
SATU BULAN KEMUDIAN
Sedangkan disalah satu tempat, lebih tepatnya dikediaman Mamanya Andara sendiri, banyaknya orang yang hadir dalam suatu acara telah memenuhi hampir seluruh ruang tamu yang berlangsungnya akan acara yang diadakannya.
Melihat para tamu yang sudah pada berdatangan, terlebih dulu Andara menyambutnya dengan berbagai kata yang ia ucapkan tepat dihadapan banyaknya orang.
"Terima kasih buat kalian semua yang sudah bersedia mau datang ke acara ini, saya sengaja mengadakan acara ini karena tepat pada hari ini Kakak ipar-ku yang bernama Bintang dia telah masuk ke usia kelahirannya yang baru yaitu 26 tahun, saya sebagai seorang Adik yang sangat menyayanginya saya banyak-banyak berterima kasih pada kalian semua karena dengan senang hati mau meluangkan waktunya untuk merayakan pesta ulang tahunnya ini.
Bahkan sebagai seorang adik Ipar, saya sadar jika saya telah salah menilai kakak iparku seperti dugaan-ku sebelumnya.
Dan hari ini, tepat jatuh pada hari sekarang Kakak kesayangan saya usianya menginjak angka 26 tahun, aku ingin kita semua memanjatkan banyak doa agar dirinya saya mendengar akan doa kami
"Andara ...
Satu ucapan yang keluar dari mulut seseorang, tak jelas siapa seseorang yang sudah menyebut nama itu hinga membuat Andara yang tadinya berbicara dihadapan banyak orang seketika berpaling dari asal suara itu berasal.
Wajahnya yang seketika berpaling dari Seseorang itu seketika membungkam kan mulutnya sendiri, raut wajah tidak percaya berselimut dengan air matanya yang tiada henti membuatnya tak yakin dengan siapa ia berhadapan saat ini.
Bahkan tatapan semua orang yang juga tak percaya dengan siapa yang ia lihat, perlahan-lahan mereka menghampiri seseorang yang terduduk di-kursi roda dengan didorong Pria tampan dibelakangnya.
__ADS_1
"Kak Bintang? Ini beneran kakak? Kamu beneran selamat Kak?"ucap Andara yang tidak percaya dengan apa yang ia lihat saat ini
"Ini sungguh-sungguh kak Bintang kan? Kakak masih hidup dan tidak mencoba membohongiku kan?"tanya Andara lagi seketika pandangannya berpaling kearah Andra yang sedari tadi nampak tersenyum.
"Iya ini beneran aku, aku memang masih hidup sayang,"balas Bintang dengan wajah senyum lepasnya.
"Andra ini kenapa bisa terjadi bukankah kamu bilang jika kondisi kak Bintang semakin drop bahkan ...
"Tapi sayangnya perkataan aku tidaklah benar. Dan hari ini Tuhan benar-benar mengabulkan permohonan kita semua. Dan Alhamdulillah Tuhan memberikan kami mukjizat yang sangat besar gimana akibat ramuan herbal yang sering Nyonya Bintang minum selama ini, ramuan itu benar-benar mampu memperlambat masa penjalaran sel kankernya. Dan kabar baiknya kanker Nyonya Bintang turun menjadi stadium 2 dan seseorang yang ada dihadapan kamu ini beneran Nyonya Bintang Kakak Ipar kamu,"balas Andra yang tak henti-hentinya menunjukkan senyuman lepasnya.
"Andara sangat berharap apa yang Andara lihat saat ini beneran Kak Bintang? Andara berharap apa yang Andara lihat saat ini beneran kamu kamu kan kak, ini beneran kamu kan? Ini gak mungkin orang lain lagi yang memakai topeng kan?"tanya Andara yang masih tidak percaya.
"Iya sayang seperti yang Andra katakan ini beneran Kak Bintang, ini beneran Kakak,"balas Bintang.
"Iya boleh sayang sini,"balas Bintang yang memberi ruang pada Adik iparnya.
"Kak Bintang!"balas Andara yang langsung memeluk kakaknya.
