ISTRI YANG TAK DIANGGAP

ISTRI YANG TAK DIANGGAP
S2 ( " 15 Siapa seseorang itu " )


__ADS_3

"Alex ada apa? Kenapa tumben-tumben'nan kamu datang dengan sendirinya untuk menghampiriku?"


"Aku sengaja mendatangimu karena aku ingin tau penjelasan langsung dari mulutmu apa maksud kamu membebaskan Bagas apa kamu sengaja ingin memberikan kesempatan kedua padanya?"


"Membebaskannya apa maksud kamu? Aku tidak pernah sekali pun membebaskan dia, bukankah dia sekarang masih mendekam didalam sel tahanan kamu tau kabar darimana kalau Bagas berhasil bebas?"


"Aku tau karena dia sendiri yang memberikanku pesan? Dia mengatakan kalau dia sudah bebas makanya sekarang aku mendatangi kamu dan mempertanyakan soal ini?"


"Itu tidak mungkin, jika Bagas bebas harusnya dia atau pun pihak sana memberitahu atau gak dia pasti datang sendiri menghampiriku untuk melihat Rasya, tapi kenapa dia tidak berkunjung kesini dan kemana dia sekarang?"


"Kita harus kekantor polisi untuk mengeceknya sekarang?"ajak Alex.


"Baiklah ayo!"


"""""""""""""""”"

__ADS_1


"Maaf Pak kami berencana ingin menemui tahanan bernama Bagas? Tahanan yang kemaren baru aja melakukan tindak kekerasan pada Istrinya apa boleh?"tanya Alex pada salah satu Polisi.


"Tunggu? Bukankah tahanan itu sudah keluar dan bebas dari sini? Lebih tepatnya pagi tadi beliau sudah bebas dan pergi bersama dengan bantuan 3 seseorang?"


"Bebas? Tapi mana mungkin saya tidak pernah mengeluarkan pernyataan jika saya mencabut laporan gugatan itu, jadi mana mungkin dia berhasil bebas tanpa persetujuan dariku!"


"Yang saya dengar-dengar dia tidaklah bersalah, beberapa orang membawa beberapa bukti jelas dan menyatakan jika dia sungguh-sungguh tidak bersalah dalam masalah ini. Bahkan saya dengar-dengar anda sendirilah yang mengatur rencana untuk memenjarakannya bukankah Pria disamping anda ini adalah selingkuhan anda?"timpal polisi itu dengan memberikan lirikan tajamnya pada mereka, merasa diri mereka terpojok lantas Revi pun mengurungkan niatnya untuk bertanya secara lebih-lebih.


"Baiklah kalau gitu Pak kami permisi kami pergi dulu!"ucapnya yang tanpa berkata ia segera pergi dari pandangan Polisi tersebut. Dan tak lupa ia menarik tangan Alex yang tadinya nampak bingung melihat ekspresi takut Revi.


"Baiklah.


"Sial! Bagaimana bisa dia bisa bebas siapa yang membantunya?"


"Sekarang aku tanya apa selain kita ada seseorang yang sangat dikenal Bagas misal saudara atau pun adanya teman terdekatnya?"tanya Alex.

__ADS_1


"Yang aku tau dia tidak punya teman, biar pun dia punya, aku sangat yakin mereka tidak akan mungkin berani menyogok dengan dana besar dalam kasus seperti ini, jadi itu sangatlah mustahil. Pertanyaan-ku siapa seseorang yang menolong dan tiga orang? Siapa mereka?"timpal Revi.


"Terus siapa yang membebaskannya dia tidak mungkin terbebas sendiri tanpa ada bantuan seseorang?"


"Iya itu yang aku pikirkan sekarang ya sudah cepat kamu jalankan kembali laju kendaraannya,"pinta Revi.


"Baiklah aku juga setelah ini akan kembali ke kantor,"balas Alex kemudian.


Berada dalam ruangan yang hanya ada dirinya yang sedang sibuk mengerjakan beberapa laporan kerja yang sudah terpampang jelas didepan matanya. Rasa penasaran masih saja menyelimuti perasannya hinga membuat pekerjaan yang akan ia kerjakan pun sedikit kehilangan konsentrasinya.


Tak lama suara ketukan pintu telah terdengar dari luar pintu ruangan ini, mendengar akan suara ketukan tersebut, Alex akhirnya mengijinkan seseorang itu untuk masuk tanpa melihatnya terlebih dulu siapa seseorang itu.


Membuka pintu, perlahan-lahan seseorang itu terlihat mulai melangkahkan kakinya menghampiri arah Pria dimana terlihat dirinya sedang lah sibuk dengan pekerjaannya.


Sedangkan seseorang yang tak lain Alex sendiri, nampak wajah terkejutnya tak bisa ia hindari setelah melihat siapa seseorang yang menghampirinya saat ini.

__ADS_1



BERSAMBUNG.


__ADS_2