya sudah saya pergi dulu."


"Baik Tuan."


SEMBARI MENUNGGU LANJUTAN CERITA INI MAMPIR DULU DI-KARYA MILIK KAK (Rahayu Ningtiyas Bunga Kinanti ) DENGAN JUDUL " Posesif Husband" " DIJAMIN CERITANYA BAKAL NAGIH DAN PASTINYA SANGAT SERU untuk dilewatkan YUK MAMPIR DAN JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAKNYA YA TERIMA KASIH 🥰🥰🥰


BERIKUT BLURNYA



BERSAMBUNG

__ADS_1


__ADS_2