"Maafkan Andara Kak, maafkan Andara jika selama ini Andara sudah sangat jahat sama Kak Bintang. Maafkan Mama dan juga Kak Tristan karena selama ini mereka sudah sangat jahat sama Kak Bintang maafkan kami."
__ADS_1
"Kamu tidak perlu mengatakan hal seperti itu sayang, di dunia ini orang memang mudah memberi tanggapan tanpa tau ada yang sebenarnya terjadi. Apa yang sudah terjadi tidak seharusnya diungkit lagi, aku sudah memaafkan Kakak kamu mau pun Mama sebelum mereka meningal jadi usaplah air mata kamu usaplah,"ucapnya yang mengusap air mata Andara.
"Di-dunia ini aku sudah tidak punya siapa-siapa jadi apa Kak Bintang bersedia menjadi Kakak-ku yang selalu ada untuk-ku disaat duka mau pun duka nanti, apa Kakak mau?"
"Iya sayang kakak kamu, bahkan sebelum kamu mengatakannya kakak sudah terlebih dulu menganggap kamu sebagai adik-ku jadi jangan nangis ya?"
"Makasih Kak, terima kasih karena kak Bintang sudah berbaik hati memberikan ruang untuk Andara terima kasih,"ucapnya yang langsung memeluk Bintang lagi.
Aku sadar hidup di dunia ini sangatlah singkat, dimana dulu mereka yang membenciku, bahkan hanya menganggap ku hanya sebatas seorang pembantu, tapi aku sadar dengan berjalannya waktu Tuhan memberi jalan terbaik dengan menyadarkan mereka yang akhirnya mau menganggap ku sebagai menantu mereka mau pun keluarga mereka, biar pun kesadaran mereka sudahlah diujung tanduk tapi aku sangat bersyukur semua penderitaan ini segera berakhir Tuhan, "batin Bintang yang serasa sangat bahagia melihat pemandangan semua ini.
PENGUMUMAN
Sebelum lanjut ke Bab baru selanjutnya saya ingin memberitahukan jika judul ini terbilang sudah mencapai bab akhir dari judul ISTRI YANG TAK DIANGGAP ini ya. Belum lagi meninggalnya Tristan dan sembuhnya Bintang sudah terbilang menjadi ending dari cerita judul awal ini.
Tapi berhubung aku ingin melanjutkan kisah bangkitnya Bintang, saya sudah menyiapkan judul baru dan pastinya judul baru ini masih sama dengan pemain yg sama pada judul awal yaitu ISTRI YANG TAK DIANGGAP. Dan judul yg aku maksud masih akan aku sambungkan pada judul yg awal ini dan pastinya aku akan lanjutkan untuk episode 150 keatas nanti.
Jadi jika dari kalian ada yang merasa keberatan atau menganggap jika cerita ini sudah tidak seru atau mungkin sudah Kebanyakan Bab dan berniat ingin mogok baca sampai bab ini. Saya sebagai penulis sangat-sangat minta maaf, dan saya juga tidak keberatan jika dari kalian ada yg ingin mogok baca, jadi sebagai penulis saya sangat-sangat berterima kasih karena kalian sudah menyempatkan waktu kalian untuk membaca cerita ini sekali lagi terima kasih untuk dukungannya juga 🥰🥰🥰.
__ADS_1
Jadi untuk lanjutan cerita selanjutnya dengan judul yang baru yaitu SUAMI YANG TAK DIANGGAP aku akan buat dimana Bintang akan menemukan cinta sejatinya yang asli, belum lagi hadirnya pemain baru yang mungkin adanya seseorang yg mempunyai wajah sangat mirip dengan Tristan itulah yang mungkin akan menjadi cinta sejatinya selanjutnya, tapi sayangnya hubungan mereka akan sedikit rumit karena kembaran Tristan sudah memiliki anak dan juga Istri yang sangat dicintainya, tapi kelemahannya dirinya tidak akan pernah dihargai oleh Wanita itu biar pun Wanita itu adalah Istrinya sendiri.
BERSAMBUNG.