ISTRI YANG TAK DIANGGAP

ISTRI YANG TAK DIANGGAP
pertunangan tania dan arif part1


__ADS_3

"sudah sebulan tania dan arif menjalin hubungan rencananya hari ini arif ingin membicarakan niatnya yang ingin mengajak tania untuk bertunangan, arif mencoba menghubungi tania, tetapi tania masih ada kelas pembekalan untuk persiapan praktek dirumah sakit jadi tania belum membalas pesan whatsapp arif.


"setelah selesai pembekalan tania diajak evin untuk makan dikantin, dikantin tania asyik mengobrol dengan evin hingga membuat tania lupa bahwa tadi arif mengirimkan pesan kepadanya, dan karena sudah terlalu lama menunggu dan tak kunjung mendapat balasan akhirnya arif memutuskan untuk mencoba menelefon tania drett...drett.... hp tania berbunyi, saat tania melihat siapa yang menelefonnya seketika tania teringat tentang pesan whatsapp yang belum sempat dia balas, diapun tersenyum dan meminta ijin kepada evin untuk mengangkat telefonya.


"hallo.. terdengar suara arif disebrang sana


"iya mas ada apa? taniapun berbasa basi seolah dia tidak tau apa-apa


"kenapa pesanku gak kamu jawab sayang?


"ooh itu, tadi aku masih ada pembekalan untuk praktek di rumah sakit untuk bulan depa


"ooh tak kirain kamu marah hehe...


"ah kamu mas ada-ada saja.... memangnya ada apa ya mas?


"nanti sore kamu ada acaya gak sayang?


"gak ada, memang ada apa?


"rencananya nanti sore aku mau jemput kamu, ada yang mau aku bicarakan


"memangnya mau bicara soal apa? kayaknya penting banget ...


"memang penting, makanya nanti sore tak jemput ya..


"iya boleh, kira2 jam berapa?


"sekitar jam 4 soreanlah...

__ADS_1


"oke aku tunggu dikost


"iya sayang, ya udah sampai ketemu nanti sore ya, dan selamat belajar...


"iya makasi...


"I love you...


"I love you to.. taniapun menutup teleponnya dan melanjutkan mengobrol dengan evin, maaf ya vin lama nunggu ya...


"gak apa-apa kok, memangnya ada apa sama mas arif


"ooh dia mau jemput aku nanti sore katanya, mau ada yang mau dibicarain katanya penting


"ooh memangnya udah sejauh apa hubunganmu sama mas arif?


"ya sebatas masih pacaran aja, biar bisa mengenal satu sama lain


" entahlah akhir-akhir ini aji sih udah gak pernah ngubungin aku lagi, mungkin dianya udah move on kalik, tania menjawab sambil mengedikkan bahunya


"oo gitu ya, kalau dipikir- pikir kasian juga ya...


"ya mau gimana lagi, memang adanya begini..


"tak terasa sangking asyiknya mengobrol waktu perkulianpun akan dimulai lagi, tania dan evinpun akhirnya memutuskan kembali kekelas...


"tania mengikutti pelajaran mata kulia kali ini dengan seriyus, karena mata kulia kali ini adalah mata kulia yang paling disukai tania


"setelah jam perkuliaan berakhir taniapun memutuskan untuk segera kembali kekost-kossanya, sesampainya dikos taniapun segera masuk kedalam kamar dan merebahkan tubuhnya diatas kasur.

__ADS_1


"ditempat lain arif yang masih berada dikantorpun dengan buru-buru menyelesaikan pekerjaanya, setelah selesai mengerjakan tugas-tugas kantornya arifpun segera meminta izin kepada atasannya untuk pulang lebih awal karena mengingat perjalanan dari kota J kekota K kurang lebih menghabiskan waktu 1jam perjalanan.


saat sudah diperjalanan arif pun menghubungi tania untuk segera bersiap siap, tania yang mendapat teleponpun segera bergegas mandi dan bersiap-siap, setelah selesai bersiap tania menunggu arif diruang tamu sambil membaca majala yang ada diatas dimeja ruang tamu, saat tania tengah membaca majalah terdengar suara mobil arif yang tengah berhenti dihalaman depan kost, taniapun segera keluar dan menghampiri arif yang baru saja sampai.


"mas baru sampai ya....


"iya sayang, sayang udah nunggu mas lama ya...arif mengelus kepala tania sekilas


"enggak juga, mau masuk duluh apa mau langsung pergi sekarang?


"langsung pergi aja ya, biar enak ngobrolnya..


"ya udah mas tunggu disini aku tak ambil tas duluh


"merekapun pergi, arif mengajak tania mengobrol disebuah cafe kecil, saat sampai dicafe arif memilih tempat dipojok, merekapun langsung memesan makanan setelah selesai memesan makanan, mereka mengobrol sambil menunggu makanan yang dipesan datang, saat arif ingin mengatakan tentang niatnya mengajak tania bertunanganpun tertunda karena kedatangan pelayan yang membawakan makanan, jadi arif memutuskan akan membicarakan niatnya itu setelah selesai makan.


" saat setelah selesai makan arifpun mencoba membicarakan niatnya itu kepada tania.


"sambil menggegam tangan tania arif mengatakan bahwa dia ingi mengajak tania bertunangan.


"taniapun terkejut dengan apa yang dikatakan arif, apa tidak terlalu terburu-buru mas?, sedangkan aku bulan depan sudah harus praktek diRumah sakit


"lahkan cuma tunangan aja sayang, gak nikah kok,...


"lah tapi persiapanya gimana? akukan kulia terus


"kamu tenang aja, asal kamu setuju biar aku yang nyiapin semuanya dan besok biar aku datang kerumahmu, ngasi kabar orang tuamu.


"ya udah deh terserah mas aja, aku ngikut aja.

__ADS_1


"ya udah kalau kamu dah setuju, nanti aku pulang mau bicaraain ini sama orang tuaku dan besok biar aku datang kerumahmu,


"setelah selesai mengobrol, arif mengantar pulang tania kekost, sesampainya dikost, arif langsung berpamitan kepada tania


__ADS_2