
Setelah terjadinya pembunuhan yang terjadi di ruangan rawat no 19 ruangan itu pun diberi tanda polisi untuk dilakukan penyelidikan. Sedangkan Bintang yang tadinya dirawat di ruangan itu ia akhirnya dipindahkan ke ruangan yang lain. Dan setelah hampir beberapa hari ia tidak sadarkan diri akhirnya kondisinya kembali pulih.
"Syukurlah anda sudah sadar apa yang anda rasakan saat ini, apa anda merasakan sakit?" tanya salah Suster yang kebetulan berjaga.
"Tidak Sus, saya baik-baik saja oh iya Sus dimana Suami saya kenapa Suster yang menjaga saya?"
"Suami anda dia..dia...
"Dia kenapa Sus, Suami saya gak kenapa-kenapa kan?"
"Tuan Tristan baik-baik saja Nyonya jadi Nyonya gak perlu menghawatirkan nya,"timpal Andra yang tiba-tiba datang dan menghalangi Suster untuk jangan memberitahunya.
"Siapa kamu? Kenapa kamu bisa ada disini?" tanya Bintang yang kemudian Andra membalasnya.
"Saya adalah asisten dari Tuan Tristan. Dan kedatangan saya datang kesini saya hanya ingin menyampaikan pesan dari Tuan, kalau Tuan Tristan untuk beberapa hari ini ia tidak bisa menemani Nyonya, dikarenakan ada tugas dadakan yang harus Tuan jalankan di Amerika jadi saya harap Nyonya mengerti!"
__ADS_1
"Ke Amerika tapi kenapa dia tidak pernah bilang sebelumnya pada saya?
"Kalau soal itu kebetulan kabar ini juga sangatlah dadakan. Apalagi melihat kondisi Nyonya kemaren yang sempat drop jadi Tuan tidak ada cara lain selain meninggalkan Nyonya disini. Tapi Nyonya tenang saja sebagai gantinya sayalah yang akan menjaga Nyonya mulai sekarang. Dan selain itu aku juga membawa surat dimana surat ini pemberian Tuan sendiri untuk nyonya.
"Baiklah apa kamu bisa membantu saya membacakan surat itu. Kamu kan tahu aku belum bisa melihat.
"Baiklah.
✍️ Bintang maafkan aku mungkin apa yang aku lakukan akan membuatmu sangat kecewa dan marah kepadaku. Tapi kamu tenang aja cepat atau lambat aku akan kembali kedalam pelukanmu. Dan sebagai gantinya karena aku sudah mengecewakanmu aku sudah menepati perkataan yang dimana aku pernah mengatakan padamu soal adanya pendonor mata .
Dan kabar baiknya aku sudah menemukan seseorang yang bersedia mau mendonorkan kornea matanya untuk kamu jadi selamat sebentar lagi kamu akan bisa melihat lagi. Salam sayang dari Tristan suami tercinta mu.
"Iya Nyonya selamat ya. Saya ikut senang mendengar kabar ini.
"Terima kasih Tuhan, terima kasih karena kamu telah memberikan hamba kesempatan untuk melihat lagi terima kasih.
__ADS_1
Tidak tahan melihat raut wajah Bintang yang terlihat sangatlah bahagia mendengar kabar bahagia ini. Sedangkan disisi lain Andra merasa jika dirinya sangatlah jahat lantaran sudah membohonginya sampai setega ini. Air mata akhirnya jatuh dan membuatnya pergi meninggalkan tempat ini.
"Maaf Dok sebenarnya siapa seseorang yang sudah berbaik hati mau mendonorkan kornea matanya untukku apa dia masih hidup atau dia sudah meninggal. Karena Suami saya tidak memberitahuku dengan jelas tentang siapa seseorang itu?"
Mendengar pertanyaan yang dilontarkannya, Dokter itu hanya menatap balik ke arah yang lainnya. Sedangkan Andra yang melihatnya ia hanya menggelengkan kepalanya memberikan kode kepada Dokter untuk jangan memberitahu yang sesungguhnya.
"Dokter. Apa Dokter masih ada di hadapanku?" tanya Bintang.
"Iya saya masih ada dihadapan anda. Orang yang sudah mau mendonorkan kornea matanya untuk anda orang itu sudahlah meninggal akibat kecelakaan yang barusan kemaren terjadi dan akibat kecelakaan itu orang itu kehilangan nyawanya. Dan kebetulan pada waktu kejadian Suami anda melihat kejadian itu. Dan dia membujuk keluarga pendonor untuk mau mendonorkannya dan Alhamdulillah keluarga pendonor bersedia memberikan kornea mata buat anda.
"Innalilahi wainnailaihi rojiun. Kasihan sekali dia aku jadi ingin bertemu dengan keluarga. Apa keluarga masih ada disini Dok?"
"Untuk Keluarganya pendonor sayangnya mereka belumlah datang kesini. Dan rencananya nanti siang korban akan dimakamkan tapi terlebih dulu pendonor harus melakukan pencangkokan mata untuk ditransformasikan ke anda. Dan pagi ini rencananya jenazah Pasien akan dibawa ke rumah duka.
" Oh iya Dok apa Dokter bersedia mengantarkan saya pada seseorang itu, biar pun dia sudahlah meninggal aku ingin menemuinya sekaligus mengucapkan terima kasih padanya jadi Dokter bersedia kan?" tanya Bintang akan tetapi pandangan Dokter beralih menatap kearah Andra, kemudian Andra menganggukkan kepalanya.
__ADS_1
"Baik saya akan mengantarkan anda ke sana"ucap Dokter.
BERSAMBUNG.