ISTRI YANG TAK DIANGGAP

ISTRI YANG TAK DIANGGAP
63 " Apa yang akan terjadi 1 )


__ADS_3

Masih belum sadar dimana ia melangkahkan kakinya sekarang, keduanya yang hendak akan masuk berdampingan dengan beberapa tamu undangan yang lain, langkah Bintang seketika terhenti setelah dirinya tak sengaja melihat foto prewedding yang terpasang jelas didepan pintu masuk gedung tersebut.


Kakinya seketika gemetar, ingat akan kejadian beberapa waktu yang silam membuat Bintang yang mengingat akan kejadian beberapa waktu yang lalu membuat dirinya berhenti terucap bahkan tatapannya tidak bisa dibohongi jika dirinya sangatlah tertekan dalam kondisi seperti ini.


Niatnya yang ingin pergi, tapi dengan sigap Tristan menghalanginya.


"Siapa yang menyuruhmu untuk pergi?"


"Kamu? Kenapa kamu membawaku kesini?"


"Sudah jangan banyak tanya ayo kita masuk!"


"Tidak! Aku tidak mau!"


"Aku bilang ayo ya ayo apa kamu sebandel ini cepat masuk!"

__ADS_1


"Tempat ini kamu tau darimana kalau kalau ditempat ini bakalan ada acara resepsi yang diselenggarakan Rafa dan juga Selly?"


"Kamu tidak perlu tau aku tahu darimana soal ini karena bukan Tristan namanya Kalau dia tidak akan berhasil mendapatkan apa yang ia inginkan. Dan yang terpenting sekarang ayo kita masuk, kita sudah tidak ada waktu jadi cepatlah kita masuk!"ajaknya yang menggenggam erat tangan Bintang.


"Tapi gimana kita masuk jika kita sendiri tidak punya undangannya?"


"Siapa bilang kita tidak punya undangannya aku punya?"ucapnya dengan menunjukkan dua undangan pada Bintang.


"Kamu? Apa sebenarnya yang telah kamu rencanakan apa kamu sudah merencanakan hal lain untuk masalah ini? Atau mungkin kamu ingin bikin keributan disini?"


"Tepat itu kamu sudah bisa menebak jadi cepat ayo kita masuk!"


"Ini sudah waktunya ayo!"ajak Tristan yang kemudian mengajak Bintang pun jalan kearah mereka tanpa mereka sadari.


"Terima kasih buat para hadirin yang sudah mau meluangkan waktu kalian untuk menghadiri pesta kebahagiaan kami ini. Kami sangatlah bahagia akhirnya setelah beberapa tahun lamanya kita hanya menjalin hubungan sebagai sepasang kekasih, hari ini kami bisa merasa sangat lega dan berbahagia dengan puas lantaran kita sudah menjadi sepasang Suami-istri sah secara agama. Dan kalian pada hadirin semua, kamu ucapkan terima kasih sebanyak-banyaknya mari nikmati menu yang sudah kami siapkan,"sambut Rafa dengan rasa leganya. Tak lama pandangannya dikejutkan dengan hadirnya salah satu tamu yang perlahan-lahan jalan menuju kearahnya.

__ADS_1


Bintang berjalan menghampiri mereka. Dia berdiri di tengah-tengah Rafa mau pun Selly dengan pandangan ketiganya yang sama menunjukkan tatapan tajamnya.


"Kamu? Apa yang kamu lakukan disini dan beraninya anda naik keatas sini, ini kan bukan acara mu?"tegas Rafa dengan tatapan tajamnya.


Semua orang yang berada di ruangan itu, beralih menatap ke arah Wanita bergaun putih itu layaknya seperti seorang pengantin.


Para tamu pun menyorotkan matanya pada seorang Wanita tersebut. Dengan berbalut gaun berwarna putih panjang, langkah seseorang itu pun perlahan-lahan mulai menghampiri mereka.


Sedangkan Selly yang masih tak percaya degan apa yang ia lihat saat ini sekejab pandangannya pun berubah. Bahkan raut wajahnya tidak bisa lagi dibohongi jika ia terlihat sangatlah ketakutan dan cemas.


"Kamu? Kenapa kamu bisa masuk kesini aku kan tidak mengundangmu?"tegas Selly balik.


"Sudahlah bagiku itu semua tidak penting aku berhasil mendapatkan undangan itu tapi yang terpenting sekarang aku sekarang cukup lega akhirnya kamu bisa menikahi Selly secara sah tidak seperti dulu kamu mencampakkan aku dengan begitu saja?"


"Tunggu? Itu bukannya Nyonya Bintang kan? Istri dari Bos perusahaan besar yang selama ini sudah beredar dimana-mana pemberitaannya?"ucap para tamu undangan.

__ADS_1


"Iya benar ini Nyonya bintang apa yang terjadi kenapa dia bisa ada disini dan apa alasannya dia memakai gaun itu?"


BERSAMBUNG.


__ADS_2